Mahasiswa KKN UNDIP Sosialisasikan Ovitrap untuk Cegah Perkembangbiakan Nyamuk di Desa Tlogotirto

Penjelasan Bahaya Nyamuk oleh Ludmilla Tracianna Christabel. (doc. pribadi)
Penjelasan Bahaya Nyamuk oleh Ludmilla Tracianna Christabel. (doc. pribadi)

Tlogotirto, Krajan.id – Mahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP) yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim I Desa Tlogotirto, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, menggelar sosialisasi dan demonstrasi pembuatan alat sederhana pemutus perkembangbiakan nyamuk (ovitrap), 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat dalam upaya pencegahan penyakit yang ditularkan nyamuk, seperti demam berdarah dan malaria.

Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pencegahan penyakit sejak tahap awal, yakni pada fase perkembangbiakan nyamuk. Mahasiswa KKN menekankan bahwa pengendalian jentik merupakan langkah strategis untuk menekan populasi nyamuk di lingkungan permukiman.

Bacaan Lainnya

Kegiatan tersebut dibimbing oleh Riandhita Eri Werdani, S.M.B., M.S.M., Dr. Amni Zarkasyi Rahman, ahli governansi publik FISIP UNDIP, serta Putri Rizka Citaningati, S.E., M.SEI. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan jenis-jenis nyamuk, siklus hidup nyamuk, hingga pentingnya upaya pencegahan sejak fase telur dan larva.

Salah satu mahasiswa KKN UNDIP yang terlibat aktif, Ludmilla Tracianna Christabel, mahasiswa Fakultas Teknik Jurusan Arsitektur UNDIP, menjelaskan bahwa ovitrap dirancang sebagai alat sederhana yang mudah diterapkan di tingkat rumah tangga.

“Ovitrap tidak hanya berfungsi memutus siklus perkembangbiakan nyamuk, tetapi juga dirancang dengan penggunaan air yang sangat minimal,” ujarnya.

Menurut Ludmilla, konsep tersebut sejalan dengan prinsip perancangan berkelanjutan, khususnya dalam efisiensi penggunaan sumber daya air. Dengan volume air yang kecil, ovitrap tetap efektif tanpa memerlukan pengurasan rutin atau penggunaan air dalam jumlah besar. Pendekatan ini diharapkan dapat diterima dan diterapkan secara luas oleh masyarakat.

Demonstrasi Pembuatan Produk Ovitrap yang diikuti oleh Kader Kesehatan dan ibu-ibu PKK. (doc. pribadi)
Demonstrasi Pembuatan Produk Ovitrap yang diikuti oleh Kader Kesehatan dan ibu-ibu PKK. (doc. pribadi)

Selain pemaparan materi, mahasiswa KKN UNDIP juga melakukan demonstrasi langsung pembuatan ovitrap menggunakan bahan-bahan sederhana yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar. Alat ini diperkenalkan sebagai solusi praktis, ekonomis, dan ramah lingkungan untuk menjebak telur nyamuk agar tidak berkembang menjadi nyamuk dewasa.

Kegiatan tersebut diikuti oleh kader kesehatan dan ibu-ibu PKK Desa Tlogotirto. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian acara, mulai dari penyampaian materi hingga praktik pembuatan ovitrap. Diskusi juga berlangsung aktif, terutama terkait penerapan alat tersebut di lingkungan rumah masing-masing.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UNDIP berharap masyarakat Desa Tlogotirto semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan keluarga. Edukasi mengenai ovitrap juga diharapkan dapat mendorong perilaku hidup bersih dan sehat sekaligus penggunaan sumber daya air yang lebih bijak.

Sosialisasi dan demonstrasi ovitrap ini menjadi salah satu upaya konkret mahasiswa KKN UNDIP dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat desa melalui pendekatan edukatif dan pemberdayaan warga.

Simak berita terbaru kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Krajan.id WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029VaAD5sdDOQIbeQkBct03 Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *