Website Desa Gedangan Diperkuat, Mahasiswa KKN UNS Dorong Transparansi Informasi dan Promosi UMKM

Foto bersama pada acara sosialisasi dan peresmian website desa pada Senin (10/8) di Balai Desa Gedangan. (Dok. Pribadi/KKN 196 UNS)
Foto bersama pada acara sosialisasi dan peresmian website desa pada Senin (10/8) di Balai Desa Gedangan. (Dok. Pribadi/KKN 196 UNS)

Gedangan, Krajan.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Sebelas Maret (KKN UNS) memperkuat pengelolaan informasi digital Desa Gedangan melalui sosialisasi dan peresmian website desa. Kegiatan yang digelar di Balai Desa Gedangan, Senin (10/8), tersebut menyasar perangkat desa, masyarakat, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Program ini tidak hanya memperkenalkan fungsi dan fitur website, tetapi juga mendorong pemanfaatan kanal digital sebagai sarana penyampaian informasi publik, promosi potensi ekonomi, dan dokumentasi kegiatan Pemerintah Desa Gedangan.

Bacaan Lainnya

Melalui website tersebut, masyarakat diharapkan lebih mudah memperoleh informasi mengenai kegiatan desa, musyawarah, anggaran, serta berbagai layanan yang berkaitan dengan kepentingan warga. Sementara itu, pelaku UMKM dapat memanfaatkan kanal digital untuk memperkenalkan produk dan aktivitas usaha kepada masyarakat secara lebih luas.

Website Desa Diperbarui Setelah Mengalami Peretasan

Salah satu fokus program KKN UNS adalah membantu Desa Gedangan memindahkan domain website yang sebelumnya mengalami peretasan. Mahasiswa KKN kemudian mengembangkan website dengan tampilan dan fitur yang sederhana agar lebih mudah dikelola oleh perangkat desa.

Pembaruan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan keberlanjutan pengelolaan informasi desa. Website tidak hanya diposisikan sebagai media publikasi, tetapi juga sebagai sarana untuk mendukung keterbukaan informasi publik dan memperkuat komunikasi antara pemerintah desa dengan masyarakat.

Sekretaris Desa Gedangan menyampaikan harapannya agar website yang dikembangkan mahasiswa KKN dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pelayanan informasi dan penyerapan aspirasi warga.

“Bukan berarti kegiatan lain itu tidak bermakna, tapi intinya untuk website ini yang diharapkan, karena sempat kena hacker dan belum maksimal, mudah-mudahan dari ide mahasiswa KKN, website bisa dikelola dengan baik, sehingga keterbukaan informasi publik bisa diakses masyarakat sehingga hubungan masyarakat dengan desa semakin dekat, bagaimana merespon keluhan dengan cepat dan mengumpulkan keluhan dengan praktis,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan website juga membantu pemerintah desa memenuhi tuntutan transparansi, termasuk dalam penyampaian informasi anggaran dan kegiatan kepada masyarakat.

“Sangat membantu sekali, memang desa dituntut dari atas untuk transparansi ke publik, dengan website ini kami bisa menginformasikan kegiatan, anggaran, musyawarah, kegiatan lain. Akan dipromosikan ke seluruh warga, membantu banget, nilai 99/100,” katanya.

Pelatihan Operator Menjadi Bagian dari Keberlanjutan Program

Untuk memastikan website dapat terus digunakan setelah kegiatan KKN berakhir, mahasiswa memberikan pelatihan pengelolaan website kepada perangkat desa yang bertugas sebagai operator website dan admin Instagram.

Materi pelatihan mencakup pengoperasian website, pengunggahan informasi, serta penyusunan dan penulisan berita yang baik dan benar. Pelatihan tersebut juga disertai monitoring selama beberapa hari untuk memastikan operator mampu menjalankan tugas secara mandiri.

Selain mendukung keterbukaan informasi publik, peningkatan keterampilan digital perangkat desa diharapkan dapat membantu penyebaran informasi kegiatan ekonomi dan potensi UMKM Desa Gedangan. Pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan informasi ini sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 8, yakni pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.

Sekretaris Desa Gedangan menekankan pentingnya transfer pengetahuan dari mahasiswa KKN kepada perangkat desa agar pengelolaan website tetap berjalan setelah program selesai.

“Harapannya KKN pas sudah selesai, operator kami bisa melanjutkan seperti yang sudah dilakukan adik-adik KKN, berharap sebelum selesai minimal memberikan ilmunya ke admin kami, membuat berita caranya seperti ini, upload kegiatan seperti ini dan narasinya seperti ini, harus betul-betul disempatkan mengoptimalkan website ke operator desa,” tuturnya.

Penyerahan website oleh Kelompok KKN UNS 196 kepada perangkat desa di Balai Desa Gedangan pada Senin (10/8). (Dok. Pribadi/KKN 196 UNS)
Penyerahan website oleh Kelompok KKN UNS 196 kepada perangkat desa di Balai Desa Gedangan pada Senin (10/8). (Dok. Pribadi/KKN 196 UNS)

Pengelolaan website dan Instagram yang diintegrasikan melalui Carrd diharapkan dapat dilanjutkan dan dikembangkan secara mandiri oleh Pemerintah Desa Gedangan. Dengan pelatihan dan pendampingan yang diberikan, perangkat desa diharapkan memiliki bekal untuk memperbarui informasi, mempublikasikan kegiatan, serta mengelola kanal komunikasi digital secara berkelanjutan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *