Optimalkan Promosi UMKM Desa, Mahasiswa KKN UNS Kembangkan Media Sosial Desa Kemiriombo

Mahasiswa KKN Universitas Sebelas Maret mendokumentasikan proses pembuatan kerajinan bambu oleh pelaku UMKM di Desa Kemiriombo, Temanggung, sebagai bagian dari upaya promosi digital melalui media sosial desa. (doc. pribadi)
Mahasiswa KKN Universitas Sebelas Maret mendokumentasikan proses pembuatan kerajinan bambu oleh pelaku UMKM di Desa Kemiriombo, Temanggung, sebagai bagian dari upaya promosi digital melalui media sosial desa. (doc. pribadi)

Kemiriombo, Krajan.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Sebelas Maret (UNS) menginisiasi program pengelolaan dan pengembangan media sosial desa di Desa Kemiriombo, Kecamatan Gemawang, Kabupaten Temanggung. Program ini dilaksanakan selama periode KKN pada Januari hingga Februari 2026 sebagai upaya memperkuat promosi potensi desa berbasis digital.

Program tersebut bertujuan mengoptimalkan fungsi media sosial sebagai sarana informasi publik sekaligus media promosi bagi UMKM lokal. Pemanfaatan platform digital dinilai strategis untuk memperkenalkan berbagai potensi desa, mulai dari produk usaha mikro, hasil pertanian, hingga kegiatan budaya masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Program ini bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan media sosial desa sebagai sarana promosi UMKM lokal serta media informasi bagi masyarakat,” demikian keterangan mahasiswa KKN UNS Desa Kemiriombo.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa memfokuskan pengelolaan pada dua platform utama, yakni Instagram dan TikTok. TikTok dipilih sebagai kanal utama karena memiliki jangkauan audiens yang luas serta dinilai efektif dalam menarik perhatian publik melalui konten video singkat yang kreatif dan komunikatif.

“Pemanfaatan platform digital memiliki potensi besar untuk memperkenalkan berbagai potensi desa, mulai dari produk UMKM, hasil pertanian, hingga kegiatan budaya masyarakat,” lanjut keterangan tersebut.

Rangkaian kegiatan dilakukan secara bertahap, dimulai dari perencanaan konsep konten, produksi foto dan video, hingga publikasi secara berkala. Konten yang dihasilkan mencakup promosi produk UMKM, dokumentasi proses produksi usaha lokal, informasi hasil pertanian, hingga publikasi kegiatan budaya dan aktivitas masyarakat desa.

Mahasiswa KKN Universitas Sebelas Maret fokus mendokumentasikan proses pembuatan kerajinan bambu oleh pelaku UMKM di Desa Kemiriombo, Temanggung, sebagai bagian dari upaya promosi digital melalui media sosial desa. (doc. pribadi)
Mahasiswa KKN Universitas Sebelas Maret fokus mendokumentasikan proses pembuatan kerajinan bambu oleh pelaku UMKM di Desa Kemiriombo, Temanggung, sebagai bagian dari upaya promosi digital melalui media sosial desa. (doc. pribadi)

Proses produksi konten dilakukan langsung di lokasi usaha maupun titik kegiatan masyarakat. Mahasiswa mengusung konsep storytelling sederhana dengan visual yang menarik agar konten lebih relevan dengan karakter pengguna media sosial, khususnya generasi muda.

“Konten dikemas dalam bentuk video pendek dengan konsep storytelling sederhana serta visual yang menarik agar lebih sesuai dengan karakteristik pengguna media sosial, khususnya TikTok,” ujar mahasiswa KKN dalam keterangannya.

Seiring berjalannya program, media sosial Desa Kemiriombo menunjukkan peningkatan aktivitas yang lebih terarah. Informasi yang disampaikan menjadi lebih konsisten, sementara konten promosi UMKM dinilai memiliki potensi untuk meningkatkan eksposur produk lokal.

“Konten promosi UMKM yang dipublikasikan diharapkan dapat meningkatkan eksposur produk lokal sehingga berpotensi memperluas jangkauan pasar,” jelas mereka.

Tangkapan layar akun Tiktok Desa Kemiriombo
Tangkapan layar akun Tiktok Desa Kemiriombo

Tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, publikasi kegiatan sosial dan budaya juga menjadi bagian penting dalam membangun citra desa. Dokumentasi acara budaya dan kegiatan warga turut memperkuat identitas Desa Kemiriombo sebagai wilayah yang aktif dan dinamis dalam berbagai bidang.

Perangkat desa menyambut positif program ini dan mendukung pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi yang berkelanjutan. Sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dinilai menjadi kunci keberhasilan dalam mengelola informasi publik secara efektif.

“Kegiatan ini diharapkan dapat terus dimanfaatkan sebagai sarana informasi, dokumentasi, dan promosi potensi desa secara berkelanjutan,” tutup mahasiswa KKN UNS Desa Kemiriombo.

Program ini sejalan dengan upaya pengembangan ekonomi desa berbasis teknologi digital. Dengan pengelolaan yang berkelanjutan, media sosial diharapkan tidak hanya menjadi kanal informasi, tetapi juga menjadi instrumen strategis dalam memperluas jangkauan promosi potensi desa.

Simak berita terbaru kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Krajan.id WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029VaAD5sdDOQIbeQkBct03 Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *