Mahasiswa KKN UNS Kembangkan Website Desa Sukorejo untuk Perkuat Infrastruktur Digital dan Promosi Wisata

Penyampaian materi oleh mahasiswa KKN UNS mengenai salah satu fitur peta durian dalam website, Kamis (12/2/2026). (doc. KKN UNS 135)
Penyampaian materi oleh mahasiswa KKN UNS mengenai salah satu fitur peta durian dalam website, Kamis (12/2/2026). (doc. KKN UNS 135)

Sukorejo, Krajan.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) Kelompok 135 mengembangkan website Desa Sukorejo sebagai upaya memperkuat infrastruktur digital sekaligus meningkatkan transparansi informasi desa. Program ini dilaksanakan di Desa Sukorejo, Kecamatan Sambirejo, Kabupaten Sragen, pada (12-13/2/2026) dengan melibatkan perangkat desa, Kelompok Edufarm, serta pengelola wisata Tubing Sukorejo.

Pengembangan website ini diprakarsai oleh Asadel Athariandi Kusuma, mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum, Fakultas Hukum UNS, di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan Andriko Sandria, S.IP., M.A. Melalui program tersebut, mahasiswa KKN bersama pemerintah desa berupaya memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana penyebaran informasi sekaligus media promosi potensi ekonomi lokal.

Bacaan Lainnya

Kegiatan dimulai pada 12 Februari 2026 pukul 19.15 WIB melalui pemaparan struktur dan konten website desa kepada perangkat desa serta pelaku wisata lokal. Kegiatan berlangsung di rumah Kepala Desa Sukorejo dan dihadiri sejumlah pengelola usaha wisata serta masyarakat setempat.

Dalam pemaparan tersebut, tim KKN memperkenalkan berbagai fitur yang tersedia pada website desa. Fitur tersebut meliputi profil desa, informasi potensi wisata, data usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga peta persebaran pohon durian yang menjadi salah satu komoditas unggulan Desa Sukorejo.

Asadel Athariandi Kusuma menjelaskan bahwa website desa dirancang sebagai media informasi yang dapat diakses masyarakat luas sekaligus mendukung promosi potensi desa secara digital.

“Melalui website ini, masyarakat maupun wisatawan dapat dengan mudah memperoleh informasi mengenai potensi Desa Sukorejo, mulai dari wisata, UMKM, hingga komoditas unggulan desa seperti durian,” ujarnya.

Penyerahan website Desa Wisata Sukorejo kepada Kepala Desa Sukorejo, Kamis (12/2/2026). (doc. KKN UNS 135)
Penyerahan website Desa Wisata Sukorejo kepada Kepala Desa Sukorejo, Kamis (12/2/2026). (doc. KKN UNS 135)

Pemilihan fitur pemetaan durian bukan tanpa alasan. Desa Sukorejo dikenal sebagai salah satu sentra produksi durian di Kabupaten Sragen. Oleh karena itu, pemetaan digital dinilai penting untuk mendukung pengembangan agrowisata durian serta memperluas jangkauan pemasaran produk lokal.

Pada hari berikutnya, Jumat (13/2/2026) pukul 20.15 WIB, tim KKN UNS melanjutkan kegiatan dengan pelatihan pemetaan pohon durian berbasis digital. Pelatihan ini ditujukan kepada masyarakat desa dan pengelola wisata agar mereka dapat melakukan pendataan potensi desa secara mandiri.

Dalam pelatihan tersebut, peserta diajarkan cara mencatat lokasi pohon durian menggunakan aplikasi pemetaan, memasukkan data ke dalam sistem, serta memanfaatkan informasi tersebut sebagai basis data yang dapat diakses melalui website desa.

Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan mampu mengelola data potensi desa secara berkelanjutan. Selain itu, pemetaan digital juga dapat membantu memperkenalkan durian Sukorejo kepada wisatawan maupun pembeli dari luar daerah.

Salah satu peserta pelatihan sekaligus anggota pengelola Edufarm dan Tubing Sukorejo, Andi, mengaku kegiatan tersebut memberikan wawasan baru bagi masyarakat mengenai pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan potensi desa.

“Kami jadi lebih memahami bagaimana teknologi dapat membantu memperkenalkan potensi desa kami, khususnya durian Sukorejo yang memang sudah dikenal masyarakat,” katanya.

Program ini juga mendapat apresiasi dari Kepala Desa Sukorejo, Sukrisno, S.Pd.SD., S.H. Ia menilai pengembangan website desa dapat membantu meningkatkan transparansi informasi sekaligus memperluas promosi potensi desa kepada masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN UNS yang membantu mengembangkan website desa. Harapannya, website ini dapat menjadi sarana informasi sekaligus promosi bagi potensi Desa Sukorejo,” ujarnya.

Mahasiswa KKN UNS Kelompok 135 berfoto bersama peserta pelatihan pemetaan durian, Jumat (13/2/2026). (doc. KKN UNS 135)
Mahasiswa KKN UNS Kelompok 135 berfoto bersama peserta pelatihan pemetaan durian, Jumat (13/2/2026). (doc. KKN UNS 135)

Program pengembangan website desa tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan KKN UNS periode Januari–Februari 2026 yang dilaksanakan di Desa Sukorejo. Dalam program ini, Kelompok KKN 135 mengusung tema “Penguatan Desa Wisata Sukorejo: Integrasi Sektor Pertanian dan Pariwisata Melalui Edukasi, Inovasi, dan Kolaborasi.”

Dosen Pembimbing Lapangan KKN 135, Andriko Sandria, menjelaskan bahwa digitalisasi desa merupakan langkah strategis dalam mendukung pembangunan desa berbasis informasi. Menurutnya, pemanfaatan teknologi dapat meningkatkan keterbukaan informasi sekaligus memperluas jangkauan promosi potensi desa.

“Digitalisasi desa menjadi langkah penting untuk meningkatkan transparansi informasi sekaligus memperkuat promosi potensi desa kepada masyarakat luas. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa seperti ini merupakan wujud sinergi dalam pembangunan,” jelasnya.

Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Program tersebut mendukung SDG 9 tentang industri, inovasi, dan infrastruktur melalui penguatan infrastruktur digital desa, SDG 16 mengenai transparansi informasi publik, serta SDG 17 terkait kemitraan dalam pembangunan.

Melalui pengembangan website desa dan pelatihan pemetaan digital tersebut, Desa Sukorejo diharapkan mampu meningkatkan kualitas pengelolaan informasi desa sekaligus memperkuat promosi potensi unggulan daerah. Selain sektor wisata, komoditas durian yang menjadi identitas desa juga diharapkan dapat semakin dikenal luas melalui pemanfaatan teknologi digital.

Simak berita terbaru kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Krajan.id WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029VaAD5sdDOQIbeQkBct03 Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *