Bawa UMKM Desa Naik Kelas, UNUSA Gelar Pelatihan Pemasaran Digital di Kragan Sidoarjo

Tim dosen dan mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) bersama peserta pelatihan berfoto bersama usai kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertema penguatan kompetensi manajerial dan pemasaran digital UMKM di Desa Kragan, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (4/7/2026). (Dok. Pribadi)
Tim dosen dan mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) bersama peserta pelatihan berfoto bersama usai kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertema penguatan kompetensi manajerial dan pemasaran digital UMKM di Desa Kragan, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (4/7/2026). (Dok. Pribadi)

Sidoarjo, Krajan.id – Pemanfaatan teknologi digital menjadi salah satu tantangan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di perdesaan. Untuk menjawab tantangan tersebut, tim dosen dan mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) menggelar pelatihan pemasaran digital bagi pelaku UMKM di Desa Kragan, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (4/7/2026).

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (Pengmas) ini diarahkan untuk meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam mengelola bisnis sekaligus memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pemasaran. Melalui pelatihan tersebut, peserta dibekali pengetahuan dan keterampilan praktis agar produk lokal dapat menjangkau konsumen yang lebih luas.

Bacaan Lainnya
Materi pelatihan bertajuk “Transformasi Digital UMKM Desa Kragan” yang disampaikan tim pengabdian kepada masyarakat UNUSA sebagai upaya meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan bisnis dan memperluas jangkauan pasar. (Doc. Pribadi)
Materi pelatihan bertajuk “Transformasi Digital UMKM Desa Kragan” yang disampaikan tim pengabdian kepada masyarakat UNUSA sebagai upaya meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan bisnis dan memperluas jangkauan pasar. (Doc. Pribadi)

Program bertajuk “Peningkatan Kompetensi Manajerial Pemilik UMKM Desa Kragan Sidoarjo dan Penguatan terhadap Penguasaan Teknologi dalam Menghadapi Ekonomi Digital” itu berangkat dari potensi ekonomi Desa Kragan yang dinilai cukup besar. Namun, pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan usaha dan promosi produk masyarakat setempat masih terbatas.

Kondisi tersebut menjadi perhatian tim akademisi UNUSA. Penguatan kapasitas pelaku UMKM dinilai perlu dilakukan agar potensi ekonomi desa dapat berkembang seiring perubahan pola transaksi dan perilaku konsumen yang semakin akrab dengan platform digital.

Pelatihan dirancang dengan memadukan penyampaian materi dan praktik langsung. Pada sesi awal, peserta mendapatkan pemahaman mengenai digital marketing, strategi pengelolaan usaha, pembuatan konten kreatif, serta pengembangan identitas merek atau branding.

Materi juga mencakup cara membangun komunikasi interaktif dengan konsumen. Kemampuan tersebut diperlukan agar pelaku usaha tidak hanya mengandalkan promosi konvensional, tetapi juga dapat menjalin hubungan dengan pelanggan melalui berbagai kanal digital.

Pemateri kegiatan, Mohammad Aqil Riyanto, S.E., M.M., mengatakan penguasaan teknologi menjadi salah satu faktor penting bagi UMKM untuk bertahan dan berkembang di tengah persaingan pasar modern.

“Kami berharap pelatihan ini bisa menjadi bekal bagi warga untuk mengembangkan usaha mereka secara digital dan mampu bersaing di era sekarang,” ujar M. Aqil Riyanto di sela-sela kegiatan.

Setelah memperoleh materi, peserta yang didominasi pelaku UMKM lokal mengikuti praktik penggunaan sejumlah platform digital. Mereka dipandu membuat akun bisnis di media sosial, seperti Instagram dan Facebook, sebagai sarana memperkenalkan produk kepada calon konsumen.

Peserta juga mempelajari pembuatan materi promosi visual menggunakan aplikasi Canva. Melalui praktik tersebut, pelaku usaha diperkenalkan pada cara menyusun konten yang menarik dan informatif untuk mendukung pemasaran produk.

Selain media sosial, pelatihan mencakup pemanfaatan WhatsApp Business untuk mendukung komunikasi dengan pelanggan. Peserta turut dikenalkan dengan sejumlah platform perdagangan elektronik, seperti Facebook Marketplace, Shopee, Tokopedia, dan TikTok Shop.

Pengenalan berbagai platform tersebut memberikan gambaran mengenai pilihan saluran pemasaran yang dapat disesuaikan dengan karakteristik produk dan kebutuhan masing-masing usaha. Dengan begitu, pelaku UMKM memiliki alternatif untuk memperluas jangkauan pasar tanpa sepenuhnya bergantung pada penjualan secara langsung.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Keterlibatan aktif warga menunjukkan adanya minat untuk mengembangkan usaha melalui pendekatan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Pelatihan ini juga menjadi ruang bagi peserta untuk mengenal teknologi pemasaran yang dapat diterapkan secara mandiri setelah kegiatan berakhir. Keterampilan tersebut diharapkan tidak berhenti pada penguasaan aplikasi, tetapi dapat mendorong perubahan dalam cara pelaku usaha mengelola promosi dan berinteraksi dengan konsumen.

Melalui program ini, UNUSA berharap pelaku UMKM Desa Kragan dapat meningkatkan kemandirian usaha sekaligus memperkuat daya saing produk lokal. Penguatan literasi digital menjadi salah satu langkah untuk membangun ekosistem kewirausahaan yang berkelanjutan di tingkat desa.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi dosen, mahasiswa, dan warga diharapkan dapat memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat serta menjadi model pemberdayaan yang dapat diterapkan di desa lain.

Dengan peningkatan kompetensi manajerial dan pemanfaatan teknologi, pelaku UMKM Desa Kragan diharapkan mampu mengembangkan usaha secara bertahap, memperluas akses pasar, dan mengambil peluang dari pertumbuhan ekonomi digital.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *