Nglambangan, Krajan.id– Desa Nglambangan, yang terletak di Kabupaten Madiun, menyimpan potensi besar dalam pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai penggerak utama ekonomi lokal. Namun, keterbatasan dalam penerapan strategi pemasaran digital dan desain kemasan yang menarik masih menjadi hambatan signifikan bagi para pelaku usaha di desa ini.
Di era digital seperti sekarang, platform media sosial seperti Instagram, WhatsApp, dan TikTok telah menjadi alat promosi yang sangat efektif. Sayangnya, banyak UMKM di Desa Nglambangan belum mampu memanfaatkan potensi besar dari platform-platform tersebut secara optimal.
Selain itu, kurangnya inovasi dalam desain kemasan sering kali membuat produk-produk lokal sulit bersaing di pasaran yang semakin kompetitif. Menjawab tantangan tersebut, Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) BBK 5 Universitas Airlangga (Unair) meluncurkan program pengabdian masyarakat bertajuk OPTIPACK (Optimalisasi Konten Pemasaran Digital dan Packaging Produk Kreatif).
Program ini dirancang untuk membekali pelaku UMKM dengan keterampilan praktis dalam pemasaran digital dan inovasi kemasan, sehingga mereka mampu meningkatkan daya saing produk di pasar yang lebih luas.
“OPTIPACK bukan hanya tentang bagaimana memasarkan produk secara digital, tetapi juga bagaimana menciptakan identitas merek yang kuat melalui kemasan yang menarik,” ujar Tim KKN BBK 5 Unair. “Kami ingin UMKM di Desa Nglambangan mampu bersaing tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga di pasar nasional bahkan internasional.”
Kegiatan OPTIPACK dilaksanakan di Aula Balai Desa Nglambangan pada (18/1/2025) dan melibatkan puluhan pelaku UMKM dari berbagai sektor, mulai dari kuliner, kerajinan tangan, hingga produk fashion. Program ini terdiri dari dua sesi utama, yaitu pemaparan teori dan praktik langsung.
Pada sesi teori, peserta mendapatkan wawasan tentang pentingnya pemasaran digital dan desain kemasan dalam meningkatkan daya tarik produk. Materi yang disampaikan mencakup strategi branding, pemanfaatan media sosial, hingga pentingnya storytelling dalam pemasaran.
Sementara itu, dalam sesi praktik, peserta diajarkan cara membuat konten promosi yang menarik menggunakan smartphone dan aplikasi editing video seperti CapCut. Aplikasi ini dipilih karena kemudahan penggunaannya serta fitur-fitur yang mendukung pembuatan konten visual berkualitas tinggi. Para peserta juga belajar mengoptimalkan penggunaan media sosial seperti Instagram dan TikTok untuk memperluas jangkauan pasar mereka.
“Selama ini saya hanya mengandalkan promosi dari mulut ke mulut. Setelah mengikuti pelatihan ini, saya jadi tahu bagaimana memanfaatkan Instagram dan TikTok untuk menarik lebih banyak pelanggan,” ungkap salah satu peserta.
Selain pelatihan digital marketing, OPTIPACK juga menekankan pentingnya inovasi dalam desain kemasan produk. Peserta diajarkan cara merancang kemasan yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga fungsional dan ramah lingkungan.
Materi pendukung seperti panduan desain kemasan dan pemasaran digital juga diberikan untuk membantu peserta menerapkan strategi yang telah dipelajari dalam bisnis mereka sehari-hari.
Baca Juga: Mahasiswa BBK 5 Unair Ubah Limbah Cangkang Kerang Menjadi Arang Briket Ramah Lingkungan
Dengan adanya program OPTIPACK, UMKM di Desa Nglambangan kini memiliki bekal yang lebih kuat untuk menghadapi tantangan di era digital. Inovasi kemasan dan kemampuan mengelola strategi pemasaran digital yang efektif diharapkan dapat membantu para pelaku usaha memperluas pasar, meningkatkan penjualan, dan memperkuat identitas merek mereka.
“Ini bukan sekadar pelatihan satu kali. Kami berharap ada pendampingan berkelanjutan agar para pelaku UMKM dapat terus berkembang dan menyesuaikan diri dengan tren pemasaran yang terus berubah,” tambahnya.
Ke depan, keberlanjutan program seperti OPTIPACK menjadi kunci penting dalam mendukung pertumbuhan UMKM di Desa Nglambangan. Dengan dukungan yang tepat, para pelaku usaha di desa ini berpotensi besar untuk menembus pasar yang lebih luas, bahkan hingga ke tingkat internasional.
Simak berita terbaru kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Krajan.id WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029VaAD5sdDOQIbeQkBct03 Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.





