UPN “Veteran” Jawa Timur Dorong BUMDesma Banyuwangi Kuasai Digital Marketing untuk Perluas Pasar Produk Desa

Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pembangunan Nasional (UPN) "Veteran" Jawa Timur saat menggelar pelatihan digital marketing bagi Forum Komunikasi (FORKOM) BUMDesma Kabupaten Banyuwangi pada (1/7/2026). (Dok. Tim PKM UPN “Veteran” Jawa Timur)
Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pembangunan Nasional (UPN) "Veteran" Jawa Timur saat menggelar pelatihan digital marketing bagi Forum Komunikasi (FORKOM) BUMDesma Kabupaten Banyuwangi pada (1/7/2026). (Dok. Tim PKM UPN “Veteran” Jawa Timur)

Banyuwangi, Krajan.id – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jawa Timur menggelar pelatihan digital marketing bagi Forum Komunikasi (FORKOM) BUMDesma Kabupaten Banyuwangi pada (1/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas pengelola BUMDesma dalam memanfaatkan teknologi digital guna memperluas pemasaran produk unggulan desa sekaligus memperkuat daya saing usaha.

Pelatihan mengangkat tema “Pemberdayaan Ekosistem BUMDesma: Akselerasi Pemasaran Produk Unggulan Desa melalui Integrated Marketplace di Kabupaten Banyuwangi”. Program tersebut dirancang untuk mendorong transformasi digital BUMDesma agar mampu beradaptasi dengan perubahan pola pemasaran dan kebutuhan pasar yang semakin mengarah ke platform digital.

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim PKM UPN “Veteran” Jawa Timur yang diketuai Dr. Renny Oktafia, S.E., M.E.I., bersama Dimas Nugroho Dwi Seputro, S.Si., M.B.A., serta melibatkan mahasiswa dalam pelaksanaannya.

Pelatihan dihadiri Kepala Desa Dasri H. Moh. Katiran, S.H., S.E., Camat Tegalsari Nanang Edy Marsudi, S.IP., M.M., serta Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi dan Kerja Sama Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Banyuwangi Din Eka Pratiwi. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan dukungan terhadap penguatan kapasitas BUMDesma melalui pemanfaatan teknologi digital sebagai strategi pengembangan ekonomi desa.

Materi pelatihan disampaikan oleh Dr. Renny Oktafia dan Dimas Nugroho Dwi Seputro. Peserta memperoleh pembekalan mengenai konsep dasar digital marketing, pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi, penyusunan konten pemasaran yang menarik, pembangunan identitas produk, hingga strategi membangun kepercayaan konsumen melalui berbagai platform digital.

Selain penyampaian materi, pelatihan juga dikemas secara interaktif melalui diskusi dan studi kasus yang disesuaikan dengan kondisi BUMDesma di Kabupaten Banyuwangi. Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu peserta memahami penerapan strategi pemasaran digital secara lebih praktis.

Dimas Nugroho Dwi Seputro menegaskan bahwa kualitas produk perlu diimbangi dengan strategi pemasaran yang tepat agar mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif.

“Produk yang baik perlu didukung pemasaran yang tepat. Melalui digital marketing, BUMDesma memiliki peluang menjangkau pasar yang lebih luas dan meningkatkan daya saing produk desa,” ujar Dimas.

Dokumentasi bersama setelah pelaksanaan pelatihan digital marketing bagi Forum Komunikasi (FORKOM) BUMDesma Kabupaten Banyuwangi pada (1/7/2026). (Dok. Tim PKM UPN “Veteran” Jawa Timur)
Dokumentasi bersama setelah pelaksanaan pelatihan digital marketing bagi Forum Komunikasi (FORKOM) BUMDesma Kabupaten Banyuwangi pada (1/7/2026). (Dok. Tim PKM UPN “Veteran” Jawa Timur)

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga diperkenalkan dengan prototipe website BUMDesma Kabupaten Banyuwangi yang dirancang sebagai katalog digital produk unggulan desa. Platform tersebut diharapkan menjadi etalase bersama bagi BUMDesma sehingga promosi produk dapat dilakukan secara lebih terintegrasi dan mudah diakses oleh masyarakat maupun calon konsumen dari berbagai daerah.

Pemanfaatan platform digital dinilai menjadi salah satu langkah strategis bagi BUMDesma untuk memperluas jangkauan pemasaran tanpa terbatas oleh wilayah. Melalui integrasi katalog digital, setiap produk unggulan desa berpeluang memperoleh eksposur yang lebih luas sekaligus meningkatkan nilai tambah bagi pelaku usaha desa.

Ketua FORKOM BUMDesma Kabupaten Banyuwangi, Ika Dian Lugawati, mengapresiasi pelaksanaan pelatihan tersebut. Menurutnya, materi yang diberikan memberikan wawasan baru bagi para pengelola BUMDesma dalam mengembangkan usaha berbasis potensi lokal.

“Kami berharap pelatihan seperti ini dapat terus berlanjut karena sangat membantu pengelola BUMDesma dalam mengembangkan usaha desa,” ujar Ika.

Melalui pelatihan ini, pengelola BUMDesma diharapkan semakin siap memanfaatkan pemasaran digital sebagai salah satu strategi pengembangan usaha. Penguatan kapasitas sumber daya manusia dan pemanfaatan teknologi diharapkan mampu memperluas akses pasar bagi produk unggulan desa, meningkatkan nilai ekonomi, serta mendorong terciptanya usaha desa yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.

Program pengabdian ini juga sejalan dengan upaya mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 1 tentang Tanpa Kemiskinan melalui peningkatan peluang pendapatan masyarakat desa serta SDG 8 mengenai Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui penguatan usaha desa yang produktif, inovatif, dan berdaya saing. Dengan penguasaan teknologi pemasaran digital, BUMDesma diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa sekaligus memperluas akses produk lokal menuju pasar yang lebih kompetitif.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *