Mahasiswi FK UNS Menjadi Inspirasi Lewat Poster Edukasi Kanker Darah yang Raih Juara 1 di Ajang Nasional

Momen kemenangan Tim Mahasiswi FK UNS yang meraih Juara 1 Poster Publik di ajang Hassanudin Scientific Fair 2024 dengan poster edukasi kanker darah, teknologi deteksi sel kanker dan potensi kunyit. (doc. pribadi)
Momen kemenangan Tim Mahasiswi FK UNS yang meraih Juara 1 Poster Publik di ajang Hassanudin Scientific Fair 2024 dengan poster edukasi kanker darah, teknologi deteksi sel kanker dan potensi kunyit. (doc. pribadi)

Makassar, Krajan.id – Di balik semarak ajang ilmiah nasional Hassanudin Scientific Fair (HSF) 2024, muncul sosok inspiratif dari Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (FK UNS) yang berhasil mencuri perhatian publik dan dewan juri.

Mereka adalah Terra Saraswati, Tatum Aurora Amantha Melvin dan Ni Nyoman Ratna Sri Dewi, berhasil menyabet Juara 1 kategori Poster Publik, pada (9/11/2024).

Bacaan Lainnya

Mereka menghadirkan karya edukatif berjudul “LEBAM Mendadak? Kenali KANKER Darah! Cegah dengan CEPAT!!”, yang berhasil menggabungkan aspek ilmiah, edukatif, dan visual secara efektif.

Poster ini tidak hanya memperkenalkan gejala awal kanker darah yang kerap diabaikan seperti lebam tiba-tiba  namun juga mengangkat peran teknologi medis terkini dan potensi bahan alami seperti kunyit dalam menunjang pencegahan penyakit.

“Kami ingin masyarakat lebih peduli terhadap tanda-tanda awal yang tampak sepele, namun bisa jadi indikator penyakit serius. Kami membuat beberapa akronim yakni faktor risiko dengan LEBAM,Poster ini juga menyoroti kemajuan teknologi yang memudahkan dokter melakukan deteksi dari jarak jauh, serta pentingnya gaya hidup sehat dengan bahan alami seperti kunyit,” ujar Terra Saraswati dalam wawancara usai penyerahan penghargaan.

Baca Juga: Perjuangan Feri Anwar, Penyandang Disabilitas yang Menjadi Salah Satu Jagoan Tani Banyuwangi

Poster mereka disusun berdasarkan data ilmiah terkini serta dikemas dalam format visual yang menarik dan mudah dipahami oleh masyarakat awam. Pendekatan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk menyampaikan pesan kesehatan secara luas, tidak hanya terbatas pada lingkungan akademik.

Poster Publik yang dibuat Terra Saraswati, Tatum Aurora Amantha Melvin dan Ni Nyoman Ratna Sri Dewi dari Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (FK UNS)
Poster Publik yang dibuat Terra Saraswati, Tatum Aurora Amantha Melvin dan Ni Nyoman Ratna Sri Dewi dari Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (FK UNS)

HSF sendiri merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Makassar. Ajang ini menjadi platform bergengsi bagi mahasiswa kedokteran dari seluruh Indonesia untuk menunjukkan inovasi mereka dalam bidang edukasi dan riset kesehatan.

Tak hanya unggul dalam substansi, tim dari FK UNS juga menunjukkan kekuatan kolaborasi dan komunikasi yang solid. Ketiga mahasiswi ini membagi tugas secara efektif mulai dari riset literatur, desain poster, hingga strategi penyampaian pesan ke publik.

Ni Nyoman Ratna Sri Dewi, salah satu anggota tim, menyampaikan bahwa proses penyusunan poster ini sangat menantang namun juga membuka wawasan baru.

“Kami banyak belajar tentang komunikasi visual yang efektif. Bagaimana mengubah bahasa ilmiah menjadi informasi yang bisa dicerna oleh semua kalangan, tanpa mengurangi makna dan kedalaman pesan,” jelasnya.

Baca Juga: Galih Sulistyaningra: Sosok Pendidik Muda yang Menginspirasi Generasi Bangsa

Sementara itu, Tatum Aurora menambahkan bahwa semangat mereka juga terinspirasi dari pengalaman langsung melihat kurangnya pemahaman masyarakat terhadap gejala awal kanker darah.

“Banyak orang mengabaikan lebam karena dianggap sepele. Kami ingin membuka mata masyarakat bahwa ada hal serius yang perlu diperhatikan dari tubuh kita sendiri,” ungkapnya.

Keberhasilan Terra dan timnya tak hanya menjadi kebanggaan bagi FK UNS, tetapi juga memberi inspirasi bagi generasi muda Indonesia bahwa kontribusi di bidang kesehatan tidak selalu harus melalui tindakan medis langsung. Edukasi publik pun dapat menjadi jalan mulia dalam menyelamatkan nyawa.

Dengan pencapaian ini, Terra Saraswati dan rekan-rekannya telah menunjukkan bahwa kolaborasi ilmu pengetahuan, kreativitas, dan kepedulian sosial mampu menghasilkan karya yang tidak hanya kompetitif di level nasional, tetapi juga memberi dampak positif di tengah masyarakat.

Simak berita terbaru kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Krajan.id WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029VaAD5sdDOQIbeQkBct03 Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *