Temon, Krajan.id – Mahasiswa KKN Universitas Sebelas Maret (UNS) Kelompok 164 menggelar sosialisasi kesehatan lansia serta pelatihan pembuatan teh herbal dari rambut jagung di Gedung Pertemuan Dusun Winong, Desa Temon, Kecamatan Baturetno, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, pada Rabu, (14/1/2026). Kegiatan ini diikuti oleh ibu-ibu lansia peserta Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP), kader posyandu desa, serta bidan desa setempat.
Program tersebut bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya kalangan lansia, mengenai pemanfaatan limbah rambut jagung yang selama ini sering terbuang menjadi minuman herbal yang memiliki manfaat bagi kesehatan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-Being) melalui peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan dengan memanfaatkan bahan alami di sekitar mereka.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat mahasiswa KKN UNS Kelompok 164 yang diketuai oleh Fahrul Rochman Nurhidayat dari Program Studi Sosiologi. Pelaksanaan kegiatan berlangsung di bawah bimbingan dosen pembimbing lapangan Dr. Ir. Hery Widijanto, S.P., M.P.
Tim KKN UNS Kelompok 164 terdiri dari sepuluh mahasiswa lintas program studi, yakni Ryna Mareta Hersawati, Desta Aldi Pratama, Fahrul Rochman Nurhidayat, Aurellia Zahra Ayundya, Nada Dwi Artika, Bilqis Nur Aliza Nugroho, Nayla Tsabita Nur Faiza, Sukmawati Dwi Saputri, Hanis Tri Astuti, serta Yuniar Tri Widyastuti.
Dalam keterangan yang diberikan, Yuniar Tri Widyastuti, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai potensi limbah pertanian yang dapat dimanfaatkan bagi kesehatan.
“Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya kalangan lansia mengenai pemanfaatan limbah rambut jagung sebagai bahan minuman herbal yang bermanfaat bagi kesehatan serta memberikan keterampilan praktis kepada masyarakat mengenai cara pengolahan rambut jagung menjadi teh herbal,” ujar Yuniar.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap potensi bahan alami yang tersedia di lingkungan sekitar agar dapat dimanfaatkan secara lebih optimal.

Koordinator kegiatan KKN UNS Kelompok 164, Desta Aldi Pratama, menegaskan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada edukasi kesehatan, tetapi juga pada pemanfaatan limbah pertanian lokal yang sering kali belum dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat.
“Kegiatan ini juga bertujuan mendukung upaya peningkatan kesehatan masyarakat lansia melalui alternatif minuman herbal alami serta mendorong pemanfaatan limbah pertanian lokal agar memiliki nilai guna dan tidak terbuang percuma,” kata Desta.
Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan pengetahuan yang diperoleh dari kegiatan tersebut untuk menjaga kesehatan sekaligus mengurangi limbah pertanian di lingkungan sekitar.
Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia itu juga menjelaskan bahwa pemilihan rambut jagung sebagai bahan utama program dilatarbelakangi oleh kondisi Desa Temon yang memiliki hasil panen jagung cukup melimpah.
“Sebagai desa dengan hasil panen jagung yang cukup melimpah, rambut jagung di desa ini kerap terbuang begitu saja padahal rambut jagung memiliki kandungan yang banyak dan bagus buat kesehatan. Kebetulan berdasarkan rekapan data lansia di Desa Temon mayoritas para lansia mengeluhkan tensi yang cukup tinggi. Jadi sangat disayangkan jika terbuang begitu saja, untuk itu perlu pemahaman dan perlu diperkenalkan apa manfaat yang diperoleh dari limbah rambut jagung,” ujar Desta.
Ia menilai bahwa pemanfaatan rambut jagung sebagai teh herbal rambut jagung dapat menjadi alternatif minuman alami yang bermanfaat bagi kesehatan lansia, khususnya dalam membantu menjaga tekanan darah.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan dimulai dengan pemaparan materi mengenai kesehatan lansia serta manfaat rambut jagung bagi kesehatan tubuh. Para peserta mendapatkan penjelasan mengenai kandungan rambut jagung seperti flavonoid yang berperan membantu melancarkan aliran darah, kalium yang berfungsi menyeimbangkan kadar natrium dalam tubuh, serta antioksidan yang bermanfaat untuk membantu mengontrol tekanan darah.
Setelah sesi pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi mengenai pemanfaatan limbah rambut jagung yang selama ini sering dibuang oleh masyarakat. Para mahasiswa kemudian memperagakan secara langsung proses pembuatan teh herbal rambut jagung mulai dari pemilihan bahan rambut jagung segar, pencucian, proses penjemuran hingga kering, sampai pada tahap penyeduhan.
Peserta lansia tampak antusias mengikuti setiap tahapan yang dijelaskan. Mereka juga diberi kesempatan mencoba langsung proses pengolahan tersebut agar dapat mempraktikkannya kembali secara mandiri di rumah.
Sebagai penutup kegiatan, mahasiswa membagikan hasil seduhan teh rambut jagung kepada para peserta untuk dicicipi bersama. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab mengenai manfaat serta cara pengolahan rambut jagung menjadi teh herbal yang dapat dilakukan secara mandiri.
Sutiyem, salah satu kader Posyandu ILP Dusun Winong, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan yang dilakukan mahasiswa KKN tersebut. Ia menilai program ini memberikan wawasan baru bagi masyarakat mengenai pemanfaatan limbah pertanian.
“Alhamdulillah, saya sangat tertarik dengan program kerja yang dibawakan oleh jenengan, karena bagi orang-orang di sini masih jarang sekali yang mengetahui kalau rambut jagung ternyata bisa diolah,” ujarnya.
Menurutnya, selama ini masyarakat cenderung membuang rambut jagung setelah proses panen tanpa mengetahui bahwa bagian tersebut memiliki manfaat kesehatan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UNS berharap masyarakat Desa Temon dapat memanfaatkan rambut jagung yang sebelumnya sering terbuang menjadi minuman herbal yang bermanfaat bagi kesehatan. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi limbah pertanian yang dapat dimanfaatkan secara lebih optimal dan berkelanjutan.
Simak berita terbaru kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Krajan.id WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029VaAD5sdDOQIbeQkBct03 Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya





