Mahasiswa KKN UNDIP Dorong Kesadaran Pengelolaan Sampah Plastik melalui Kerajinan UMKM di Desa Ngadirojo Kidul

Mahasiswa KKN Melakukan Sosialisasi Bersama Para Ibu Rumah Tangga di Desa Ngadirojo Kidul. (doc. Pribadi)
Mahasiswa KKN Melakukan Sosialisasi Bersama Para Ibu Rumah Tangga di Desa Ngadirojo Kidul. (doc. Pribadi)

Ngadirojo Kidul, Krajan.id – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap persoalan sampah terus dilakukan. Mahasiswa KKN Reguler Universitas Diponegoro (UNDIP) Tim 123 menggelar sosialisasi bertajuk “Pemanfaatan Limbah Plastik Menjadi Produk Kerajinan UMKM Desa” di Desa Ngadirojo Kidul, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Selasa (20/1/2026).

Program ini dilatarbelakangi oleh kebiasaan sebagian warga yang masih membuang sampah plastik di sekitar rumah, bahkan membakarnya. Praktik tersebut berpotensi menimbulkan dampak lingkungan serius, mulai dari polusi udara, pencemaran tanah, hingga terganggunya kualitas air. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berupaya menawarkan solusi alternatif berupa pengelolaan sampah plastik yang lebih ramah lingkungan dan bernilai ekonomis.

Bacaan Lainnya

Koordinator Desa KKN Reguler UNDIP Tim 123, Arvian Raffi Randhika, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari pendekatan multidisiplin yang tidak hanya berfokus pada aspek lingkungan, tetapi juga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Kegiatan KKN meliputi pemetaan lokasi rekomendasi bank sampah, pengelolaan sampah berbasis SDGs 12, pembuatan desain bank sampah, hingga pelatihan pembuatan kerajinan dari limbah plastik,” ujarnya.

Selain itu, tim KKN juga memberikan penyuluhan mengenai dampak limbah plastik terhadap kesehatan dan lingkungan, serta meningkatkan kesadaran hukum masyarakat terkait pengelolaan sampah. Tidak hanya berhenti pada produksi, mahasiswa juga membekali warga dengan pelatihan sistem keuangan UMKM, seperti perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP) dan manajemen pembukuan untuk mendukung keberlanjutan bank sampah desa.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari perangkat desa dan masyarakat setempat. Sosialisasi diikuti oleh para ibu rumah tangga Desa Ngadirojo Kidul yang dinilai memiliki peran strategis dalam pengelolaan sampah rumah tangga, khususnya sampah botol plastik. Dalam kegiatan itu, mahasiswa KKN menekankan pentingnya pemilahan sampah berdasarkan jenis, serta pemanfaatan ulang limbah plastik menjadi produk kerajinan yang memiliki nilai jual.

Pemaparan Program Kerja Kepada Para Ibu Rumah Tangga di Desa Ngadirojo Kidul. (doc. Pribadi)
Pemaparan Program Kerja Kepada Para Ibu Rumah Tangga di Desa Ngadirojo Kidul. (doc. Pribadi)

Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan ibu-ibu dalam setiap sesi diskusi dan tanya jawab. Salah satu perangkat Desa Ngadirojo Kidul, Winarsih, menyampaikan dukungannya terhadap program tersebut. Menurutnya, persoalan sampah masih menjadi tantangan di desa dan membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

“Kegiatan dari mahasiswa KKN ini sangat membantu desa dalam upaya mengatasi masalah sampah yang selama ini menjadi perhatian bersama,” ujarnya.

Program sosialisasi ini sejalan dengan tema KKN UNDIP 2026 yang menitikberatkan pada mitigasi bencana dan pengentasan kemiskinan. Melalui pengolahan sampah plastik menjadi produk kerajinan UMKM, diharapkan masyarakat tidak hanya lebih peduli terhadap lingkungan, tetapi juga memperoleh peluang tambahan penghasilan.

Mahasiswa KKN berharap, gagasan dan pengetahuan yang telah disampaikan dapat dipahami dan diterapkan secara berkelanjutan oleh masyarakat Desa Ngadirojo Kidul. Dengan demikian, pengelolaan sampah tidak lagi dipandang sebagai beban, melainkan sebagai potensi ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan warga desa.

Simak berita terbaru kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Krajan.id WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029VaAD5sdDOQIbeQkBct03 Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *