Perkuat Literasi Siswa SD, KKN 293 UNS Gelar Lomba Apresiasi Ulas Buku di Matesih

Dokumentasi bersama setelah pelaksanaan Lomba Apresiasi Mengulas Buku yang diselenggarakan KKN Tematik Literasi Kelompok 293 Universitas Sebelas Maret (UNS) di Aula Balai Desa Matesih, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar, Rabu (12/8/2026). (Dok. Pribadi/ KKN 293 UNS)
Dokumentasi bersama setelah pelaksanaan Lomba Apresiasi Mengulas Buku yang diselenggarakan KKN Tematik Literasi Kelompok 293 Universitas Sebelas Maret (UNS) di Aula Balai Desa Matesih, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar, Rabu (12/8/2026). (Dok. Pribadi/ KKN 293 UNS)

Matesih, Krajan.id – Sebanyak 12 siswa sekolah dasar mengikuti Lomba Apresiasi Mengulas Buku yang diselenggarakan KKN Tematik Literasi Kelompok 293 Universitas Sebelas Maret (UNS) di Aula Balai Desa Matesih, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar, Rabu (12/8/2026). Kegiatan ini menjadi ajang bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan memahami dan menyampaikan kembali isi bacaan dengan bahasa mereka sendiri.

Lomba tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat literasi siswa sekolah dasar melalui program Cerdas Mengulas Buku yang telah berjalan sejak Juli 2026. Para peserta merupakan perwakilan dari empat sekolah dasar negeri di Desa Matesih yang mengikuti kegiatan perlombaan.

Bacaan Lainnya

Program Cerdas Mengulas Buku sebelumnya dilaksanakan di lima sekolah, yakni SDN 01 Matesih, SDN 02 Matesih, SDN 03 Matesih, SDN 04 Matesih, dan SDN 05 Matesih. Dalam program itu, siswa mendapatkan pendampingan untuk memahami isi buku, menceritakan kembali bacaan, serta menyampaikan ulasan menggunakan bahasa sendiri.

Kegiatan ini merupakan bagian dari kerja sama Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dan Universitas Sebelas Maret melalui program KKN Tematik Literasi. Program tersebut diarahkan untuk menumbuhkan budaya membaca di masyarakat desa, terutama di kalangan anak-anak.

Dalam perlombaan, setiap peserta maju secara bergiliran untuk mempresentasikan ulasan buku pilihannya di hadapan dewan juri. Juri terdiri atas perangkat Desa Matesih dan mahasiswa KKN. Para siswa menyampaikan pendapat, analisis, serta kesan mereka terhadap buku yang telah dibaca dan dipelajari selama program berlangsung.

Salah satu peserta Lomba Apresiasi Mengulas Buku yang diselenggarakan KKN Tematik Literasi Kelompok 293 Universitas Sebelas Maret (UNS) di Aula Balai Desa Matesih, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar, Rabu (12/8/2026). (Dok. Pribadi/ KKN 293 UNS)
Salah satu peserta Lomba Apresiasi Mengulas Buku yang diselenggarakan KKN Tematik Literasi Kelompok 293 Universitas Sebelas Maret (UNS) di Aula Balai Desa Matesih, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar, Rabu (12/8/2026). (Dok. Pribadi/ KKN 293 UNS)

Melalui presentasi tersebut, peserta tidak hanya ditantang memahami isi bacaan, tetapi juga menyusun gagasan dan mengomunikasikannya secara lisan. Kemampuan ini menjadi bagian penting dalam pembelajaran literasi, karena membaca tidak berhenti pada mengenali kata dan memahami cerita, tetapi juga melibatkan kemampuan mengolah informasi serta mengungkapkan pemikiran.

Setelah melalui penilaian, Alesha Naila Syifa dari SDN 03 Matesih meraih juara pertama. Posisi kedua ditempati Ananda Mutia Intan Larasati dari SDN 05 Matesih, sedangkan Danis Wardana Sulistyanto dari SDN 01 Matesih meraih juara ketiga.

Ketiga pemenang memperoleh piala, sertifikat, dan perlengkapan sekolah dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia sebagai bentuk apresiasi atas kemampuan mereka dalam mengulas buku.

Ketua KKN Tematik Literasi Kelompok 293 UNS, Alanis Diars Kristian, mengapresiasi antusiasme para siswa yang mengikuti perlombaan. Menurut dia, kegiatan tersebut memperlihatkan potensi anak-anak di desa dalam mengembangkan kebiasaan membaca dan kemampuan memahami bacaan.

“Kami sangat senang melihat antusiasme siswa-siswi hari ini. Ini membuktikan bahwa sebenarnya anak-anak di desa senang membaca buku dan mampu mengulas buku dengan sangat baik,” ujar Alanis.

Penyelenggara berharap kegiatan tersebut dapat membantu menjaga semangat membaca yang telah dibangun selama program berlangsung. Pendampingan melalui kegiatan membaca dan mengulas buku diharapkan memberi ruang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, berpendapat, dan menyampaikan gagasan.

KKN Tematik Literasi Kelompok 293 UNS juga berharap budaya literasi di Desa Matesih tetap tumbuh setelah program pengabdian berakhir. Dukungan sekolah, keluarga, dan masyarakat diperlukan agar kebiasaan membaca tidak hanya berlangsung selama kegiatan KKN, tetapi menjadi bagian dari aktivitas belajar sehari-hari.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *