Dukung SDGs 4 dan 16, Mahasiswa KKN UNS Gelar Edukasi Anti-Bullying di Kaliwedi

Siswa SD Kaliwedi 1 mengikuti edukasi anti-bullying yang diselenggarakan oleh mahasiswa KKN Reguler 136 UNS, Rabu (21/1/2026). (doc. pribadi)
Siswa SD Kaliwedi 1 mengikuti edukasi anti-bullying yang diselenggarakan oleh mahasiswa KKN Reguler 136 UNS, Rabu (21/1/2026). (doc. pribadi)

Kaliwedi, Krajan.id – Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) yang tergabung dalam KKN Reguler 136 UNS menggelar program Edukasi Anti-Bullying di SD Kaliwedi 1 dan TK Pertiwi 1, Desa Kaliwedi, Kecamatan Gondang, Kabupaten Sragen, pada (21–22/1/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari perundungan.

Perundungan atau bullying masih menjadi persoalan di lingkungan pendidikan. Dampaknya tidak hanya pada kondisi psikologis anak, tetapi juga memengaruhi konsentrasi dan proses belajar. Berangkat dari kondisi tersebut, mahasiswa KKN menghadirkan edukasi yang dikemas secara interaktif agar materi mudah dipahami siswa sekolah dasar maupun anak usia taman kanak-kanak.

Bacaan Lainnya

Kegiatan hari pertama dilaksanakan di SD Kaliwedi 1. Mahasiswa menyampaikan materi menggunakan media presentasi yang disesuaikan dengan tingkat pemahaman siswa. Materi mencakup pengertian bullying, bentuk-bentuknya baik fisik, verbal, maupun sosial serta dampak yang ditimbulkan bagi korban.

Siswa juga diajak memahami perbedaan antara bercanda dan tindakan perundungan. Penekanan ini dinilai penting karena banyak kasus bermula dari candaan yang berlebihan dan berujung pada perilaku menyakiti.

Penanggung jawab program Edukasi Anti-Bullying, Elvaretta Fidela Casamira Kartika Dewi, mengatakan kegiatan tidak berhenti pada penyampaian teori. Mahasiswa turut menghadirkan simulasi kasus di dalam kelas.

“Melalui role play, kami ingin siswa mampu mengenali tindakan bullying dan berani mengatakan ‘stop’, menolong teman, serta melaporkan kepada guru apabila melihat atau mengalami perundungan,” ujar Elvaretta.

Simulasi bullying oleh anggota kelompok KKN Reguler 136 UNS. (doc. pribadi)
Simulasi bullying oleh anggota kelompok KKN Reguler 136 UNS. (doc. pribadi)

Dalam simulasi tersebut, mahasiswa memperagakan situasi ketika seorang siswa menerima ejekan dan dorongan fisik dari temannya. Setelah itu, siswa diajak berdiskusi untuk mengidentifikasi perilaku yang keliru dan menentukan sikap yang seharusnya dilakukan sebagai teman yang peduli.

Pendekatan partisipatif ini membuat siswa lebih aktif terlibat. Mereka tidak hanya mendengar penjelasan, tetapi juga belajar melalui pengalaman langsung dan diskusi bersama.

Pada hari kedua, kegiatan dilanjutkan di TK Pertiwi 1. Materi disampaikan dengan pendekatan berbeda, menyesuaikan usia peserta. Mahasiswa menggunakan cerita interaktif, tanya jawab sederhana, serta permainan edukatif yang menanamkan nilai saling menghargai dan tidak mengejek teman.

Anak-anak tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan. Respons aktif terlihat saat mereka menjawab pertanyaan dan mengikuti permainan yang dirancang untuk memperkuat pesan tentang empati dan persahabatan.

Program ini sejalan dengan upaya mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan poin 16 tentang Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh. Melalui edukasi anti-bullying, mahasiswa KKN UNS berupaya mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang inklusif dan bebas kekerasan.

Pihak sekolah menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka berharap materi yang telah disampaikan dapat terus diterapkan dalam keseharian siswa, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.

Bagi mahasiswa KKN Reguler 136 UNS, edukasi ini menjadi bagian dari kontribusi nyata selama masa pengabdian di Desa Kaliwedi. Mereka berharap pemahaman tentang bahaya bullying tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi menjadi sikap dan kebiasaan dalam berinteraksi.

Upaya membangun sekolah ramah anak, menurut mereka, dimulai dari langkah sederhana: menumbuhkan empati dan membiasakan diri menjadi teman yang saling menghargai.

Simak berita terbaru kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Krajan.id WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029VaAD5sdDOQIbeQkBct03 Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *