Anak-anak Sekendi Dikenalkan Bahaya Rokok melalui Edukasi Interaktif KKN-PPM UMBY

Anak-anak Dusun Sekendi bersama mahasiswa Kelompok 42 KKN-PPM XLIX UMBY seusai mengikuti kegiatan edukasi tentang bahaya merokok dan pentingnya menerapkan pola hidup sehat sejak dini di Dusun Sekendi, Desa Pogalan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang. (Doc. Pribadi)
Anak-anak Dusun Sekendi bersama mahasiswa Kelompok 42 KKN-PPM XLIX UMBY seusai mengikuti kegiatan edukasi tentang bahaya merokok dan pentingnya menerapkan pola hidup sehat sejak dini di Dusun Sekendi, Desa Pogalan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang. (Doc. Pribadi)

Sekendi, Krajan.id – Kesadaran tentang bahaya rokok perlu dibangun sejak usia anak. Hal itu menjadi perhatian Kelompok 42 KKN-PPM XLIX Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) yang menggelar penyuluhan mengenai bahaya merokok bagi anak-anak di Dusun Sekendi, Desa Pogalan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, pada 2 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada penyampaian informasi mengenai dampak rokok terhadap kesehatan. Edukasi dikemas secara interaktif agar anak-anak dapat memahami materi dengan cara yang sesuai dengan usia mereka.

Bacaan Lainnya

Ketua Kelompok 42 KKN-PPM XLIX UMBY, Muhammad Tio Wisnu Anggara, mengatakan masa kanak-kanak merupakan tahap penting dalam membentuk pemahaman sekaligus kebiasaan hidup sehat.

Kami ingin memberikan pemahaman mengenai dampak buruk rokok dengan cara yang ramah anak. Melalui pendekatan yang interaktif, anak-anak Dusun Sekendi diharapkan bisa lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan paru-paru dan berani menolak paparan asap rokok,” ujar Muhammad Tio Wisnu Anggara.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN menyampaikan materi mengenai dampak asap rokok terhadap tubuh dengan bantuan gambar yang mudah dipahami. Pendekatan visual digunakan agar informasi mengenai kesehatan tidak terasa terlalu berat bagi peserta.

Selain penyampaian materi, anak-anak juga diajak mengikuti permainan edukatif. Permainan sederhana tersebut berkaitan dengan pola hidup sehat sekaligus menjadi sarana untuk mengetahui sejauh mana peserta memahami materi yang telah diberikan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian pesan mengenai pentingnya menjaga lingkungan dari paparan asap rokok. Anak-anak diajak untuk saling mengingatkan dan membangun kebiasaan hidup yang lebih sehat bersama teman-teman di lingkungan sekitar.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Anak-anak mengikuti rangkaian penyuluhan dan permainan dengan aktif sehingga pesan mengenai bahaya rokok dapat disampaikan dalam suasana yang lebih menyenangkan.

Bagi Kelompok 42 KKN-PPM XLIX UMBY, edukasi tersebut menjadi salah satu upaya memperkenalkan perilaku hidup sehat sejak dini. Pengetahuan yang diberikan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan penyuluhan, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui pendekatan yang dekat dengan dunia anak, kegiatan ini sekaligus menempatkan anak sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih sehat. Kesadaran untuk mengenali bahaya asap rokok dan berani menolaknya diharapkan dapat tumbuh sejak dini di tengah masyarakat Dusun Sekendi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *