Inventarisasi Koleksi, KKM 27 Universitas Bina Bangsa Bantu Benahi Perpustakaan Desa Kebon Ratu

Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 27 Universitas Bina Bangsa merealisasikan program kerja berupa inventarisasi buku, majalah, dan novel. (Dok. Pribadi/ Mahasiswa (KKM) Kelompok 27)
Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 27 Universitas Bina Bangsa merealisasikan program kerja berupa inventarisasi buku, majalah, dan novel. (Dok. Pribadi/ Mahasiswa (KKM) Kelompok 27)

Kebon Ratu, Krajan.id – Pengelolaan koleksi menjadi salah satu perhatian mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 27 Universitas Bina Bangsa di Desa Kebon Ratu. Pada Selasa (18/8/2026), mahasiswa melakukan inventarisasi buku, majalah, dan novel di Perpustakaan Desa Kebon Ratu.

Kegiatan tersebut diarahkan untuk membantu perpustakaan memiliki data koleksi yang lebih tertib dan terstruktur. Inventarisasi dilakukan dengan mendata serta mengidentifikasi berbagai bahan bacaan yang tersedia sehingga jumlah dan keberadaannya dapat diketahui dengan lebih jelas.

Bacaan Lainnya

Bagi perpustakaan desa, pencatatan koleksi menjadi bagian penting dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat. Data yang tertata dapat membantu pengelola mengetahui jenis bahan bacaan yang tersedia sekaligus memudahkan proses penataan dan pencarian koleksi.

Dalam kegiatan itu, mahasiswa KKM 27 tidak hanya melakukan pendataan. Mereka juga membantu mengelompokkan dan menata bahan bacaan berdasarkan jenis serta kategorinya. Penataan tersebut diharapkan dapat membuat koleksi lebih mudah ditemukan ketika dibutuhkan pengunjung.

Inventarisasi merupakan salah satu unsur dalam pengelolaan perpustakaan. Proses tersebut dapat mencakup pencatatan buku induk, pengelompokan koleksi berdasarkan rak, deskripsi bibliografi, klasifikasi, hingga pemberian tajuk subjek.

Dengan demikian, kegiatan yang dilakukan mahasiswa tidak semata-mata berkaitan dengan administrasi. Penataan koleksi juga berkaitan dengan kemudahan masyarakat dalam memanfaatkan perpustakaan sebagai ruang belajar dan sumber informasi.

Program KKM 27 Universitas Bina Bangsa tersebut menjadi bagian dari pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui bidang pendidikan dan literasi. Perpustakaan desa memiliki posisi strategis sebagai salah satu ruang yang dapat menyediakan akses terhadap bahan bacaan dan informasi bagi warga.

Koleksi yang tersusun secara sistematis dapat membantu pengelola memberikan pelayanan secara lebih efektif. Bagi masyarakat, kondisi tersebut juga dapat mempermudah mereka menemukan bahan bacaan sesuai kebutuhan.

Kegiatan inventarisasi sekaligus menunjukkan bahwa penguatan literasi tidak hanya berkaitan dengan peningkatan minat baca. Ketersediaan bahan bacaan perlu diikuti dengan pengelolaan koleksi yang baik agar buku dan sumber informasi yang dimiliki perpustakaan dapat dimanfaatkan secara optimal.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKM 27 berharap pengelolaan koleksi di Perpustakaan Desa Kebon Ratu menjadi lebih tertib, sistematis, dan berkelanjutan. Hasil inventarisasi diharapkan dapat membantu pengelola dalam melakukan pencatatan, penataan, serta pencarian bahan bacaan.

Kolaborasi antara mahasiswa dan pengelola perpustakaan juga diharapkan dapat mendukung keberlanjutan fungsi Perpustakaan Desa Kebon Ratu sebagai ruang membaca, belajar, dan memperoleh informasi bagi masyarakat.

Kegiatan pada 18 Agustus 2026 itu menjadi salah satu langkah KKM 27 Universitas Bina Bangsa dalam mendukung literasi masyarakat Desa Kebon Ratu. Dari penataan koleksi yang lebih teratur, perpustakaan diharapkan semakin mudah dimanfaatkan oleh warga sebagai sumber pengetahuan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *