Selasari, Krajan.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) Kelompok 110 melakukan upaya penguatan promosi digital untuk mendukung pengembangan geowisata Santirah River Tubing di Desa Wisata Selasari, Kabupaten Pangandaran. Program ini mulai dijalankan sejak awal Januari 2026 dengan memanfaatkan media sosial sebagai sarana memperluas jangkauan promosi destinasi wisata desa.
Langkah tersebut menjadi bagian dari program kerja mahasiswa KKN yang berfokus pada rebranding UMKM dan geowisata di Desa Selasari. Melalui pendekatan digital, mahasiswa berupaya memperkenalkan potensi wisata alam desa kepada masyarakat yang lebih luas, baik di tingkat regional maupun nasional.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa tidak hanya melakukan dokumentasi kegiatan wisata. Mereka juga menyusun strategi pembuatan konten digital yang dirancang untuk meningkatkan visibilitas destinasi melalui berbagai platform media sosial. Konten yang dipublikasikan mencakup dokumentasi aktivitas wisata, keindahan alam Santirah, serta pengalaman pengunjung saat mengikuti kegiatan river tubing.
Penanggung jawab program kerja tersebut, Margareta Kusuma Ayu, menjelaskan bahwa promosi digital dipilih sebagai pendekatan yang dinilai efektif dalam meningkatkan minat wisatawan.
“Dokumentasi dan publikasi di media sosial merupakan salah satu cara untuk memperkuat promosi wisata unggulan Desa Selasari. Kami berharap langkah ini dapat menarik minat wisatawan, baik dari wilayah Pangandaran maupun dari daerah lain,” ujar Margareta.
Ia menambahkan, pengelolaan konten dilakukan secara konsisten agar informasi mengenai Santirah River Tubing dapat menjangkau lebih banyak pengguna media sosial. Dengan demikian, potensi wisata desa diharapkan semakin dikenal oleh masyarakat luas.
Program tersebut juga mendapat dukungan dari pemerintah desa dan pengelola wisata setempat. Kepala Desa Wisata Selasari, Yana, menyambut baik inisiatif mahasiswa KKN yang turut membantu mempromosikan destinasi wisata desa melalui pendekatan digital.

Menurut Yana, Santirah River Tubing telah lama menjadi salah satu ikon wisata yang dimiliki Desa Selasari. Aktivitas menyusuri aliran sungai dengan ban pelampung tersebut menawarkan pengalaman petualangan yang memadukan keindahan alam, aliran sungai, serta panorama tebing dan gua alami.
“Belum lengkap rasanya berkunjung ke Selasari jika belum mencoba Santirah River Tubing,” ujar Yana.
Sebagai bagian dari pelaksanaan program kerja, mahasiswa KKN UNS 110 juga melakukan observasi langsung di lokasi wisata. Mereka mengikuti kegiatan river tubing untuk memahami pengalaman yang dirasakan wisatawan. Pengalaman tersebut kemudian dituangkan dalam bentuk konten visual dan narasi promosi yang diharapkan mampu memberikan gambaran autentik kepada calon pengunjung.
Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa berupaya menghadirkan materi promosi yang lebih menarik sekaligus informatif. Selain memperkenalkan potensi wisata, konten digital yang dihasilkan juga menampilkan sisi keindahan alam Desa Selasari yang menjadi daya tarik utama kawasan tersebut.
Upaya rebranding dan promosi digital Santirah River Tubing diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Desa Selasari. Peningkatan aktivitas pariwisata dinilai berpotensi memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, terutama bagi pelaku usaha lokal yang terlibat dalam sektor wisata.
Dengan dukungan promosi yang lebih luas melalui media digital, geowisata Santirah River Tubing diharapkan semakin dikenal sebagai salah satu destinasi wisata alam unggulan di Kabupaten Pangandaran.
Simak berita terbaru kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Krajan.id WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029VaAD5sdDOQIbeQkBct03 Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya





