Melalui Buku Kas Tani, KKN UNDIP Tim 108 Perkuat Manajemen Usaha Petani Jagung

Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro Tim 108 menyerahkan Buku Kas Tani Sederhana kepada perwakilan petani jagung di Desa Tlogotirto, Kabupaten Sragen, sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi desa. (doc. pribadi)
Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro Tim 108 menyerahkan Buku Kas Tani Sederhana kepada perwakilan petani jagung di Desa Tlogotirto, Kabupaten Sragen, sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi desa. (doc. pribadi)

Tlogotirto, Krajan.id – Desa Tlogotirto, Kabupaten Sragen, menjadi lokasi pelaksanaan program pemberdayaan ekonomi masyarakat oleh Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (UNDIP) Tim 108. Program ini menitikberatkan pada penguatan tata kelola usaha tani, khususnya bagi petani jagung, melalui pengenalan Buku Kas Tani Sederhana.

Kegiatan tersebut digagas oleh mahasiswa KKN Undip, Sabrina Lailissani, sebagai respons atas kondisi riil petani jagung di Tlogotirto yang belum terbiasa melakukan pencatatan keuangan usaha tani secara tertib. Selama ini, berbagai biaya produksi seperti pembelian benih, pupuk, hingga ongkos perawatan tanaman kerap hanya diingat secara perkiraan. Hasil penjualan panen pun jarang dicatat secara sistematis.

Bacaan Lainnya

Kondisi tersebut berdampak pada kesulitan petani dalam mengetahui secara pasti besaran keuntungan maupun potensi kerugian usaha tani yang mereka jalankan. Tanpa pencatatan yang jelas, perencanaan musim tanam berikutnya pun menjadi kurang terarah.

Melalui program Buku Kas Tani Sederhana, mahasiswa KKN memberikan edukasi mengenai pentingnya pencatatan keuangan usaha tani dengan metode yang mudah dipahami dan aplikatif. Buku kas yang diperkenalkan berisi format sederhana untuk mencatat pemasukan dan pengeluaran selama satu musim tanam, sehingga dapat langsung diterapkan oleh petani tanpa memerlukan kemampuan akuntansi khusus.

Pelaksanaan program dilakukan melalui sosialisasi dan pendampingan langsung kepada petani jagung di Dukuh Jengglengan. Dalam kegiatan tersebut, buku kas tani diserahkan secara simbolis oleh Ketua Kelompok Tani Wanita (KTW) Dukuh Jengglengan, Supriyati, kepada para petani. Penyerahan ini menandai dukungan KTW dalam mendorong pengelolaan ekonomi usaha tani yang lebih tertib dan berkelanjutan.

Tidak hanya memberikan penjelasan teoritis, mahasiswa KKN juga mengajak petani untuk mempraktikkan langsung pengisian buku kas berdasarkan pengalaman usaha tani masing-masing. Diskusi berlangsung aktif, terutama saat petani mulai menghitung ulang biaya produksi dan membandingkannya dengan hasil panen yang diperoleh selama ini.

Melalui program ini, KKN UNDIP Tim 108 berharap dapat meningkatkan pemahaman manajemen keuangan usaha tani di kalangan petani jagung Desa Tlogotirto. Program Buku Kas Tani Sederhana diharapkan menjadi langkah awal menuju usaha tani yang lebih terencana, mandiri, dan berkelanjutan.

Simak berita terbaru kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Krajan.id WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029VaAD5sdDOQIbeQkBct03 Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya


Keyword SEO:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *