Sulap Limbah Jadi Sumber Pangan, Mahasiswa KKN Untidar Kembangkan Budidaya Lele dan Akuaponik dari Galon Bekas

Warga Dusun Kembangan 2, Desa Madusari, Kabupaten Magelang, membawa galon bekas yang akan dimanfaatkan sebagai media budidaya ikan lele dan sistem akuaponik dalam kegiatan sosialisasi yang digelar mahasiswa KKN Universitas Tidar, Minggu (1/2/2026). (doc. pribadi)
Warga Dusun Kembangan 2, Desa Madusari, Kabupaten Magelang, membawa galon bekas yang akan dimanfaatkan sebagai media budidaya ikan lele dan sistem akuaponik dalam kegiatan sosialisasi yang digelar mahasiswa KKN Universitas Tidar, Minggu (1/2/2026). (doc. pribadi)

Magelang, Krajan.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Tidar (Untidar) menginisiasi pemanfaatan limbah galon bekas sebagai media budidaya ikan lele dan sistem akuaponik di Dusun Kembangan 2, Desa Madusari, Kabupaten Magelang. Program ini digelar melalui kegiatan sosialisasi dan demonstrasi teknis yang berlangsung di Balai Desa Madusari, Minggu (1/2/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN Untidar dalam mendorong kemandirian pangan masyarakat, khususnya di wilayah dengan keterbatasan lahan. Galon bekas yang selama ini tidak termanfaatkan diolah menjadi wadah budidaya lele yang terintegrasi dengan penanaman sayuran melalui sistem akuaponik.

Bacaan Lainnya

Selain memberikan edukasi, mahasiswa KKN Untidar juga menyalurkan bantuan berupa 300 ekor bibit ikan lele dan 90 benih tanaman sawi kepada warga yang mengikuti kegiatan. Bantuan tersebut dibagikan secara gratis sebagai stimulus agar warga dapat langsung mempraktikkan metode yang telah disosialisasikan.

Mahasiswa KKN Universitas Tidar menyerahkan galon bekas kepada warga saat kegiatan sosialisasi pemanfaatan limbah menjadi media budidaya lele dan akuaponik di Balai Desa Madusari, Kabupaten Magelang, Minggu (1/2/2026). (doc. pribadi)
Mahasiswa KKN Universitas Tidar menyerahkan galon bekas kepada warga saat kegiatan sosialisasi pemanfaatan limbah menjadi media budidaya lele dan akuaponik di Balai Desa Madusari, Kabupaten Magelang, Minggu (1/2/2026). (doc. pribadi)

Antusiasme warga terlihat dari kehadiran sekitar 30 peserta yang mengikuti kegiatan sejak awal hingga akhir. Acara diawali dengan pemaparan materi mengenai konsep budidaya lele dan akuaponik, dilanjutkan dengan demonstrasi perakitan media tanam dan pemeliharaan ikan, lalu ditutup dengan pembagian bibit.

Salah satu peserta, Isroi, mengaku termotivasi dengan program yang diperkenalkan mahasiswa KKN Untidar. Ia menilai kegiatan tersebut memberikan pengetahuan baru yang aplikatif dan berpotensi dikembangkan di lingkungan tempat tinggalnya.

“Saya berterima kasih kepada teman-teman KKN Untidar. Kegiatan ini memotivasi saya dan keluarga untuk mencoba mengembangkan budidaya lele, khususnya di RT 14 Dusun Kembangan 2. Semoga ilmu yang dibagikan menjadi amal kebaikan,” ujar Isroi.

Perwakilan mahasiswa KKN Untidar, Ardi, mengatakan bahwa program ini dirancang sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa kepada masyarakat. Menurutnya, pemanfaatan galon bekas menjadi media budidaya merupakan solusi sederhana namun relevan bagi warga yang memiliki keterbatasan lahan.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari visi dan misi kami sebagai mahasiswa KKN Untidar. Harapannya, program ini bisa memberikan dampak jangka panjang dan membantu meningkatkan kemandirian pangan masyarakat meski dengan lahan yang terbatas,” kata Ardi.

Dukungan juga datang dari pemuda setempat yang tergabung dalam Karang Taruna. Mereka terlibat aktif sejak tahap persiapan, termasuk perakitan media budidaya, hingga pelaksanaan kegiatan. Perwakilan Karang Taruna, Rafi, menilai program tersebut sesuai dengan kebutuhan warga Dusun Kembangan 2.

“Mayoritas warga di sini memiliki lahan terbatas. Program budidaya lele dengan galon bekas ini sangat bermanfaat dan diharapkan bisa memotivasi masyarakat yang ingin beternak lele meski dengan keterbatasan ruang,” ujarnya.

Kegiatan sosialisasi dan demonstrasi ini berlangsung lancar dan diharapkan dapat menjadi langkah awal pengembangan budidaya pangan berkelanjutan berbasis pemanfaatan limbah di tingkat dusun.

Simak berita terbaru kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Krajan.id WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029VaAD5sdDOQIbeQkBct03 Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *