Jakarta, Krajan.id – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka telah memasuki 100 hari kerja pertama mereka. The Republic Institute merilis survei nasional yang mengevaluasi kinerja kabinet pada periode ini, dengan hasil yang mencerminkan tingkat kepuasan publik yang cukup tinggi.
Survei yang dilakukan pada 18-25 Januari 2025 ini melibatkan 1.400 responden dari berbagai wilayah Indonesia. Dengan margin of error sebesar 2,6%, survei ini mengungkap bahwa 82,2% masyarakat merasa puas dengan pemerintahan Prabowo-Gibran, terutama dalam hal realisasi janji kampanye, respons cepat terhadap isu nasional, serta keberhasilan dalam kebijakan luar negeri dan program kesejahteraan sosial.
Abdul Mu’ti dan Yandri Susanto Terima Apresiasi Tinggi
Selain menilai kepuasan terhadap pemerintahan secara umum, survei ini juga mengukur performa masing-masing menteri dalam Kabinet Merah Putih. Dari hasil survei, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti serta Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto menempati posisi teratas dalam tingkat kepuasan publik.
Berikut adalah tiga besar menteri dengan kinerja terbaik menurut survei The Republic Institute:
- Abdul Mu’ti (76,4%) – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah
Abdul Mu’ti mendapatkan apresiasi tinggi berkat program inovatifnya, “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”, yang dianggap mampu meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan guru. Program ini menekankan pembentukan karakter anak serta peningkatan kompetensi tenaga pendidik. - Budi Gunadi Sadikin (75,7%) – Menteri Kesehatan
Keberhasilan Budi Gunadi Sadikin didorong oleh program Pemeriksaan Kesehatan Gratis serta upaya peningkatan fasilitas kesehatan di daerah terpencil. Langkah ini dinilai efektif dalam memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat. - Yandri Susanto (75,5%) – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal
Yandri mendapat penilaian positif karena program “Aksi Bangun Desa”, yang berfokus pada swasembada pangan berbasis desa dan pengembangan desa tematik. Program ini dinilai sukses meningkatkan kemandirian ekonomi desa.
Menurut Dr. Sufyanto, Peneliti Utama The Republic Institute, tingginya apresiasi terhadap Abdul Mu’ti dan Yandri Susanto mencerminkan harapan besar masyarakat terhadap sektor pendidikan dan pembangunan desa.
Baca Juga: Menteri Desa Yandri Susanto Dorong Digitalisasi untuk Cegah Penyelewengan Dana Desa
“Abdul Mu’ti berhasil menghadirkan inovasi dalam dunia pendidikan, terutama dalam memperkuat karakter siswa dan kesejahteraan guru. Sementara itu, Yandri Susanto diapresiasi karena programnya yang konkret dalam membangun desa mandiri, pemberdayaan ekonomi desa, serta percepatan digitalisasi desa,” ujar Sufyanto.
Yandri Susanto: Politisi dengan Kinerja Terbaik
Menariknya, di antara menteri-menteri dengan kepuasan publik tertinggi, mayoritas berasal dari kalangan profesional. Namun, Yandri Susanto, yang berlatar belakang politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN), menempati posisi tiga besar. Hal ini menunjukkan bahwa kebijakannya berhasil diterima dengan baik oleh masyarakat.
Berikut beberapa program unggulan yang membuat Yandri Susanto mendapatkan apresiasi tinggi:
- Program Desa Mandiri – Peningkatan infrastruktur dan layanan kesehatan di desa.
- Pemberdayaan Ekonomi Desa – Pelatihan dan pendampingan perangkat desa untuk meningkatkan tata kelola yang profesional.
- Akselerasi Digitalisasi Desa – Penyediaan akses internet untuk mendukung ekonomi berbasis digital.
- Penguatan BUMDes – Pengembangan usaha mikro, pertanian modern, dan industri kreatif berbasis desa.
- Percepatan Infrastruktur dan Konektivitas Desa – Pembangunan jalan, jembatan, irigasi, dan pasar rakyat.
Menurut survei, tingkat kepuasan publik terhadap program-program Yandri Susanto mencapai 75,5%. Bahkan, dalam kategori pembangunan desa, pemerataan ekonomi, dan pemberantasan kemiskinan, ia meraih kepuasan tertinggi (77,9%), mengungguli Menteri Sosial Syaifullah Yusuf (71,6%) dan Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (70,5%).
“Masyarakat benar-benar merasakan dampak positif dari kebijakan yang dijalankan Yandri Susanto. Program-programnya selaras dengan visi pemerintahan dalam membangun ekonomi yang inklusif dan merata,” ujar Sufyanto.
Tantangan Pemerintahan Prabowo-Gibran ke Depan
Meskipun survei ini menunjukkan hasil yang positif, tantangan tetap ada bagi Pemerintahan Prabowo-Gibran. Keberlanjutan dan efektivitas kebijakan menjadi sorotan utama untuk memastikan program-program yang telah berjalan memberikan dampak jangka panjang.
Baca Juga: FPCI USU Gelar Company Visit ke LPS Medan, Perdalam Pemahaman tentang Stabilitas Perbankan
Sufyanto menambahkan, pendidikan dan pembangunan desa menjadi sektor yang paling mendapat sorotan dari masyarakat.
“Ke depan, pemerintahan ini harus memastikan kesinambungan dan efektivitas kebijakan, terutama dalam pendidikan dan kesejahteraan desa, karena keduanya merupakan pondasi utama pembangunan nasional,” tutupnya.
Simak berita terbaru kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Krajan.id WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029VaAD5sdDOQIbeQkBct03 Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.





