Yogyakarta, Krajan.id – INAmikro memperluas program pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis komunitas ke Daerah Istimewa Yogyakarta. Langkah ini ditandai dengan pelaksanaan kegiatan perdana yang berlangsung pada Sabtu, (29/10/2025), sebagai bagian dari pengembangan model kolaborasi yang sebelumnya diterapkan di Jakarta Utara.
Ekspansi ini dilakukan setelah program Bazar GEMAS (Gerakan Ekonomi Masyarakat) yang digelar di Rusunawa Penjaringan, Jakarta Utara, menunjukkan dampak positif bagi pelaku UMKM. Program tersebut menjadi ruang promosi sekaligus interaksi langsung antara pelaku usaha dan masyarakat sekitar.
Bazar GEMAS tidak hanya berfungsi sebagai ajang pemasaran produk, tetapi juga menjadi wadah pembelajaran bagi pelaku UMKM. Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari lembaga pendamping UMKM hingga organisasi kepemudaan, sehingga membentuk ekosistem usaha yang inklusif dan partisipatif.
Melalui pendekatan berbasis komunitas, pelaku UMKM memperoleh lebih dari sekadar akses pasar. Mereka juga mendapatkan pengalaman berwirausaha yang lebih terstruktur, pemahaman tentang kebutuhan konsumen, serta jejaring yang berpotensi mendukung keberlanjutan usaha. Model inilah yang kemudian menjadi dasar INAmikro untuk mengembangkan program serupa di wilayah lain.
Keberhasilan model tersebut mendorong INAmikro untuk mengadopsi pendekatan serupa di Yogyakarta, daerah yang dikenal memiliki potensi UMKM yang kuat, khususnya di sektor kuliner, kerajinan, dan ekonomi kreatif. Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu, (29/10/2025), menjadi langkah awal pengembangan program pemberdayaan UMKM di wilayah tersebut.
Saat ini, INAmikro tengah menjajaki kerja sama dengan sejumlah pemangku kepentingan di Yogyakarta, termasuk Rumah BUMN dan DPRD setempat. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk membangun program pelatihan dan pembinaan UMKM yang berkelanjutan, dengan fokus pada peningkatan kapasitas pelaku usaha.
Rumah BUMN direncanakan menjadi pusat kegiatan pelatihan dan pendampingan. Melalui fasilitas ini, pelaku UMKM akan mendapatkan pembekalan terkait pengelolaan usaha, pencatatan keuangan sederhana, strategi pemasaran, hingga pemanfaatan teknologi digital. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu UMKM lokal meningkatkan daya saing di tengah dinamika pasar yang terus berubah.

Selain pelatihan, INAmikro juga menyiapkan kegiatan berbasis praktik, seperti bazar dan pameran produk UMKM. Kegiatan ini dirancang sebagai sarana uji pasar sekaligus media promosi langsung. Pengalaman dari pelaksanaan Bazar GEMAS menunjukkan bahwa interaksi langsung dengan konsumen mampu meningkatkan kepercayaan diri pelaku UMKM serta membuka peluang kerja sama baru.
Sinergi antara lembaga pendamping, pemerintah daerah, dan komunitas lokal dipandang sebagai kunci keberhasilan program pemberdayaan UMKM. Dengan keterlibatan berbagai pihak, pengembangan UMKM tidak hanya dilakukan secara individual, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat ekosistem ekonomi daerah.
Pengembangan program di Yogyakarta sejalan dengan upaya mendorong pemerataan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Selama ini, UMKM menjadi tulang punggung perekonomian daerah sekaligus penyerap tenaga kerja yang signifikan. Namun, tanpa pendampingan yang terstruktur dan berkelanjutan, banyak UMKM kesulitan berkembang dan naik kelas.
Ke depan, INAmikro menargetkan model kolaborasi berbasis komunitas ini dapat direplikasi di berbagai wilayah lain di Indonesia. Dengan mengoptimalkan potensi lokal dan dukungan pemangku kepentingan daerah, program pemberdayaan UMKM diharapkan mampu menciptakan dampak ekonomi yang nyata dan berkelanjutan.
Langkah ekspansi ke Yogyakarta menjadi bagian dari komitmen INAmikro untuk memperluas jangkauan pemberdayaan UMKM nasional. Melalui kolaborasi lintas sektor, penguatan UMKM di tingkat lokal diharapkan dapat menjadi fondasi bagi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berdaya saing.
Simak berita terbaru kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Krajan.id WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029VaAD5sdDOQIbeQkBct03 Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.





