Kota Magelang, Krajan.id – Muhammadiyah Boarding School (MBS) SMP Mutual Kota Magelang kembali menggelar kegiatan tahunan Muhadharah Akbar pada Kamis malam, (18/12/2025). Kegiatan yang berlangsung di halaman sekolah tersebut berjalan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari seluruh santri serta warga sekolah.
Muhadharah Akbar menjadi salah satu agenda penting dalam kalender pendidikan MBS, khususnya sebagai sarana pembinaan karakter, penguatan nilai keislaman, serta pengembangan keterampilan komunikasi dan kepemimpinan santri.
Kegiatan ini tidak hanya melibatkan unsur internal sekolah, tetapi juga didukung oleh pengurus musyrif dari mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Muhammadiyah Magelang (Unimma). Keterlibatan mahasiswa tersebut memperkuat pelaksanaan kegiatan sekaligus menjadi bentuk sinergi antara pendidikan menengah dan perguruan tinggi.
Muhadharah Akbar merupakan program rutin yang digelar MBS SMP Mutual Kota Magelang menjelang libur semester. Kegiatan ini dirancang sebagai ruang ekspresi santri untuk menampilkan kemampuan terbaik mereka, baik dalam bidang seni, dakwah, maupun public speaking.
Melalui Muhadharah Akbar, santri dilatih untuk berani tampil di depan umum, menyampaikan pesan secara terstruktur, serta bekerja sama dalam sebuah kegiatan berskala besar.
Pada pelaksanaan tahun 2025, Muhadharah Akbar dikemas dengan konsep yang lebih matang dan terencana. Hal ini terlihat dari pembagian peran santri yang jelas, alur acara yang tertata, serta kesiapan teknis yang mendukung kelancaran kegiatan. Sekolah menekankan bahwa Muhadharah Akbar tidak semata menjadi ajang hiburan, tetapi juga media pembelajaran kontekstual yang menanamkan nilai tanggung jawab, kedisiplinan, dan kepemimpinan.
Rangkaian kegiatan dimulai pada sore hari dengan kajian keislaman yang berlangsung pukul 16.30–17.30 WIB. Kajian tersebut diikuti seluruh santri MBS SMP Mutual Kota Magelang sebagai penguatan ruhiyah sebelum memasuki acara utama. Suasana kajian berlangsung khidmat dan tertib, mencerminkan kesiapan santri dalam mengikuti agenda selanjutnya.

Setelah jeda persiapan, acara utama Muhadharah Akbar dibuka pada pukul 19.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 22.30 WIB. Sejumlah penampilan dari santri kelas 7, 8, dan 9 disajikan secara berurutan. Penataan acara yang sistematis membuat rangkaian kegiatan berjalan tertib dan mudah diikuti oleh peserta maupun tamu undangan.
Dalam pelaksanaan kegiatan, santri kelas 9 berperan sebagai panitia utama sekaligus penanggung jawab kegiatan. Mereka terlibat langsung dalam proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, hingga evaluasi acara. Peran tersebut diberikan sebagai bagian dari pembelajaran kepemimpinan dan kemandirian sebelum santri melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Sementara itu, santri kelas 7 dan 8, bersama sebagian santri kelas 9 lainnya, berperan sebagai peserta yang menampilkan berbagai pertunjukan. Santri kelas 7 menampilkan pentas seni berupa nasyid dan drama bertema edukatif dan islami. Penampilan tersebut menunjukkan keberanian santri kelas awal dalam mengekspresikan diri serta mengolah pesan moral melalui seni pertunjukan.
Santri kelas 8 menyuguhkan penampilan serupa dengan alur cerita yang lebih kompleks dan pengemasan pesan yang lebih kuat. Melalui drama dan nasyid yang ditampilkan, santri kelas 8 menunjukkan perkembangan kemampuan komunikasi serta pemahaman nilai-nilai keislaman yang disampaikan secara kreatif.
Adapun santri kelas 9 menampilkan pertunjukan yang lebih variatif. Selain nasyid dan drama, mereka membawakan khitobah empat bahasa, yakni bahasa Arab, Inggris, Indonesia, dan Jawa. Penampilan khitobah multibahasa tersebut menjadi salah satu daya tarik utama dalam Muhadharah Akbar 2025.
Kemampuan santri berdakwah lintas bahasa mencerminkan visi MBS SMP Mutual Kota Magelang dalam mencetak santri yang berwawasan global, tanpa meninggalkan nilai keislaman dan kearifan lokal.
Keberhasilan pelaksanaan Muhadharah Akbar 2025 tidak terlepas dari peran pengurus musyrif mahasiswa PAI Unimma. Para musyrif terlibat aktif sebagai pendamping santri, baik pada tahap persiapan maupun saat kegiatan berlangsung. Mereka membantu pengondisian santri, mendampingi panitia, serta memastikan kegiatan berjalan tertib dan sesuai dengan tujuan pendidikan yang ditetapkan sekolah.
Salah satu pengurus musyrif mahasiswa PAI Unimma menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam Muhadharah Akbar merupakan bagian dari proses pembelajaran dan pengabdian di bidang pendidikan. Menurutnya, kegiatan ini memberikan pengalaman berharga bagi santri maupun mahasiswa.
“Muhadharah Akbar menjadi sarana yang baik untuk melatih mental, kreativitas, dan kemampuan dakwah santri. Kami merasa bangga dapat mendampingi dan ikut menyukseskan kegiatan ini,” ujarnya.

Dari sisi santri, Muhadharah Akbar memberikan pengalaman belajar yang berkesan, terutama bagi santri kelas 9 yang terlibat dalam kepanitiaan. Mereka belajar mengelola acara, bekerja dalam tim, serta menghadapi berbagai tantangan selama proses persiapan.
Salah satu santri kelas 9 menyebutkan bahwa kegiatan ini melatih rasa tanggung jawab dan kepercayaan diri. “Kami belajar mengatur acara, bekerja sama, dan berani tampil di depan umum,” tuturnya.
Secara keseluruhan, Muhadharah Akbar MBS SMP Mutual Kota Magelang 2025 berlangsung lancar, tertib, dan penuh semangat. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses pembinaan santri, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga penguatan karakter, kreativitas, dan kepemimpinan. Pelibatan santri secara aktif, ditambah dukungan pengurus musyrif mahasiswa PAI Unimma, menjadi faktor pendukung utama keberhasilan kegiatan tersebut.
Ke depan, Muhadharah Akbar diharapkan terus menjadi agenda rutin yang mampu meningkatkan kualitas pembinaan santri MBS SMP Mutual Kota Magelang. Selain itu, kolaborasi antara sekolah dan perguruan tinggi diharapkan dapat terus diperkuat sebagai upaya bersama dalam mencetak generasi muda yang berkarakter, berdaya saing, dan siap berkontribusi bagi masyarakat.





