Pucungwetan, Krajan.id – Sebanyak 104 siswa kelas IX SMP Negeri 3 Sukoharjo mengikuti kegiatan sosialisasi pendidikan formal yang digelar Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) Kelompok 167, Sabtu (17/1/2026). Kegiatan berlangsung di Desa Pucungwetan, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Wonosobo, dengan fokus utama mendorong semangat belajar sekaligus menekan risiko putus sekolah.
Sosialisasi ini dirancang sebagai respon atas kondisi sebagian remaja di wilayah tersebut yang belum sepenuhnya melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Faktor ekonomi dan dorongan untuk segera bekerja kerap menjadi alasan utama. Tidak sedikit lulusan sekolah menengah yang memilih merantau demi membantu perekonomian keluarga.
Dalam pemaparannya, mahasiswa KKN menekankan pentingnya pendidikan formal sebagai fondasi peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pendidikan, menurut mereka, tidak hanya berkaitan dengan capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter, pola pikir, serta kesiapan menghadapi tantangan masa depan.
Ketua Kelompok 167 KKN UNS, Adrian Bagaskara, mengatakan kegiatan ini bertujuan membangun kesadaran siswa tentang pentingnya perencanaan masa depan melalui pendidikan.
“Melalui sosialisasi ini, kami ingin anak-anak sadar bahwa pendidikan dan pengembangan diri adalah kunci untuk mendapatkan masa depan yang lebih baik,” ujar Adrian.
Ia menjelaskan, meraih cita-cita membutuhkan langkah konkret, mulai dari belajar secara konsisten, menetapkan target yang jelas, hingga membangun sikap pantang menyerah. Menurutnya, motivasi yang ditanamkan sejak bangku sekolah menengah pertama akan memengaruhi keputusan pendidikan siswa di tahap berikutnya.

Selain memaparkan pentingnya melanjutkan pendidikan hingga minimal 12 tahun sesuai program pemerintah, mahasiswa KKN juga mengajak siswa memahami keseimbangan antara hard skills dan soft skills. Kemampuan akademik dinilai perlu diimbangi dengan keterampilan komunikasi, kerja sama, dan manajemen diri.
Selama kegiatan berlangsung, suasana tampak interaktif. Para siswa aktif mengajukan pertanyaan, terutama terkait peluang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi serta strategi memperoleh beasiswa. Untuk meningkatkan partisipasi, panitia memberikan apresiasi kepada siswa yang mampu menjawab pertanyaan dengan tepat.
Guru Bimbingan dan Konseling SMP Negeri 3 Sukoharjo, Amin, mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai kehadiran mahasiswa memberikan perspektif baru bagi siswa.
“Sebagai guru BK, saya melihat kegiatan seperti ini sangat membantu siswa dalam memahami potensi diri mereka. Motivasi yang ditanamkan sejak sekarang akan berpengaruh besar pada keputusan mereka di masa depan,” kata Amin.

Program sosialisasi ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan KKN UNS di Desa Pucungwetan yang berada di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan, Prof. Dr. Ir. Lobes Herdiman, M.T. Seluruh anggota Kelompok 167 terlibat dalam perencanaan hingga pelaksanaan kegiatan di lapangan.
Tim tersebut terdiri atas Adrian Bagaskara, Auliya Azizah, Alma Aulia Shafira Wijayanti, Hening Nugroho Putri, Nayma Rafika Arum Cahaya, Alya Salsabila, Amaliya Rayzan Nurhayati, Alin Fawwaza Amien, Rendi Suranto, dan Arkana Daffa Pramudya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap kesadaran siswa terhadap pentingnya pendidikan semakin menguat. Dengan dukungan sekolah dan keluarga, para siswa diharapkan mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi dan mengurangi potensi putus sekolah di wilayah tersebut.
Upaya sederhana berupa penguatan motivasi ini menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di tingkat desa. Meski bersifat sosialisasi, kegiatan tersebut diharapkan memberi dampak jangka panjang terhadap pilihan pendidikan generasi muda setempat.
Simak berita terbaru kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Krajan.id WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029VaAD5sdDOQIbeQkBct03 Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya





