Cisimeut Raya, Krajan.id – Mahasiswa KKN Kolaborasi Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) menggelar program edukasi kesehatan gigi dan mulut bagi siswa sekolah dasar di SDN 1 Cisimeut Raya, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, pada Senin (19/1/2026). Kegiatan ini menyasar siswa kelas 1, 2, dan 3 sebagai upaya menanamkan kebiasaan menjaga kebersihan gigi sejak usia dini.
Program tersebut merupakan bagian dari kegiatan pengabdian masyarakat mahasiswa yang tergabung dalam KKN Kolaborasi UNS–UNTIRTA. Kegiatan ini berada di bawah bimbingan dosen pembimbing lapangan Prof. Dr. Ir. Kuncoro Diharjo, S.T., M.T.
Ketua KKN dari Universitas Sebelas Maret, Dadang Agus Prasetiyo dari Program Studi Desain Komunikasi Visual, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman praktis kepada anak-anak mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut.
“Program ini kami rancang agar anak-anak dapat memahami cara menyikat gigi yang baik dan benar sekaligus membiasakan mereka dengan rutinitas hidup sehat sejak dini,” ujar Dadang.
Menurutnya, pendekatan edukasi yang digunakan tidak hanya berupa penyampaian materi secara teoritis, tetapi juga melalui metode interaktif yang melibatkan partisipasi langsung para siswa. Dengan demikian, anak-anak dapat memahami sekaligus mempraktikkan kebiasaan menyikat gigi dengan benar.
Program penyuluhan kesehatan ini dipimpin oleh Muhammad Faiz Abdurrahman sebagai penanggung jawab kegiatan. Ia menilai bahwa kebiasaan menjaga kebersihan gigi harus ditanamkan sejak usia sekolah dasar agar anak-anak memiliki kesadaran terhadap pentingnya kesehatan diri.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan edukasi praktis mengenai cara merawat gigi dan mulut sejak usia dini, sehingga anak-anak dapat memahami pentingnya kebersihan mulut dalam mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh,” jelas Faiz.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan edukasi berlangsung secara interaktif. Para siswa tidak hanya mendengarkan penjelasan mengenai kesehatan gigi, tetapi juga diajak untuk mempraktikkan langsung teknik menyikat gigi yang benar. Mahasiswa KKN memberikan contoh langkah-langkah menyikat gigi secara sistematis, mulai dari cara memegang sikat gigi, arah gerakan menyikat, hingga durasi yang dianjurkan.
Kegiatan ini juga didampingi oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas Cisimeut, yakni Fiki Andri, Amd.KG, yang memberikan penjelasan tambahan mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak usia dini. Menurutnya, edukasi kesehatan gigi sangat efektif dilakukan pada anak-anak karena pada usia tersebut kebiasaan hidup sehat lebih mudah dibentuk.
“Kegiatan ini memberi warna positif bagi kesehatan gigi dan mulut anak-anak di Cisimeut Raya. Edukasi praktis seperti ini akan membekali mereka dengan keterampilan yang bermanfaat seumur hidup,” ujarnya.

Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga datang dari pihak sekolah. Kepala SDN 1 Cisimeut Raya, Sutini, S.Pd., menyampaikan bahwa program edukasi kesehatan gigi ini sangat bermanfaat bagi siswa karena memberikan pengetahuan yang dapat langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia melihat antusiasme para siswa selama kegiatan berlangsung. Anak-anak terlihat aktif mengikuti setiap sesi, terutama saat praktik menyikat gigi yang dipandu oleh mahasiswa KKN.
Program edukasi ini juga melibatkan mahasiswa dari berbagai program studi yang tergabung dalam KKN Kolaborasi UNS–UNTIRTA. Tim tersebut terdiri dari Raysya Alicia, Aqiela Nasywa Hayuni, Salsabila Sifa Azzahro, Kezia Nian Kharisma Hutagalung, Abdullah Farras Mahdi, Sayyidah Syarifatul A’ala, Muhammad Harits Abyan Darwien, Sarah Albelita Purba, Avia Mahotami, Sri Oktaviana br Barus, Wildan Fatoni, Wakhid Bagas Rohmadi, Alyana Zahrani Aribah, Malikasari, Devon Jehuda Carmelion Sitorus, Zahra Nandara Agatha, Amara Azhzahra Pratiwi, Anissa Aprilia Rizky, Rahma Laila Tasyrika, Ranny Gracia T. Jitmau, Vista Khoirunnisa Nur Hidayah, Eva Nur Safitri, serta Izzuddin Abdurrahman Alghiffari.
Keterlibatan mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu tersebut menjadi bagian dari upaya kolaboratif dalam menghadirkan program pengabdian yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya bagi anak-anak usia sekolah dasar.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya menyampaikan materi edukasi, tetapi juga berupaya menanamkan kebiasaan hidup sehat kepada para siswa. Pengetahuan mengenai kesehatan gigi dan mulut diharapkan dapat membentuk perilaku hidup bersih dan sehat yang akan terbawa hingga mereka dewasa.
Program ini juga sejalan dengan upaya mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 tentang kesehatan dan kesejahteraan. Edukasi kesehatan sejak dini menjadi salah satu langkah preventif yang efektif dalam mencegah berbagai penyakit gigi dan mulut seperti karies, gingivitis, maupun gangguan kesehatan lain yang dapat dipicu oleh bakteri di rongga mulut.
Selain itu, kebiasaan menjaga kebersihan gigi juga dapat membantu anak-anak mengembangkan kesadaran terhadap pentingnya kebersihan diri serta membangun disiplin dalam menjalani pola hidup sehat.
Melalui pendekatan edukatif yang menyenangkan, mahasiswa KKN Kolaborasi UNS–UNTIRTA berhasil menghadirkan kegiatan pembelajaran yang tidak hanya informatif tetapi juga aplikatif bagi para siswa. Anak-anak yang memahami pentingnya menjaga kebersihan gigi diharapkan dapat menularkan kebiasaan baik tersebut kepada teman maupun anggota keluarga di rumah.
Dengan demikian, manfaat dari kegiatan ini tidak hanya dirasakan oleh para siswa di sekolah, tetapi juga berpotensi memberikan dampak yang lebih luas bagi lingkungan keluarga dan masyarakat di Desa Cisimeut Raya.
Program ini menjadi salah satu contoh nyata bagaimana kegiatan pengabdian masyarakat berbasis akademik dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran kesehatan sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan di tingkat desa.
Simak berita terbaru kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Krajan.id WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029VaAD5sdDOQIbeQkBct03 Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya





