Serangan, Krajan.id – Mahasiswa Arsitektur Universitas Sebelas Maret (UNS) yang tergabung dalam skema Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) melaksanakan pendampingan pengelolaan sampah plastik di kawasan Angen Bali, Desa Serangan. Program yang dilaksanakan pada (10/5/2025) ini berfokus pada alur pengelolaan secara menyeluruh, mulai dari pemilahan sampah rumah tangga hingga tahap produksi menjadi material dan produk bernilai guna.
Pada tahap awal, mahasiswa bersama warga melakukan pemilahan sampah plastik berdasarkan jenis. Sampah kemudian diproses melalui beberapa tahapan, meliputi pencacahan, pencucian, pengeringan, hingga pemisahan warna. Tahap akhir diarahkan pada pengolahan menjadi bahan siap pakai. Seluruh proses dijalankan bertahap dengan pendampingan langsung mahasiswa kepada masyarakat.
Bahan plastik yang telah diolah kemudian dimanfaatkan sebagai produk bernilai ekonomi, antara lain kerajinan berbahan plastik daur ulang, elemen dekoratif, serta produk fungsional sederhana. Produk tersebut diproyeksikan dapat dipasarkan kepada wisatawan maupun masyarakat umum. Selain memberikan nilai jual, produk juga mengandung aspek edukasi serta meningkatkan kepedulian terhadap persoalan sampah plastik.

Kegiatan ini berada di bawah Program Studi Arsitektur UNS dan melibatkan Tim Hibah MBKM Arsitektur angkatan 2022. Tim diketuai Adeline Maydina dengan anggota Abraham Teguh, Dinda Wulandari, Naomi Viorella, Nicholas Arva, Nirwana Noer, dan Zaenab Nur.
Pengelola Angen Bali, I Wayan Patut, menyatakan bahwa pengelolaan sampah plastik menjadi bagian dari upaya membangun identitas Desa Serangan sebagai kawasan yang bersih dan berkelanjutan.
“Alasan utama membangun Angen Bali adalah menciptakan Serangan yang bersih dan indah. Harapannya, setiap desa dapat memiliki pengelolaan sampah sendiri yang menjadi ladang usaha UMKM sekaligus menumbuhkan kesadaran akan kebersihan lingkungan,” ujarnya.

Ia menambahkan, Angen Bali diharapkan berkembang sebagai brand pengelolaan sampah plastik yang memiliki nilai ekonomi, estetika, edukasi, dan tetap menjaga nilai ekologi.
Pendampingan ini menjadi bagian dari rangkaian program MBKM Mahasiswa Arsitektur UNS di Desa Serangan. Fokusnya adalah pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan lingkungan berbasis ekonomi kreatif, sekaligus memperkuat praktik keberlanjutan pada level komunitas.
Simak berita terbaru kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Krajan.id WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029VaAD5sdDOQIbeQkBct03 Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.





