Magelang, Krajan.id – Upaya membangun lingkungan pendidikan yang peduli terhadap kelestarian lingkungan dilakukan mahasiswa Magang Kependidikan Terintegrasi Universitas Tidar di MAN 1 Magelang. Mereka menanam 23 pohon buah sekaligus memberikan penamaan ilmiah pada tanaman sebagai bagian dari dukungan terhadap upaya madrasah menuju Adiwiyata.
Penanaman pohon tersebut merupakan salah satu program kerja mahasiswa selama menjalani Magang Kependidikan Terintegrasi di MAN 1 Magelang. Kegiatan tidak hanya diarahkan untuk menambah vegetasi di lingkungan madrasah, tetapi juga memberikan unsur edukasi melalui informasi mengenai jenis tanaman yang ditanam.
Sebanyak 23 pohon buah ditanam di dua lokasi. Dua pohon ditanam di Taman Lokal Utama, sedangkan 21 pohon lainnya ditanam di lahan di samping ruang kelas baru (RKB).
Penanaman di Taman Lokal Utama dilakukan secara seremonial oleh Kepala MAN 1 Magelang Dr. H. Handono, S.Ag., M.Pd., bersama jajaran Wakil Kepala Madrasah MAN 1 Magelang. Kegiatan tersebut menjadi penanda dimulainya program penghijauan yang dilaksanakan mahasiswa selama masa magang.
Pemilihan tanaman buah diharapkan memberikan manfaat yang dapat dirasakan dalam jangka panjang. Selain menambah penghijauan, keberadaan pohon juga diharapkan membuat lingkungan madrasah lebih nyaman untuk mendukung aktivitas belajar dan kegiatan warga madrasah.
Dukungan terhadap program tersebut juga disampaikan Wakil Kepala Madrasah Bidang Sarana dan Prasarana MAN 1 Magelang, Ismi. Ia berharap tanaman yang telah ditanam dapat tumbuh dan memberikan manfaat bagi lingkungan madrasah.
“Semoga berkah dan berbuah,” ungkap Ismi.
Selain menanam pohon, mahasiswa memberikan nama ilmiah pada tanaman yang berada di lingkungan madrasah. Langkah tersebut dimaksudkan untuk memberikan informasi mengenai jenis tanaman sekaligus menambah fungsi edukatif ruang terbuka di lingkungan sekolah.
Pemberian nama ilmiah membuat tanaman tidak hanya menjadi bagian dari lanskap madrasah. Informasi tersebut dapat dimanfaatkan warga madrasah untuk mengenali jenis tumbuhan yang ada di lingkungan sekitar.
Program ini sekaligus menunjukkan bahwa penghijauan lingkungan madrasah dapat dikaitkan dengan kegiatan pendidikan. Keberadaan tanaman yang dilengkapi informasi ilmiah membuka peluang bagi lingkungan madrasah menjadi ruang belajar sederhana yang dapat dimanfaatkan murid di luar ruang kelas.
Bagi mahasiswa Magang Kependidikan Terintegrasi Universitas Tidar, kegiatan tersebut menjadi bentuk keterlibatan dalam membangun budaya peduli lingkungan di MAN 1 Magelang. Penanaman pohon dilakukan dengan harapan manfaatnya tidak berhenti setelah program magang selesai, tetapi dilanjutkan melalui perawatan tanaman oleh warga madrasah.
Sebanyak 23 pohon yang ditanam juga diharapkan menambah ruang terbuka hijau di lingkungan MAN 1 Magelang. Dalam jangka panjang, pertumbuhan tanaman dapat memperkuat suasana lingkungan madrasah yang lebih hijau sekaligus mendukung kenyamanan warga madrasah dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Melalui penanaman dan penamaan ilmiah tanaman tersebut, mahasiswa turut mengambil bagian dalam proses menuju madrasah Adiwiyata. Program ini menempatkan kepedulian lingkungan tidak hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga sebagai bagian dari pengalaman belajar dan pembentukan kebiasaan menjaga lingkungan.
Keberlanjutan program tetap membutuhkan keterlibatan seluruh warga madrasah, terutama dalam merawat pohon yang telah ditanam. Dengan perawatan yang konsisten, tanaman tersebut diharapkan dapat tumbuh dan memberikan manfaat bagi lingkungan MAN 1 Magelang dalam jangka panjang.





