Mahasiswa KKN-T Tim 109 Kelompok 6 UNDIP Wujudkan Kantin Fakultas Kedokteran yang Aman, Halal, dan Bergizi

Dokumentasi bersama mahasiswa KKN UNDIP dengan salah satu pemilik kantin. ((doc. Kelompok 6 Tim 109 KKN Tematik SDGs Center UNDIP))
Dokumentasi bersama mahasiswa KKN UNDIP dengan salah satu pemilik kantin. ((doc. Kelompok 6 Tim 109 KKN Tematik SDGs Center UNDIP))

Semarang, Krajan.id – Mahasiswa KKN Tematik Tim 109 Kelompok 6 Universitas Diponegoro (UNDIP) sukses menginisiasi program optimalisasi kantin di Fakultas Kedokteran UNDIP. Program bertajuk “Optimalisasi Kantin Aman, Halal, dan Bergizi” ini merupakan bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung penyediaan makanan yang sehat, higienis, dan sesuai standar kehalalan di lingkungan kampus, khususnya di Kantin Metabolomik Fakultas Kedokteran.

Kegiatan yang dilaksanakan pada (27/6/2025) ini merupakan bagian dari program KKN Tematik SDGs Center 2025 yang dibimbing oleh Prof. Ir. Dyah Hesti Wardhani, ST, MT, PhD, IPM selaku Dosen Pembimbing Lapangan. Program dijalankan oleh lima mahasiswa dari lintas disiplin ilmu Universitas Diponegoro yang tergabung dalam Kelompok 6 KKN-T Tim 109.

Bacaan Lainnya

Salah satu fokus utama program ini adalah pendampingan sertifikasi halal melalui skema Self-Declare yang disediakan oleh pemerintah. Proses ini meliputi pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), pendataan bahan baku dan menu, pengisian data di sistem SIHALAL, hingga verifikasi lapangan bersama pendamping halal.

“Langkah pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan konsumen serta membentuk standar layanan pangan yang lebih berkualitas dan sesuai syariat di lingkungan kampus kesehatan,” ujar KKN-T Tim 109 Kelompok 6 UNDIP dalam rilis yang diberikan pada (3/7/2025).

Melalui tema “Mewujudkan Kantin Fakultas Kedokteran yang Halal, Sehat, dan Bergizi”, mahasiswa memberikan edukasi kepada pelaku usaha kantin terkait pentingnya keamanan pangan, nilai gizi, serta pemilihan bahan yang halal.

Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah website informasi gizi yang terintegrasi dengan QR code pada setiap meja makan. Melalui pemindaian QR code, konsumen dapat dengan mudah mengetahui kandungan nutrisi dari setiap menu yang ditawarkan.

“Dengan digitalisasi informasi gizi, kami ingin membantu mahasiswa dan civitas akademika lebih sadar dalam memilih makanan yang sehat dan sesuai kebutuhan nutrisi,” terang KKN-T Tim 109 Kelompok 6 UNDIP.

Baca Juga: Sinergi Mahasiswa Amikom, Dekranasda, dan RKS Sleman Perkuat Branding UMKM Lewat Workshop “Pop Your Brand”

Sosialisasi food safety pengolahan ikan, pecatatan stok dan laporan keuangan, serta kampanye “Bawa Wadah Sendiri” (doc. Kelompok 6 Tim 109 KKN Tematik SDGs Center UNDIP)
Sosialisasi food safety pengolahan ikan, pecatatan stok dan laporan keuangan, serta kampanye “Bawa Wadah Sendiri” (doc. Kelompok 6 Tim 109 KKN Tematik SDGs Center UNDIP)

Tema kedua yang diangkat dalam program ini adalah “Revitalisasi Kantin Kampus yang Aman dan Higienis”. Mahasiswa KKN menyusun layout dapur yang lebih rapi dan efisien, menetapkan jalur evakuasi darurat, serta melakukan pelatihan kebersihan peralatan masak dan pengolahan makanan.

Program ini juga mencakup pelatihan pencatatan stok bahan dan laporan keuangan sederhana untuk membantu para pedagang dalam mengelola bisnis mereka secara lebih terorganisir. Tak ketinggalan, kampanye “Bawa Wadah Sendiri” juga digencarkan sebagai upaya pengurangan penggunaan plastik sekali pakai.

“Kami berupaya menghadirkan solusi yang tidak hanya menjawab isu kesehatan, tetapi juga ramah lingkungan dan mudah diterapkan dalam keseharian para pelaku usaha,” jelas KKN-T Tim 109 Kelompok 6 UNDIP.

Kegiatan sosial masyarakat pemeriksaan kesehatan civitas kampus. (doc. Kelompok 6 Tim 109 KKN Tematik SDGs Center UNDIP)
Kegiatan sosial masyarakat pemeriksaan kesehatan civitas kampus. (doc. Kelompok 6 Tim 109 KKN Tematik SDGs Center UNDIP)

Dalam upaya menyeluruh untuk memastikan kualitas makanan yang disajikan, tim KKN juga menyelenggarakan kegiatan pemeriksaan kesehatan dasar bagi para pelaku usaha kantin. Pemeriksaan ini meliputi pengecekan tekanan darah, status gizi, serta penyuluhan tentang pencegahan penyakit bawaan makanan.

Selain itu, mahasiswa juga memasang akrilik informasi gizi di setiap meja, menyebarkan konten edukatif di media sosial, serta menempelkan stiker dan banner bertema kebersihan dan kesehatan. Hal ini bertujuan untuk membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan di ruang makan kampus.

Baca Juga: Inovasi Mahasiswa UNS Ubah Limbah Batang Tembakau Jadi Bioenergi dan Biopestisida Ramah Lingkungan di Desa Jeruk

Pembagian kenang-kenangan untuk tiap tenan kantin. (doc. Kelompok 6 Tim 109 KKN Tematik SDGs Center UNDIP)
Pembagian kenang-kenangan untuk tiap tenan kantin. (doc. Kelompok 6 Tim 109 KKN Tematik SDGs Center UNDIP)

Sebagai bentuk dukungan dan apresiasi atas partisipasi para pelaku usaha, tim KKN memberikan paket kenang-kenangan yang berisi apron, serbet, hand sanitizer, sabun cuci piring, spons, serta stiker edukatif yang dikemas dalam totebag ramah lingkungan.

“Melalui bingkisan ini, kami berharap dapat memberikan dorongan moral sekaligus mendukung praktik kebersihan berkelanjutan yang dijalankan oleh para pedagang kantin,” ungkap KKN-T Tim 109 Kelompok 6 UNDIP.

Program yang dirancang secara edukatif, partisipatif, dan lintas disiplin ini diharapkan dapat menjadi model percontohan kantin kampus sehat yang tidak hanya menjual makanan, tetapi juga menyediakan informasi gizi, menjamin kehalalan, serta menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan.

“Kami berharap program ini tidak berhenti sampai masa KKN saja, melainkan menjadi langkah awal perubahan budaya konsumsi dan pengelolaan kantin yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan di lingkungan kampus UNDIP,” pungkas KKN-T Tim 109 Kelompok 6 UNDIP dalam rilis resmi.

Simak berita terbaru kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Krajan.id WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029VaAD5sdDOQIbeQkBct03 Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *