Kinari, Krajan.id – Digitalisasi layanan publik semakin menjadi kebutuhan dalam pemerintahan, termasuk di tingkat nagari. Salah satu upaya menuju transformasi digital ini dilakukan di Nagari Kinari, Kabupaten Solok, dengan pengembangan website nagari sebagai pusat informasi dan layanan administratif.
Namun, sejak 2022, website Nagari Kinari mengalami kendala teknis akibat domain yang bermasalah, menyebabkan masyarakat kesulitan mengakses informasi penting dan layanan publik.
Menjawab tantangan ini, pemerintah daerah Kabupaten Solok menghadirkan website baru yang lebih aman, terintegrasi, dan mudah diakses melalui https://kinari.solokkab.go.id. Untuk mendukung optimalisasi penggunaan website, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas (Unand) 2025 dilibatkan dalam pembaruan dan pengisian data situs tersebut.
Kehadiran mahasiswa KKN Unand di Nagari Kinari merupakan permintaan langsung dari Wali Nagari Kinari, yang membutuhkan bantuan dalam memperbarui data serta mengelola website baru. Tim mahasiswa yang bertanggung jawab atas tugas ini terdiri dari Muthiah Rahmi, Daffa Zikria Fitra, Sinta Wahyuni, Puti Ranik Jintan, Andrea Puti Lenggogeni, dan Yola Resnanda Putri.
Langkah pertama yang dilakukan adalah menginput lebih dari 3.000 data penduduk dan 800 kepala keluarga (KK) ke dalam sistem. Upaya ini bertujuan untuk menjadikan website nagari sebagai pusat data kependudukan yang akurat dan terintegrasi, guna memudahkan pengelolaan administrasi serta memfasilitasi akses informasi bagi perangkat nagari dan masyarakat.
Namun, dalam proses penginputan data, tim mahasiswa menemukan bahwa banyak warga yang belum memperbarui dokumen kependudukan mereka.
Puti Ranik Jintan, salah satu mahasiswa KKN Unand, menuturkan, “Setelah kami melakukan kegiatan input data kependudukan ke website Nagari Kinari, kami menemukan beberapa dokumen Kartu Keluarga (KK) yang masih belum diperbarui. Kami menyarankan masyarakat segera melakukan update dokumen KK agar data dalam website valid dan mempermudah urusan administrasi.”
Website Nagari Kinari tidak hanya menyediakan informasi dasar tentang pemerintahan nagari, tetapi juga menghadirkan berbagai fitur unggulan untuk meningkatkan efisiensi layanan publik.

Salah satu fitur yang menjadi andalan adalah layanan mandiri, yang memungkinkan masyarakat mengajukan berbagai dokumen administratif secara online tanpa harus datang ke kantor nagari.
Beberapa layanan yang dapat diakses melalui fitur ini antara lain:
- Surat keterangan tidak mampu
- Permohonan beasiswa
- Surat izin usaha
- Dokumen kependudukan lainnya
Dengan layanan ini, masyarakat dapat melakukan permohonan melalui gawai pribadi, menghemat waktu dan tenaga dalam mengurus dokumen administratif.
Baca Juga: Mahasiswa KKN-BBK 5 Unair Ubah Limbah Buah Jadi Eco-Enzyme, Tanaman Subur Tanpa Bahan Kimia
Selain itu, website ini juga memiliki fitur input artikel dan berita nagari, yang memungkinkan masyarakat serta perangkat nagari mengunggah informasi mengenai kegiatan atau program yang sedang berlangsung di Nagari Kinari.
Keberadaan fitur ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi informasi serta memperkuat komunikasi antara pemerintah nagari dan masyarakat.
Meskipun pengembangan website sudah dilakukan, masih terdapat beberapa tantangan yang harus diatasi. Salah satu kendala utama adalah minimnya pemahaman masyarakat mengenai pemanfaatan teknologi dalam mengakses layanan publik. Oleh karena itu, mahasiswa KKN Unand berencana mengadakan sosialisasi penggunaan website kepada masyarakat dan perangkat nagari.
Sosialisasi ini mencakup:
- Pelatihan kepada perangkat nagari dalam mengelola website
- Panduan bagi masyarakat tentang cara mengajukan dokumen secara online
- Tutorial mengenai pengunggahan berita dan informasi nagari
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan pemanfaatan website dapat lebih optimal dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Nagari Kinari.
Keberhasilan mahasiswa KKN Unand dalam mengelola dan melengkapi website Nagari Kinari menjadi langkah maju dalam digitalisasi pemerintahan di tingkat nagari. Sinta Wahyuni, salah satu anggota tim KKN Unand, menyoroti pentingnya pembaruan dokumen kependudukan dalam proses digitalisasi ini.
“Perangkat nagari dan masyarakat harus lebih aktif dalam memperbarui dokumen pribadi seperti Kartu Keluarga. Data yang akurat dan terkini sangat penting agar pemerintah dapat merancang kebijakan yang tepat sasaran serta memastikan pelayanan publik lebih efektif dan efisien.”
Dengan adanya sistem informasi yang terintegrasi, pemerintah nagari kini memiliki alat yang lebih efektif dalam mengelola data kependudukan, menyebarluaskan informasi, serta memberikan layanan administratif yang lebih mudah dan cepat.
Diharapkan, langkah ini dapat menjadi inspirasi bagi nagari lain di Kabupaten Solok dalam menerapkan transformasi digital untuk meningkatkan kualitas layanan publik.
Simak berita terbaru kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Krajan.id WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029VaAD5sdDOQIbeQkBct03 Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.





