Wonorejo, Krajan.id – Perkembangan teknologi digital mengubah pola interaksi dan transaksi masyarakat, termasuk di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Namun, tidak semua pelaku UMKM di Desa Wonorejo, Kecamatan Mejayan, memiliki pemahaman memadai untuk beradaptasi dengan perubahan tersebut.
Menjawab tantangan itu, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) menggelar program edukasi optimalisasi UMKM di marketplace digital pada 27–29 Januari 2026. Kegiatan ini difokuskan pada pendampingan pelaku usaha agar mampu memanfaatkan platform digital secara efektif, sekaligus memahami aspek keamanan transaksi daring.
Program ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya aktivitas jual beli online di kalangan UMKM desa yang belum diimbangi dengan pengetahuan tentang mekanisme marketplace dan perlindungan konsumen. Karena itu, mahasiswa KKN tidak hanya memberikan pelatihan teknis, tetapi juga edukasi yang bersifat preventif.
Kegiatan sosialisasi dipusatkan di Pendopo Dusun Kedungdawung. Pada hari pertama, peserta diperkenalkan pada konsep digitalisasi UMKM melalui marketplace. Mahasiswa memberikan panduan bertahap, mulai dari pembuatan akun toko, pengunggahan produk, penulisan deskripsi yang informatif, hingga penentuan harga yang kompetitif.
Selain aspek teknis, materi juga menekankan pentingnya keamanan transaksi online. Peserta dibekali pemahaman mengenai berbagai potensi risiko, seperti akun palsu dan modus pembayaran di luar sistem platform. Edukasi ini bertujuan agar pelaku UMKM mampu menggunakan fitur keamanan yang tersedia dan bertransaksi secara aman serta bertanggung jawab.
Sebagai tindak lanjut, mahasiswa KKN juga merancang program lanjutan yang berfokus pada peningkatan literasi digital dan mitigasi risiko penipuan online. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat keberlanjutan usaha UMKM di tengah persaingan ekonomi digital yang semakin ketat.
Salah satu pelaku UMKM, Diah, mengaku mendapatkan manfaat langsung dari kegiatan tersebut.
“Selama ini saya ragu untuk berjualan di toko online. Setelah dijelaskan cara menjual produk dengan aman, terutama terkait penipuan, saya jadi lebih paham dan berani mencoba,” ujarnya.
Melalui program ini, mahasiswa KKN UNS Kelompok 69 berharap pelaku UMKM di Desa Wonorejo dapat terus mengembangkan usahanya dengan memanfaatkan marketplace secara optimal. Pendampingan ini juga menjadi langkah strategis dalam mendorong transformasi digital di tingkat desa, sekaligus meningkatkan daya saing UMKM di pasar yang lebih luas.
Simak berita terbaru kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Krajan.id WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029VaAD5sdDOQIbeQkBct03 Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya





