Bocil Sakola: Kolaborasi KKN UINSA X SDN Jatisari II Edukasi Peduli Lingkungan dan Bank Sampah

Dokumentasi kebersamaan seusai program kerja bocil sakola: fun learning tentang Kesehatan lingkungan di SDN Jatisari II (14/7/2025). (Doc. KKN 36 UINSA)
Dokumentasi kebersamaan seusai program kerja bocil sakola: fun learning tentang Kesehatan lingkungan di SDN Jatisari II (14/7/2025). (Doc. KKN 36 UINSA)

Pasuruan, Krajan.id Suasana pagi di SDN Jatisari II tampak berbeda dari biasanya. Siswa dan siswi di SDN Jatisari II terlihat antusias menyambut kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 36 UIN Sunan Ampel Surabaya pada Hari Senin (14/7/2025).

Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 36 Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya melaksanakan kegiatan edukatif bertema lingkungan di SDN Jatisari II, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Senin (14/7/2025).

Bacaan Lainnya

Kegiatan yang mengusung tajuk “Bocil Sakola: Fun Learning tentang Kesehatan Lingkungan dan Simbolis Penyerahan Bank Sampah” ini merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dalam rangka mewujudkan dan membangun kesadaran Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sejak dini di kalangan siswa sekolah dasar.

Dengan konsep pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan, siswa-siswi sekolah dasar diajak mengenal pentingnya kebersihan lingkungan melalui permainan edukatif, kuis mengenai kebersihan lingkungan hingga praktik memilah sampah. Mahasiswa KKN juga memberikan materi pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, membuang sampah pada tempatnya, dan mengenal jenis-jenis sampah serta cara memilahnya.

“Kami ingin anak-anak belajar bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah hal penting dan bisa dimulai dari hal sederhana,” ujar Ketua Pelaksana KKN 36, Dhiaulhaqi An Nazhmi.

Baca Juga: Mahasiswa KKN 55 UNUGIRI Gelar Jum’at Bersih: Wujud Nyata Kepedulian terhadap Kebersihan Masjid Baitussalam

Acara ini juga dimeriahkan dengan penyerahan fasilitas bank sampah secara simbolis kepada pihak sekolah. Bank sampah ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai media praktik langsung siswa dalam mengelola sampah secara bijak dan berkelanjutan di lingkungan sekolah.

“Bank sampah ini bukan hanya simbol, tapi juga alat praktik nyata bagi siswa agar mereka terbiasa memilah dan menyimpan sampah dengan benar. Harapannya, sekolah bisa jadi pelopor gerakan cinta lingkungan di desa,” ujar Laily, salah satu anggota KKN 36.

Kepala Sekolah SDN Jatisari II, Ibu Kushartini, turut mengapresiasi program kegiatan ini.

“Anak-anak terlihat sangat antusias. Kami berterima kasih kepada adik-adik KKN karena kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga menanamkan kebiasaan baik bagi siswa,” ungkapnya.

Program ini disusun sebagai respon terhadap rendahnya kesadaran lingkungan yang masih menjadi tantangan di banyak wilayah. Dengan membentuk kebiasaan sejak dini, mahasiswa KKN berharap pola pikir dan tindakan anak-anak terhadap lingkungan dapat berubah secara positif.

Baca Juga: Mahasiswa KKN BBK 6 UNAIR Gelar Program NOVA, Bangun Semangat dan Arahkan Cita-Cita Siswa MA Pacet

Ketua pelaksana kegiatan, Dhiaulhaqi An Nazhmi, menyampaikan harapannya, “Semoga anak-anak bisa mulai menerapkan kebiasaan hidup bersih dan peduli lingkungan dari hal-hal kecil di sekolah maupun di rumah.”

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan doa penutup. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak dini dan menciptakan generasi yang peduli akan kebersihan dan kesehatan.

Simak berita terbaru kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Krajan.id WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029VaAD5sdDOQIbeQkBct03 Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *