Surakarta, Krajan.id – Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) yang tergabung dalam Kelompok 1347 Hibah MBKM UNS 2025 menunjukkan dedikasi tinggi dalam mendorong literasi digital di kalangan masyarakat. Lewat kegiatan bertajuk “Inovasi PerpusKita: Afiliasi dan Digitalisasi”, mereka memperkenalkan program afiliasi PerpusKita dengan pendekatan yang kreatif, edukatif, dan berbasis teknologi.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Hibah Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) UNS 2025, dan dilaksanakan melalui kolaborasi antara mahasiswa Program Studi Matematika UNS dengan PT Tiga Serangkai sebagai mitra industri.
Di bawah kepemimpinan Enindya Ageng Pangesti, kelompok ini berhasil menyuguhkan pendekatan inovatif yang menggabungkan produksi konten digital di media sosial dan penyelenggaraan webinar nasional sebagai medium edukasi.

Melalui kanal TikTok (@afiliasits_mbkmuns) dan Instagram (@afiliasi.perpuskita), para mahasiswa aktif mempublikasikan konten visual yang menarik, informatif, dan selaras dengan gaya komunikasi generasi muda. Konten-konten tersebut mengenalkan berbagai fitur unggulan dari platform PerpusKita, termasuk program afiliasi yang memungkinkan pengguna memperoleh penghasilan melalui promosi buku digital.
Sejumlah konten berhasil menjadi viral di TikTok, membuktikan bahwa pendekatan ringan, visual menarik, serta pemanfaatan tren sosial media merupakan strategi efektif untuk menjangkau audiens lebih luas. Respons positif dari warganet pun memperlihatkan bahwa upaya mahasiswa ini mampu meningkatkan kesadaran akan pentingnya literasi berbasis teknologi.
Sebagai puncak dari kampanye digital ini, mahasiswa menyelenggarakan webinar nasional bertema “Inovasi PerpusKita: Digitalisasi dan Afiliasi” pada Selasa, (3/6/2025) pukul 11.00–12.30 WIB melalui Zoom. Acara ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai kalangan, seperti mahasiswa, pelajar, pustakawan, hingga masyarakat umum.
Baca Juga: Penyuluhan “Ecodana” Wujudkan Penghijauan dan Penghematan dalam Satu Kegiatan
Webinar dibuka oleh Sutanto, S.Si., DEA, selaku dosen pembimbing MBKM Prodi Matematika UNS, dan Erfan Zaenuddin, S.P., Manager of Excellence PT Tiga Serangkai yang juga menjadi penanggung jawab mahasiswa magang.
Keduanya menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terbangun antara akademisi dan dunia industri, serta menekankan pentingnya inovasi digital dalam membangun budaya literasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Acara dipandu oleh Dinda Ayu Lestari dan menghadirkan narasumber utama, Rika Verry Kurniawan, anggota tim PerpusKita dari PT Tiga Serangkai. Dalam paparannya, Verry menjelaskan latar belakang lahirnya PerpusKita, fitur-fitur unggulannya, serta peluang besar dari sistem afiliasi yang ditawarkan, yang terbuka bagi siapa saja—termasuk pelajar dan mahasiswa—untuk turut berkontribusi dalam membentuk ekosistem literasi sambil memperoleh manfaat ekonomi.
Diskusi berlangsung interaktif. Peserta sangat antusias, terutama saat sesi tanya jawab. Salah satunya, Silvia Berliana Ghany, bertanya, “Jika kita mengikuti program afiliator, ada biaya yang harus dikeluarkan, kak?” Pertanyaan ini dijawab langsung oleh Verry yang menegaskan bahwa program afiliasi PerpusKita tidak dipungut biaya alias gratis.

Materi yang disampaikan dalam webinar ini tidak hanya memperluas wawasan peserta, tetapi juga mendorong keterlibatan langsung dalam memajukan literasi digital. Peserta diajak untuk berperan aktif dalam memperkenalkan dan memanfaatkan PerpusKita sebagai solusi literasi masa kini dan masa depan.
Baca Juga: Api Inovasi dari Limbah Indigofera: Mahasiswa UNS Kembangkan Terobosan Biochar yang Menjanjikan
Lewat rangkaian kegiatan ini, mahasiswa UNS membuktikan diri sebagai agen perubahan yang mampu menjembatani dunia akademik dengan industri serta masyarakat luas. Strategi penyampaian informasi yang menyesuaikan tren digital menjadikan pesan literasi lebih mudah diterima oleh generasi muda.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa penggabungan konten kreatif dan pendekatan edukatif digital dapat menjadi alat ampuh dalam memperluas jangkauan literasi serta membentuk kesadaran kolektif akan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam pendidikan.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, PerpusKita tidak hanya dikenal sebagai platform digital literasi, tetapi juga menjadi jembatan kolaborasi antara pelajar, mahasiswa, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem literasi yang produktif,” ujar Enindya Ageng Pangesti.
Dengan semangat kolaboratif dan inovatif, Kelompok 1347 Hibah MBKM UNS 2025 telah memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan literasi digital di Indonesia.
Simak berita terbaru kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Krajan.id WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029VaAD5sdDOQIbeQkBct03 Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.





