Dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) menjadi bukti bahwa struktur bangunan untuk sektor industri pangan tak boleh dibuat sembarangan. Banyak hal yang perlu diperhatikan, terutama aspek coating lantai bangunan.
Adanya program gizi dari pemerintah perlu diimbangi dengan struktur bangunan food grade. Tujuannya adalah untuk mengoptimalkan kualitas pangan yang diproduksi.
Pada artikel kali ini, Anda akan diberikan informasi terkait pentingnya aplikasi coating yang bersifat food grade untuk lantai bangunan gedung dapur SPPG. Berikut pembahasannya!
Kriteria Standar Lantai Beton Bangunan Pelayanan Gizi
Bangunan lantai beton pelayanan gizi pemerintah wajib memiliki kriteria standar yang berkualitas. Hal ini karena tujuan utamanya yaitu pemenuhan gizi ideal bagi seluruh penduduk Indonesia.
Pahami kriteria standar lantai beton gedung SPPG yang ideal dan patut diterapkan berikut ini:
- Agregat Beton Sesuai Sertifikasi
Kekuatan struktural yang ideal dimulai dari pemilihan agregat beton yang sesuai sertifikasi. Misalnya, mutu beton, tulangan hingga ketebalan harus sesuai standar SNI (Standar Nasional Indonesia).
Lantai beton gedung SPPG wajib memiliki karakteristik tahan beban alat berat dan lalu lintas tinggi.
- Karakteristik Kedap Air dan Bahan Kimia
Selain itu, bagian lantai beton gedung SPPG wajib berkarakteristik kedap air dan bahan kimia. Hal ini karena di setiap gedung pemenuhan gizi pasti terdapat area untuk produksi makanan.
Untuk meminimalisir kontaminasi yang berbahaya, penting bagi Anda untuk memperhatikan lapisan permukaan lantai.
- Wajib Anti Selip
Penting bagi Anda untuk memperhatikan kualitas bangunan lantai agar tidak mudah licin. Karakteristik anti selip tidak hanya meningkatkan keamanan para pekerja, tetapi juga mampu mempertahankan kekuatan lantai beton bangunan.
Sekarang, banyak pilihan produk coating untuk lantai beton yang memiliki karakteristik anti selip. Anda hanya perlu memperhatikan apakah produk coating tersebut bersifat food grade atau tidak.
- Lantai Bebas Pori (Rata & Halus)
Kriteria bangunan SPPG yang ideal berikutnya adalah bebas pori atau wajib rata dan tidak bergelombang. Hal ini demi mencegah genangan air dan memudahkan perawatan lantai.
Lantai yang bebas pori akan memudahkan mobilitas pekerja untuk memindahkan alat-alat masak atau troli makanan.
- Mutu Lapisan (Coating) Berkualitas
Untuk mewujudkan kriteria standarisasi lantai beton bangunan SPPG yang ideal, berarti Anda wajib memperhatikan mutu coating lantai yang digunakan.
Pilih produk coating berkualitas dan memenuhi standar food grade. Salah satu rekomendasi yang dapat Anda pilih adalah produk epoxy Sikafloor®-264 HC.

Bahaya Jika Lantai Beton Bangunan Pelayanan Gizi Buruk
Memenuhi standar kualitas lantai beton bangunan SPPG merupakan sebuah kewajiban. Jika kualitas bangunan buruk, maka akan ada risiko atau bahaya yang berpotensi terjadi. Berikut penjelasannya:
- Kontaminasi Makanan
Lapisan lantai epoxy yang tak ideal akan memungkinkan lantai beton bangunan mudah retak. Sehingga pada akhirnya akan keluar residu atau partikel kotoran yang dapat memicu kontaminasi makanan.
Dalam industri produksi pangan, kontaminasi merupakan hal yang wajib dihindari. Hal ini pula yang seharusnya Anda cegah.
- Risiko Bahaya bagi Pekerja
Jika kualitas pelayanan gizi menjadi buruk, risiko paling utama yang mungkin terjadi adalah bahaya bagi para pekerja. Misalnya, lantai beton tidak menggunakan produk coating anti selip.
Maka, risiko bahaya yang terjadi adalah banyak pekerja yang terpeleset dan terjatuh. Jika dibiarkan, tentu hal ini akan menimbulkan berbagai macam tingkat bahaya.
- Lantai Bangunan Mudah Retak
Penggunaan produk coating lantai yang asal-asalan akan membuat lantai bangunan bermutu jelek. Kualitas lantai tidak akan berumur panjang karena pasti mudah retak.
Untuk bangunan pelayanan gizi seperti SPPG, hal ini tentu wajib dihindari. Karena lantai beton yang mudah retak tidak hanya berbahaya bagi pekerja, tetapi juga untuk kualitas makanan yang diproduksi.
- Produksi Makanan yang Tidak Terstandarisasi
Jika kondisi lantai bangunan pelayanan gizi tidak memiliki standar baik maka akan berpengaruh pada kualitas makanan.
Makanan yang tidak terstandarisasi tentu bertolak belakang dengan program pemerintah untuk masyarakat. Oleh karena itu, penting untuk membangun dapur SPPG yang berkualitas sebagai penunjang produksi makanan yang baik.
Pilih Coating Lantai Sikafloor untuk Kualitas Bangunan Pelayanan Gizi yang Optimal
Jadi, dapat Anda pahami bahwa pentingnya mewujudkan lantai bangunan SPPG yang ideal bertujuan untuk keselamatan pekerja dan kualitas makanan yang diproduksi. Penting bagi Anda memperhatikan kualitas material pembangunan lantai beton.
Salah satu material yang tak boleh luput dari perhatian Anda adalah coating epoxy lantai yang berkualitas. Rekomendasi produk epoxy lantai berkualitas antara lain Sikafloor®-264 HC, Sikafloor®-263 SL HC dan Sika® Ucrete® MF.
- Sikafloor®-264 HC: Produk lantai epoxy warna dua komponen. Cocok untuk lapisan hard wearing dan minim sambungan halus. Keunggulan pengaplikasian yang mudah, anti seli dan kedap cairan cocok untuk bangunan industri makanan dan minuman.
- Sikafloor®-263 SL HC: Produk binder multiguna berbahan epoxy resin yang memiliki karakteristik mudah mengalir dan ketahanan mekanik yang baik.
- Sika® Ucrete® MF: Produk lapisan lantai yang terbuat dari polyurethane. Memiliki ketahanan ekstra terhadap abrasi, bahan kimia dan thermal shock. Area aplikasi paling cocok adalah fasilitas kimia dan pengolahan makanan.
Rekomendasi produk Sikafloor tak usah Anda ragukan lagi karena material konstruksi Sika sudah teruji selama 115 tahun sebagai solusi berbagai proyek domestik dan internasional. Contohnya, proyek flooring bangunan sektor pangan Pilger Bakery di Jerman.
Oleh karena itu, percayakan proyek-proyek Anda dengan material coating lantai dari Sika! Dijamin mutu lantai tahan lama dan menjadi investasi jangka panjang bangunan Anda di masa depan.





