KKN Undip Perkuat Pelayanan Publik dan Pemberdayaan Warga Wanarejan Selatan

Mahasiswa membantu pelaksanaan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP), serta mendukung administrasi dan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di beberapa RW. (Dok. Pribadi/Tim KKN-R UNDIP Wanarejan Selatan 2026)
Mahasiswa membantu pelaksanaan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP), serta mendukung administrasi dan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di beberapa RW. (Dok. Pribadi/Tim KKN-R UNDIP Wanarejan Selatan 2026)

Wanarejan Selatan, Krajan.id – Kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) di Kelurahan Wanarejan Selatan, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, tidak hanya diisi kegiatan edukasi. Mahasiswa turut membantu sejumlah pekerjaan pelayanan masyarakat, kesehatan, pendidikan, hingga pemberdayaan warga sesuai bidang keilmuan masing-masing.

Dukungan tersebut antara lain terlihat dalam kegiatan pelayanan kesehatan dan administrasi masyarakat. Mahasiswa terlibat dalam verifikasi rumah penderita tuberkulosis untuk usulan bantuan sosial dan rumah tidak layak huni. Mereka juga membantu pelaksanaan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) serta mendukung administrasi dan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah RW.

Bacaan Lainnya

Keterlibatan mahasiswa membantu kader dalam pendataan penerima manfaat dan penataan administrasi kegiatan. Dukungan itu juga turut menunjang pelayanan bagi balita, remaja, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Triyono, Kader Posyandu RW 02 Kelurahan Wanarejan Selatan, mengapresiasi keterlibatan mahasiswa dalam berbagai kegiatan tersebut. Menurut dia, mahasiswa dapat beradaptasi dengan kegiatan warga dan menjalankan tugas setelah mendapat arahan.

“Terima kasih banget udah membantu Posyandu RW 02. Semuanya pinter-pinter, mahasiswa KKN diajari sekali, langsung jalan. Di kelas remaja juga, mahasiswa KKN memberi motivasi kepada anak-anak supaya lebih giat belajar dan menjadi seperti mahasiswa KKN semuanya. Jos!,” katanya.

Selain pelayanan kesehatan, mahasiswa juga menyasar pendidikan dan pembinaan karakter anak. Sejumlah kegiatan dirancang untuk mengembangkan kreativitas sekaligus mengenalkan keterampilan sederhana kepada anak-anak.

Kegiatan tersebut meliputi pelatihan origami untuk melatih motorik halus, pemanfaatan botol plastik bekas menjadi celengan untuk mengenalkan kebiasaan menabung sejak dini, serta penyuluhan mengenai bahaya perundungan atau bullying dari perspektif hukum.

Budi Herawati, mahasiswa Program Studi S-1 Bahasa dan Kebudayaan Jepang, mengatakan kegiatan sederhana dapat menjadi sarana pembelajaran yang dekat dengan keseharian anak.

“Melalui origami, anak-anak tidak hanya bermain, tetapi juga belajar melatih konsentrasi, ketelitian, dan kreativitas. Kami ingin menunjukkan bahwa kegiatan sederhana dapat menjadi media belajar yang menyenangkan dan mudah diterapkan di keseharian,” ujarnya.

 
Mahasiswa bersama Komunitas Eco Enzyme Nusantara memberikan pelatihan pembuatan eco-enzyme bagi ibu-ibu PKK, membantu pembaruan informasi pada website Kelurahan Wanarejan Selatan. (Dok. Pribadi/Tim KKN-R UNDIP Wanarejan Selatan 2026)
Mahasiswa bersama Komunitas Eco Enzyme Nusantara memberikan pelatihan pembuatan eco-enzyme bagi ibu-ibu PKK, membantu pembaruan informasi pada website Kelurahan Wanarejan Selatan. (Dok. Pribadi/Tim KKN-R UNDIP Wanarejan Selatan 2026)

Di sisi lain, mahasiswa turut mendukung pemberdayaan masyarakat dan pelayanan publik. Bersama Komunitas Eco Enzyme Nusantara, mereka memberikan pelatihan pembuatan eco-enzyme kepada ibu-ibu PKK. Mahasiswa juga membantu memperbarui informasi pada situs web Kelurahan Wanarejan Selatan serta memperbaiki tiang bendera kantor kelurahan melalui proses pengelasan.

Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa program KKN tidak hanya berorientasi pada kegiatan mahasiswa, tetapi juga diarahkan untuk membantu kebutuhan praktis masyarakat dan kelurahan. Kontribusi diberikan melalui berbagai pekerjaan yang bersentuhan langsung dengan pelayanan, pendidikan, lingkungan, dan fasilitas publik.

Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa KKN Undip berupaya memanfaatkan kompetensi akademik sekaligus beradaptasi dengan kebutuhan warga di Kelurahan Wanarejan Selatan. Kehadiran mereka diharapkan dapat mendukung kegiatan masyarakat yang telah berjalan sekaligus memberikan pengalaman kolaboratif antara perguruan tinggi dan lingkungan kelurahan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *