Krajan.id – Pengangguran masih menjadi salah satu persoalan ketenagakerjaan yang dihadapi pemerintah daerah, termasuk di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Pertumbuhan jumlah angkatan kerja yang tidak sepenuhnya sebanding dengan ketersediaan lapangan pekerjaan menuntut adanya upaya konkret dan berkelanjutan untuk memperluas akses kerja bagi masyarakat.
Kondisi tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari ketidaksesuaian kompetensi pencari kerja dengan kebutuhan industri, keterbatasan informasi lowongan pekerjaan, hingga perubahan struktur tenaga kerja akibat perkembangan teknologi dan dinamika ekonomi. Kelompok usia muda dan lulusan baru menjadi salah satu kelompok yang paling rentan terdampak situasi ini.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024, jumlah penduduk DIY tercatat mencapai 3.759.500 jiwa. Sebagian besar penduduk berada pada kelompok usia produktif yang menjadi bagian dari angkatan kerja. Potensi ini menjadi modal penting bagi pembangunan daerah. Namun, tanpa pengelolaan dan kebijakan ketenagakerjaan yang tepat, tingginya jumlah usia produktif juga berisiko memicu persoalan sosial dan ekonomi.
Meski demikian, tingkat pengangguran di DIY menunjukkan tren perbaikan. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) DIY pada Februari 2024 tercatat sebesar 3,24 persen, menurun dibandingkan periode yang sama pada Februari 2023 yang mencapai 3,58 persen. Penurunan ini menjadi sinyal positif, sekaligus tantangan bagi pemerintah daerah untuk terus memperkuat penyerapan tenaga kerja.
Dalam konteks tersebut, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Daerah Istimewa Yogyakarta (Disnakertrans DIY) menyelenggarakan Job Fair Akbar 2025 sebagai salah satu program strategis untuk mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha. Kegiatan ini diposisikan sebagai langkah nyata pemerintah daerah dalam merespons dinamika ketenagakerjaan yang terus berkembang.
Job Fair Akbar Disnakertrans DIY 2025 diikuti puluhan perusahaan dari berbagai sektor, antara lain industri manufaktur, jasa, pariwisata, perhotelan, ritel, teknologi informasi, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Ragam lowongan kerja yang ditawarkan mencakup berbagai jenjang pendidikan, mulai dari lulusan SMA dan SMK, diploma, sarjana, hingga tenaga profesional.
Dengan variasi lowongan tersebut, job fair ini diharapkan mampu menjangkau pencari kerja dengan latar belakang pendidikan dan keterampilan yang beragam. Selain menjadi ajang rekrutmen, kegiatan ini juga berfungsi sebagai sarana penyebaran informasi ketenagakerjaan secara langsung dan terintegrasi.
Disnakertrans DIY turut menyediakan layanan konsultasi karier bagi pencari kerja yang membutuhkan pendampingan dalam menentukan pilihan pekerjaan sesuai minat dan kompetensi. Peserta juga memperoleh informasi mengenai program pelatihan kerja, sertifikasi kompetensi, serta pemagangan yang dirancang untuk meningkatkan kualitas dan daya saing tenaga kerja lokal.
Job Fair Akbar 2025 dilaksanakan selama dua hari, yakni pada 17–18 November 2025, bertempat di Auditorium Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Yogyakarta. Antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah pengunjung yang cukup tinggi. Pada hari pertama, tercatat sebanyak 1.566 orang mengunjungi lokasi kegiatan. Sementara pada hari kedua, jumlah pengunjung mencapai sekitar 1.200 orang.
Pelaksanaan job fair ini juga menyesuaikan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat. Sebelum menghadiri kegiatan, pencari kerja diarahkan untuk membuat akun SIAPkerja ID. Proses pendaftaran dan pengajuan lamaran dilakukan secara daring melalui sistem yang telah disiapkan.
Digitalisasi layanan tersebut memberikan kemudahan bagi pencari kerja dalam mengakses informasi lowongan, sekaligus mempercepat proses administrasi bagi perusahaan. Pemanfaatan sistem digital juga mencerminkan upaya Disnakertrans DIY dalam meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kualitas pelayanan publik di bidang ketenagakerjaan.
Melalui Job Fair Akbar Disnakertrans DIY 2025, pemerintah daerah berharap dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan mampu membuka peluang kerja yang lebih luas, sekaligus membantu perusahaan memperoleh tenaga kerja sesuai kebutuhan. Di sisi lain, pencari kerja memiliki kesempatan yang lebih besar untuk memperoleh pekerjaan yang layak dan berkelanjutan.
Simak berita terbaru kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Krajan.id WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029VaAD5sdDOQIbeQkBct03 Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.





