Belajar Menjahit, Anak Panti Asuhan Mahabbatul Ummi Ciptakan Boneka Gantungan Kunci

Anak-anak Panti Asuhan Yatim Piatu Mahabbatul Ummi, Palembang, mengikuti pelatihan menjahit kain panel menjadi boneka gantungan kunci yang dibimbing mahasiswa KKN Rekognisi 84A Kelompok 46 UIN Raden Fatah Palembang, Rabu (21/1/2026). (doc. pribadi)
Anak-anak Panti Asuhan Yatim Piatu Mahabbatul Ummi, Palembang, mengikuti pelatihan menjahit kain panel menjadi boneka gantungan kunci yang dibimbing mahasiswa KKN Rekognisi 84A Kelompok 46 UIN Raden Fatah Palembang, Rabu (21/1/2026). (doc. pribadi)

Palembang, Krajan.id – Anak-anak Panti Asuhan Yatim Piatu Mahabbatul Ummi, Palembang, mengikuti kegiatan pelatihan menjahit yang dikemas secara sederhana namun edukatif. Kegiatan ini digelar oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Rekognisi 84A Kelompok 46 Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang sebagai bagian dari program kerja pengembangan kreativitas anak.

Pelatihan dilaksanakan pada Rabu, (21/1/2026), di lingkungan Panti Asuhan Mahabbatul Ummi. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN membimbing anak-anak untuk membuat boneka berbahan kain panel yang difungsikan sebagai gantungan kunci.

Bacaan Lainnya

Program tersebut dirancang untuk menumbuhkan kreativitas, melatih kemandirian, serta mengenalkan keterampilan dasar menjahit kepada anak-anak panti. Kegiatan dikemas dalam bentuk praktik langsung agar mudah dipahami dan menyenangkan.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN mendampingi anak-anak sejak tahap awal, mulai dari pengenalan alat dan bahan, pembuatan pola sederhana, teknik menjahit dasar, hingga proses pengisian kapas dan perapian hasil jahitan. Meski sebagian besar anak baru pertama kali mencoba kegiatan menjahit, mereka tetap mengikuti setiap tahapan dengan antusias.

Suasana kebersamaan tampak selama kegiatan berlangsung. Anak-anak saling berbagi alat, bertanya, dan membantu satu sama lain ketika mengalami kesulitan. Hasilnya, setiap peserta berhasil menyelesaikan boneka gantungan kunci dengan bentuk dan karakter yang beragam sesuai imajinasi masing-masing.

Salah satu anak panti mengaku senang dapat membuat boneka hasil karyanya sendiri.

“Aku senang bisa membuat boneka sendiri. Awalnya takut salah, tapi ternyata bisa. Nanti mau bikin lagi,” ujarnya.

Pengurus Panti Asuhan Mahabbatul Ummi turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan keterampilan seperti ini memberikan dampak positif bagi perkembangan anak-anak.

“Anak-anak panti senang dengan kegiatan seperti ini. Mereka jadi lebih aktif dan kreatif,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap anak-anak panti tidak hanya memperoleh keterampilan baru, tetapi juga pengalaman belajar yang dapat menumbuhkan rasa percaya diri. Program pengembangan kreativitas ini diharapkan menjadi bekal awal bagi anak-anak untuk terus mengasah potensi diri serta berani mencoba kegiatan positif di masa mendatang.

Simak berita terbaru kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Krajan.id WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029VaAD5sdDOQIbeQkBct03 Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *