Tingkatkan Kesadaran Lingkungan, Mahasiswa KKN Edukasi Pencegahan DBD, ISPA, dan Jamur Berbasis Ruang di Desa Ngadirojo Kidul

Sesi foto bersama mahasiswa KKN UNDIP dengan para peserta edukasi lingkungan berbasis ruang sebagai upaya pencegahan penyakit DBD, ISPA, dan jamur. (doc. pribadi)
Sesi foto bersama mahasiswa KKN UNDIP dengan para peserta edukasi lingkungan berbasis ruang sebagai upaya pencegahan penyakit DBD, ISPA, dan jamur. (doc. pribadi)

Ngadirojo Kidul, Krajan.id – Upaya pencegahan penyakit berbasis lingkungan terus dilakukan melalui pendekatan edukatif di tingkat desa. Pada Selasa (21/1/2026), Desa Ngadirojo Kidul, Kecamatan Ngadirojo, tepatnya di Dusun Sambirejo, menjadi lokasi pelaksanaan edukasi lingkungan berbasis ruang untuk mencegah demam berdarah dengue (DBD), infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), dan penyakit akibat jamur.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja sosial kemasyarakatan yang dilaksanakan oleh Almira Nindya Nareswari, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim 128 Universitas Diponegoro (Undip). Almira berasal dari Fakultas Sekolah Vokasi, Program Studi Teknik Infrastruktur Sipil dan Perancangan Arsitektur. Program ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai keterkaitan antara kondisi ruang hunian dengan kesehatan lingkungan.

Bacaan Lainnya

Almira menjelaskan, kegiatan edukasi dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya kondisi rumah warga yang belum memenuhi prinsip rumah sehat. Beberapa di antaranya adalah adanya genangan air, ventilasi yang kurang memadai, serta tingkat kelembapan ruang yang tinggi. Kondisi tersebut berpotensi menjadi pemicu berkembangnya penyakit berbasis lingkungan.

“Masih banyak masyarakat yang belum menyadari bahwa penataan ruang dan kualitas lingkungan rumah sangat berpengaruh terhadap munculnya penyakit seperti DBD, ISPA, dan jamur. Melalui edukasi ini, kami ingin memberikan pemahaman yang sederhana dan aplikatif agar dapat langsung diterapkan di rumah masing-masing,” ujar Almira.

Program edukasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran sekaligus pengetahuan masyarakat tentang pentingnya lingkungan dan ruang hunian yang sehat. Sasaran utama kegiatan adalah warga Desa Ngadirojo Kidul dengan melibatkan ibu-ibu PKK Dusun Sambirejo sebagai penggerak di tingkat keluarga. Pelibatan PKK diharapkan mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat secara lebih luas dan berkelanjutan.

Mahasiswa KKN UNDIP saat memaparkan materi dalam edukasi lingkungan berbasis ruang sebagai upaya pencegahan penyakit DBD, ISPA, dan jamur. (doc. pribadi)
Mahasiswa KKN UNDIP saat memaparkan materi dalam edukasi lingkungan berbasis ruang sebagai upaya pencegahan penyakit DBD, ISPA, dan jamur. (doc. pribadi)

Materi yang disampaikan mencakup prinsip dasar penataan ruang rumah sehat, pengelolaan ventilasi dan pencahayaan alami, pencegahan genangan air yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, serta upaya mengurangi kelembapan ruang untuk menekan pertumbuhan jamur dan risiko ISPA. Penyampaian materi dilakukan secara komunikatif dengan contoh-contoh sederhana yang dekat dengan kondisi rumah warga.

Kegiatan edukasi berlangsung lancar dan mendapat respons positif dari peserta. Ibu-ibu PKK tampak antusias mengikuti pemaparan materi serta aktif berdiskusi mengenai kondisi lingkungan rumah masing-masing. Sejumlah peserta juga menyampaikan rencana perbaikan sederhana yang dapat dilakukan secara mandiri.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat dapat lebih peduli terhadap kondisi lingkungan dan ruang hunian sebagai langkah awal pencegahan penyakit. Edukasi ini diharapkan tidak berhenti pada kegiatan ini saja, tetapi dapat diterapkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari,” kata Almira.

Dengan terlaksananya edukasi lingkungan berbasis ruang ini, masyarakat Desa Ngadirojo Kidul diharapkan mampu meningkatkan kesadaran akan pentingnya rumah sehat. Upaya tersebut menjadi langkah preventif untuk meminimalkan risiko penyakit DBD, ISPA, dan jamur sejak dini.

Simak berita terbaru kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Krajan.id WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029VaAD5sdDOQIbeQkBct03 Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *