Mahasiswa KKN UNDIP Dorong Penguatan UMKM Desa Ngadirojo Kidul Lewat Digitalisasi Keuangan dan Modernisasi Promosi

Kegiatan Pemberdayaan UMKM Bersama Ibu-ibu Pelaku Usaha Home Industry di Desa Ngadirojo Kidul, Kabupaten Wonogiri. (doc. Pribadi)
Kegiatan Pemberdayaan UMKM Bersama Ibu-ibu Pelaku Usaha Home Industry di Desa Ngadirojo Kidul, Kabupaten Wonogiri. (doc. Pribadi)

Ngadirojo Kidul, Krajan.id – Upaya penguatan UMKM desa terus dilakukan melalui keterlibatan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler UNDIP Tim 123. Salah satu wujudnya adalah kegiatan Pemberdayaan dan Penguatan Kapasitas UMKM Desa Ngadirojo Kidul yang digelar pada Kamis (22/1/2026) di Balai Desa Ngadirojo Kidul.

Kegiatan ini dirancang sebagai ruang edukasi bagi pelaku UMKM untuk memahami pengelolaan usaha secara lebih terarah dan berkelanjutan. Mahasiswa KKN UNDIP memfokuskan program pada peningkatan kapasitas pelaku usaha, khususnya dalam aspek pengelolaan keuangan usaha dan perencanaan bisnis. Fokus tersebut dipilih sebagai respons atas kondisi UMKM desa yang sebagian besar masih menjalankan usaha secara konvensional dan belum memiliki sistem pencatatan keuangan yang tertata.

Bacaan Lainnya

Dalam sesi pemaparan materi, mahasiswa KKN menyampaikan dasar-dasar manajemen UMKM, perhitungan harga pokok produksi, hingga pentingnya pembukuan sederhana sebagai alat pengendalian dan evaluasi usaha. Materi disampaikan dengan bahasa yang komunikatif dan aplikatif agar mudah dipahami oleh peserta yang berasal dari berbagai latar belakang usaha, termasuk pelaku UMKM dan ibu-ibu PKK.

Pemaparan Materi ‘Modernisasi Promosi Usaha’ oleh Mahasiswa KKN UNDIP. (doc. Pribadi)
Pemaparan Materi ‘Modernisasi Promosi Usaha’ oleh Mahasiswa KKN UNDIP. (doc. Pribadi)

Selain materi pengelolaan keuangan, mahasiswa KKN juga memperkenalkan penggunaan aplikasi SIAPIK, sebuah aplikasi pencatatan keuangan yang dikembangkan oleh Bank Indonesia. Aplikasi ini dirancang untuk membantu pelaku UMKM dalam mencatat arus kas secara praktis dan sistematis, sekaligus mendorong penerapan digitalisasi UMKM di tingkat desa. Melalui pendampingan langsung, peserta diajak mempraktikkan penggunaan aplikasi tersebut sesuai dengan kebutuhan usaha masing-masing.

Partisipasi aktif peserta terlihat sepanjang kegiatan. Diskusi interaktif berlangsung dinamis, terutama saat membahas tantangan pengelolaan keuangan dan penentuan harga jual produk. Sejumlah pelaku UMKM menilai materi yang disampaikan relevan dan dapat langsung diterapkan untuk meningkatkan keberlanjutan usaha mereka.

Para pelaku usaha UMKM mencoba aplikasi ‘SIAPIK’. (doc. Pribadi)
Para pelaku usaha UMKM mencoba aplikasi ‘SIAPIK’. (doc. Pribadi)

Perangkat Desa Ngadirojo Kidul turut memberikan dukungan terhadap kegiatan ini sebagai bentuk sinergi antara mahasiswa dan pemerintah desa dalam memperkuat ekonomi lokal. Dukungan tersebut diharapkan dapat mendorong keberlanjutan program pemberdayaan UMKM di desa.

Melalui program multidisiplin ini, mahasiswa KKN UNDIP berupaya menghadirkan kontribusi nyata dalam mendorong kemandirian ekonomi desa. Kegiatan ini sejalan dengan arah kebijakan KKN Universitas Diponegoro Tahun 2026 yang menitikberatkan pada pemberdayaan masyarakat dan penguatan potensi desa secara berkelanjutan.

Simak berita terbaru kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Krajan.id WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029VaAD5sdDOQIbeQkBct03 Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *