Karangawen, Krajan.id – Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 71 Universitas Sebelas Maret (UNS) periode Juli-Agustus 2026 mendokumentasikan kehidupan dan potensi Padukuhan Langsep, Kalurahan Karangawen, Kapanewon Girisubo, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, melalui sebuah video profil.
Video tersebut ditayangkan dalam kegiatan malam tirakatan yang berlangsung pada Minggu (16/8/2026). Program ini menjadi salah satu upaya KKN 71 UNS menghadirkan media informasi yang dapat digunakan masyarakat untuk mengenalkan berbagai potensi wilayah secara lebih luas.
Program kerja tersebut bertajuk “Penyusunan Video Profil Padukuhan Langsep sebagai Media Informasi dan Promosi UMKM”. Tidak hanya berfokus pada kegiatan ekonomi, video itu memuat kehidupan sosial masyarakat, seni dan budaya, tradisi, serta mata pencaharian warga.
Penayangan video dilakukan bersama masyarakat Padukuhan Langsep. Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah perwakilan Pemerintah Kalurahan Karangawen, Kepala Padukuhan Langsep, perangkat padukuhan, Ketua RW, Ketua RT, serta warga setempat.
Video profil disusun sebagai bentuk dokumentasi yang diharapkan dapat digunakan dalam jangka panjang. Dokumentasi tersebut sekaligus menjadi sarana untuk memperkenalkan berbagai aktivitas dan potensi yang ada di Padukuhan Langsep kepada masyarakat di luar wilayah tersebut.
Selain ditayangkan kepada masyarakat, video profil juga dipublikasikan melalui kanal YouTube @KKNUNS71KARANGAWEN. Publikasi melalui media sosial tersebut diarahkan untuk memperluas jangkauan informasi mengenai Padukuhan Langsep.
Dari sisi kehidupan sosial, video memperlihatkan sejumlah kegiatan masyarakat yang berlangsung secara rutin. Di antaranya kegiatan Posyandu, rapat masyarakat, PKK, Karang Taruna, senam bersama, hingga kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan.

Dokumentasi tersebut memperlihatkan bahwa aktivitas masyarakat menjadi bagian penting dari kehidupan Padukuhan Langsep. Berbagai kegiatan itu tidak hanya menjadi rutinitas warga, tetapi juga menggambarkan bentuk keterlibatan masyarakat dalam kehidupan sosial di tingkat padukuhan.
Potensi seni dan budaya juga menjadi bagian yang diangkat dalam video. Salah satunya kesenian Reog dan Jathilan yang dibawakan kelompok Wahyu Eko Budhoyo. Kelompok kesenian tersebut telah berdiri sejak 2007.
Selain kesenian, sejumlah tradisi masyarakat turut didokumentasikan. Video menampilkan kegiatan Hari Jadi Kalurahan Karangawen, tradisi Rasulan, serta tradisi Tolak Bala yang dilaksanakan pada malam 1 Suro dan dilanjutkan dengan kenduri bersama.
Rangkaian tradisi Rasulan juga ditampilkan secara lebih menyeluruh. Dokumentasi mencakup tahap persiapan, kegiatan bersih-bersih, pembuatan gunungan, hingga pelaksanaan acara. Pengambilan dokumentasi tersebut menjadi bagian dari upaya merekam tradisi masyarakat yang masih dipertahankan.
Potensi ekonomi Padukuhan Langsep juga tidak luput dari perhatian. Video memperkenalkan aktivitas warga yang bergerak di sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan. Sejumlah usaha lokal turut ditampilkan, mulai dari warung sembako hingga usaha mebel dan UMKM.
Salah satu usaha yang diperkenalkan ialah Finda Meubel. Video memperlihatkan aktivitas pelaku usaha tersebut sebagai bagian dari gambaran potensi ekonomi yang berkembang di Padukuhan Langsep.
UMKM Mekarsari juga menjadi bagian dari dokumentasi. Usaha tersebut menerima berbagai pesanan makanan. Salah satu kegiatan yang direkam ialah proses pembuatan ingkung untuk rangkaian perayaan Hari Jadi Kalurahan Karangawen ke-110.
Penyusunan video melibatkan berbagai unsur masyarakat dan pemerintahan setempat. KKN 71 UNS berkoordinasi dengan Pemerintah Kalurahan Karangawen, Kepala Padukuhan Langsep, perangkat kalurahan dan padukuhan, warga, pelaku UMKM, serta pelaku usaha lokal.
Keterlibatan tersebut dilakukan dalam proses pengumpulan informasi dan dokumentasi. Dengan cara itu, materi video tidak hanya menggambarkan satu bidang, tetapi mencakup sejumlah aspek yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Padukuhan Langsep.
Penayangan dalam malam tirakatan menjadi ruang bagi masyarakat untuk melihat hasil dokumentasi yang selama ini disusun oleh mahasiswa KKN. Video tersebut mempertemukan berbagai potensi lokal dalam satu media, mulai dari kegiatan masyarakat hingga seni, tradisi, dan usaha ekonomi warga.
Kepala Padukuhan Langsep Susanto berharap video tersebut dapat terus dimanfaatkan setelah kegiatan KKN berakhir.
“Harapannya video profil ini dapat dimanfaatkan dan dipublikasikan melalui media sosial sebagai media informasi dan promosi,” tutur Susanto.
Menurut dia, dokumentasi tersebut diharapkan mampu memperkenalkan berbagai potensi yang dimiliki Padukuhan Langsep kepada masyarakat yang lebih luas.
“Berbagai potensi yang dimiliki Padukuhan Langsep, mulai dari kegiatan masyarakat, seni dan budaya, sektor pertanian, hingga UMKM dan usaha lokal, diharapkan dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas,” lanjutnya.
Bagi KKN 71 UNS, video profil tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai dokumentasi kegiatan selama pelaksanaan KKN. Media tersebut diharapkan tetap dapat digunakan masyarakat sebagai sarana informasi dan pengenalan potensi lokal Padukuhan Langsep.
Program ini juga menunjukkan bahwa dokumentasi digital dapat menjadi salah satu cara untuk menyimpan informasi mengenai kehidupan masyarakat sekaligus mengenalkan potensi wilayah. Melalui publikasi di media sosial, informasi yang sebelumnya berada dalam lingkup masyarakat padukuhan dapat menjangkau audiens yang lebih luas.
Dengan materi yang mencakup kehidupan sosial, seni dan budaya, tradisi, hingga aktivitas ekonomi, video profil Padukuhan Langsep menjadi arsip visual mengenai berbagai potensi yang dimiliki masyarakat setempat.





