Karangawen, Krajan.id – Upaya memperkenalkan potensi lokal melalui kanal digital dilakukan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) Kelompok 71 di Kalurahan Karangawen, Kapanewon Girisubo, Kabupaten Gunungkidul. Mahasiswa meluncurkan flipbook digital yang memuat profil UMKM dan potensi Desa Wisata Murakabi pada Rabu (19/8/2026).
Media digital tersebut dirancang untuk menghimpun informasi mengenai potensi ekonomi, budaya, sejarah, dan wisata Karangawen dalam satu wadah. Kehadirannya diharapkan memudahkan masyarakat maupun calon wisatawan memperoleh informasi mengenai berbagai potensi yang dimiliki kalurahan.
Program tersebut berangkat dari kebutuhan Kalurahan Karangawen terhadap media publikasi yang dapat menjangkau masyarakat lebih luas. Potensi lokal yang tersedia meliputi tradisi kesenian, situs bersejarah, kelestarian resan, bentang alam, serta berbagai produk UMKM warga.
Melalui flipbook, informasi mengenai kebudayaan, daya tarik Desa Wisata Murakabi, produk olahan, hingga kerajinan lokal disusun dalam format visual yang dapat diakses melalui gawai. Katalog tersebut dapat dibuka melalui tautan Https://Heyzine.Com/Flip-Book/3cc7d36682.Html. yang telah disiapkan oleh mahasiswa KKN UNS Kelompok 71.
Penanggung Jawab Program Kerja KKN UNS Kelompok 71, Gilang Aprillian Arya Putra, mengatakan gagasan tersebut muncul setelah mahasiswa melihat beragam potensi yang dimiliki Karangawen.
“Kami melihat Karangawen memiliki potensi luar biasa, mulai dari tradisi kesenian, situs bersejarah, kelestarian resan, hingga geliat produk UMKM warga. Melalui media flipbook ini, kami berupaya menghadirkan etalase digital yang komprehensif agar masyarakat luas dari berbagai daerah dapat mengenali dan menjangkau pesona Karangawen secara praktis,” ujar Gilang, Rabu (19/8/2026).
Menurut dia, media tersebut tidak hanya berfungsi sebagai katalog, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan potensi Karangawen dalam format yang lebih mudah diakses. Informasi mengenai berbagai potensi desa dihimpun dan disajikan secara terintegrasi sehingga dapat dimanfaatkan sebagai salah satu media publikasi kalurahan.
Program itu juga berkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 8, yang menitikberatkan pada pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi. Digitalisasi promosi diharapkan dapat membantu meningkatkan visibilitas produk lokal sekaligus memperkenalkan potensi wisata kepada masyarakat di luar wilayah Karangawen.
Dengan jangkauan informasi yang lebih luas, promosi digital tersebut diarahkan untuk mendukung pelaku UMKM dan kelompok sadar wisata. Pemanfaatan media digital juga membuka peluang agar informasi mengenai produk dan destinasi lokal tidak hanya beredar melalui promosi konvensional.

Pemerintah Kalurahan Karangawen menyambut program tersebut saat mahasiswa menyerahkan hasil karya kepada pihak kalurahan. Lurah Kalurahan Karangawen Erman Susilo mengatakan katalog digital tersebut dapat menjadi sarana tambahan untuk mengenalkan potensi wilayah.
“Kami mengapresiasi kontribusi dan kerja nyata rekan-rekan mahasiswa KKN UNS. Kehadiran katalog digital ini menjadi sarana baru dalam memperkenalkan potensi Kalurahan Karangawen kepada khalayak yang lebih luas. Harapan kami, langkah ini memberikan manfaat nyata bagi para pelaku UMKM dan kelompok sadar wisata di desa kami,” ungkap Erman.
Penyusunan flipbook dilakukan melalui beberapa tahapan selama sekitar empat minggu. Mahasiswa melakukan survei lapangan, wawancara dengan pelaku usaha, pendataan daya tarik wisata, penyusunan dan kurasi narasi, hingga integrasi materi ke dalam format digital.
Tahapan tersebut dilakukan untuk memastikan informasi yang dimuat dalam katalog sesuai dengan potensi yang ditemukan di lapangan. Materi kemudian dikemas dalam bentuk visual agar informasi dapat dibaca dengan lebih mudah oleh pengguna.
Untuk menjaga keberlanjutan pemanfaatannya, mahasiswa tidak hanya menyerahkan hasil flipbook dalam bentuk tautan daring. Akses juga disediakan melalui QR Code yang diserahkan secara simbolis kepada pemerintah kalurahan.
QR Code tersebut dapat ditempatkan di titik layanan publik dan digunakan dalam berbagai saluran informasi desa. Dengan cara itu, masyarakat yang membutuhkan informasi mengenai UMKM maupun potensi wisata Karangawen dapat mengakses katalog digital secara langsung.
Gilang berharap media yang telah dibuat selama pelaksanaan KKN tersebut tetap digunakan setelah program mahasiswa berakhir.
“Semoga karya ini dapat terus dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh pemerintah desa dan warga. Kami berharap inovasi ini menjadi pemantik bagi pengembangan promosi desa yang mandiri, berdaya saing, dan sejahtera,” pungkas Gilang.
Peluncuran flipbook tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN UNS Kelompok 71 dalam mendorong pemanfaatan teknologi untuk mendukung publikasi potensi lokal. Bagi Karangawen, media tersebut menjadi tambahan kanal untuk memperkenalkan UMKM dan Desa Wisata Murakabi kepada khalayak yang lebih luas.





