Magelang, Krajan.id – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Agama Islam (FAI), Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA), terlibat aktif dalam penguatan pendidikan keagamaan berbasis masyarakat melalui kegiatan pengabdian di TPQ Al Amin Blondo, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang. Kegiatan tersebut difokuskan pada pendampingan pembelajaran Al-Qur’an dan pendidikan dasar keislaman bagi santri.
Pengabdian dilaksanakan selama lebih dari tiga bulan, mulai 3 Juni hingga 16 September 2025. Seluruh rangkaian kegiatan berpusat di Gedung PAUD Mentari Blondo 1, RT 01 RW 09. Program ini dilatarbelakangi keterbatasan tenaga pendidik di TPQ Al Amin yang belum sebanding dengan jumlah santri yang terus bertambah, baik dari sisi kuantitas maupun variasi usia.
Kondisi tersebut berdampak pada proses pembelajaran yang belum berjalan optimal, terutama dalam pendampingan membaca Al-Qur’an secara individual. Melihat situasi itu, mahasiswa PAI UNIMMA hadir sebagai relawan keagamaan untuk membantu ustadz dan ustadzah dalam proses belajar mengajar.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa terlibat langsung dalam pendampingan membaca Al-Qur’an dan Iqra’, penguatan hafalan surat-surat pendek, serta pembelajaran praktik wudhu dan shalat. Selain aspek kognitif dan ibadah, mahasiswa juga memberikan pembinaan akhlak dan adab sehari-hari kepada para santri.
Pendampingan dilakukan secara bertahap dan menyesuaikan kemampuan masing-masing santri. Pola ini dinilai membantu menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif serta memudahkan pengelolaan kelas. Kehadiran mahasiswa memungkinkan adanya perhatian lebih personal, terutama bagi santri yang masih mengalami kesulitan dalam pengucapan makharijul huruf dan kelancaran bacaan.
Selain kegiatan rutin pembelajaran, mahasiswa PAI UNIMMA turut menginisiasi kegiatan tematik keagamaan dan kebangsaan. Di antaranya peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharram, serta Lomba Cerdas Cermat Keislaman. Seluruh kegiatan tersebut dikemas secara edukatif dan partisipatif agar menarik minat santri sekaligus menumbuhkan semangat belajar.
Berdasarkan laporan kegiatan, pendampingan mahasiswa berkontribusi pada peningkatan kemampuan santri dalam membaca Al-Qur’an secara tartil dan lebih percaya diri saat menyetorkan hafalan. Pengelola TPQ juga merasakan manfaat dalam manajemen kelas karena proses belajar menjadi lebih terarah.
Bagi mahasiswa, pengabdian ini menjadi ruang aktualisasi kompetensi sebagai calon pendidik agama. Mereka memperoleh pengalaman langsung dalam mengajar, berinteraksi dengan masyarakat, serta menerapkan nilai-nilai keislaman dalam konteks sosial. Kegiatan ini sekaligus mencerminkan pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat.
Melalui program ini, UNIMMA menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan pendidikan keagamaan berbasis komunitas. Sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan nonformal seperti TPQ diharapkan dapat terus berlanjut untuk membentuk generasi Qur’ani yang berakhlak dan berdaya saing.
Simak berita terbaru kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Krajan.id WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029VaAD5sdDOQIbeQkBct03 Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.





