Mahasiswa KKN UNS Redesign Gerobak UMKM di Boyolali untuk Perkuat Daya Saing Usaha Lokal

Dokumentasi hasil gerobak bersama pemilik UMKM. (doc. pribadi)
Dokumentasi hasil gerobak bersama pemilik UMKM. (doc. pribadi)

Boyolali, Krajan.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) melaksanakan program Redesign Gerobak UMKM sebagai upaya meningkatkan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Donohudan, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali. Kegiatan ini dilaksanakan pada (22/7/2025) dan menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada aspek pemberdayaan ekonomi masyarakat.

UMKM selama ini menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat. Namun, tidak sedikit pelaku usaha yang masih menghadapi keterbatasan sarana pendukung, terutama dalam hal desain dan fungsi gerobak sebagai media utama berjualan. Gerobak yang kurang menarik secara visual maupun tidak ergonomis kerap mengurangi daya tarik konsumen dan menghambat efektivitas kerja penjual.

Bacaan Lainnya

Berangkat dari kondisi tersebut, mahasiswa KKN UNS menggagas program redesign gerobak dengan pendekatan desain kreatif yang aplikatif. Program ini tidak semata menitikberatkan pada aspek estetika, tetapi juga mempertimbangkan fungsionalitas, kenyamanan, serta kesesuaian dengan kebutuhan pelaku UMKM di lapangan.

“Gerobak tidak hanya berfungsi sebagai tempat berjualan, tetapi juga dapat menjadi identitas visual usaha sekaligus media branding yang efektif,” tulis dalam rilis yang diberikan.

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan tahap targeting untuk menentukan gerobak UMKM yang akan didesain ulang. Mahasiswa kemudian melakukan koordinasi langsung dengan pemilik usaha guna menggali kebutuhan, preferensi desain, serta kendala yang selama ini dihadapi. Proses ini menjadi bagian penting agar desain yang dihasilkan benar-benar relevan dan dapat diterapkan secara optimal.

Proses pembuatan gerobak redesign. (doc. pribadi)
Proses pembuatan gerobak redesign. (doc. pribadi)

Tahap perancangan dilakukan secara digital dengan memanfaatkan perangkat lunak desain seperti SketchUp dan AutoCAD. Setelah desain disepakati bersama, mahasiswa melanjutkan ke tahap realisasi dengan menggunakan material kayu terstandar yang relatif ramah lingkungan. Proses pemasangan desain baru pada gerobak turut melibatkan partisipasi aktif pemilik UMKM, sehingga tercipta rasa memiliki terhadap hasil akhir.

Hasil dari program Redesign Gerobak UMKM menunjukkan sejumlah capaian. Gerobak yang sebelumnya sederhana kini tampil lebih modern dan ergonomis, memberikan kenyamanan bagi penjual sekaligus meningkatkan daya tarik visual bagi konsumen. Selain perubahan fisik, pelaku UMKM juga memperoleh pemahaman baru mengenai pentingnya desain dalam membangun citra usaha.

Dokumentasi hasil desain gerobak. (doc. pribadi)
Dokumentasi hasil desain gerobak. (doc. pribadi)

Respons masyarakat sekitar terhadap perubahan tersebut terbilang positif. Beberapa pelaku usaha merasakan meningkatnya minat konsumen setelah penggunaan gerobak dengan desain baru. Hal ini menunjukkan bahwa sentuhan desain yang tepat dapat memberikan dampak nyata terhadap keberlangsungan usaha kecil.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UNS berharap inovasi sederhana berbasis desain dapat menjadi solusi praktis bagi penguatan UMKM di tingkat desa. Program tersebut juga menjadi contoh kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mendorong ekonomi lokal yang lebih berdaya saing dan berkelanjutan.

Simak berita terbaru kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Krajan.id WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029VaAD5sdDOQIbeQkBct03 Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *