Pengajian Malam Jumat Jadi Ruang Interaksi KPM Mandiri Kelompok 17 UIN SUNA dan Warga Desa Beganding

Screenshot

Beganding, Krajan.id – KPM Mandiri Kelompok 17 UIN Sultanah Nahrasiyah (SUNA) mengikuti pengajian rutin malam Jumat bersama masyarakat Desa Beganding. Keikutsertaan mahasiswa dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan dengan warga melalui kegiatan keagamaan yang rutin digelar di desa.

Pengajian yang diikuti bapak dan ibu masyarakat Desa Beganding itu tidak hanya menjadi forum untuk mendengarkan ceramah keagamaan. Kegiatan tersebut juga membuka ruang interaksi antara mahasiswa KPM dan masyarakat melalui sesi tanya jawab serta diskusi mengenai ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Bacaan Lainnya

Dalam kegiatan itu, materi ceramah membahas sejumlah nilai dan ajaran Islam yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat. Mahasiswa KPM Mandiri Kelompok 17 turut mengikuti rangkaian kegiatan dan menyimak materi yang disampaikan.

Setelah ceramah, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Masyarakat mendapat kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan, pendapat, maupun persoalan yang ingin didiskusikan berkaitan dengan pemahaman keagamaan.

Sesi tersebut berlangsung dalam suasana terbuka dan kekeluargaan. Mahasiswa dan warga saling bertukar pemikiran mengenai berbagai persoalan keagamaan. Interaksi itu menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan karena mahasiswa tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga berkesempatan mengenal kehidupan sosial masyarakat secara lebih dekat.

Bagi KPM Mandiri Kelompok 17, keterlibatan dalam pengajian rutin malam Jumat menjadi bagian dari proses berbaur dengan masyarakat selama menjalankan pengabdian. Kegiatan keagamaan tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengikuti aktivitas warga sekaligus memahami bagaimana kehidupan sosial dan keagamaan berlangsung di Desa Beganding.

Kegiatan itu juga memperlihatkan bahwa pengajian rutin memiliki fungsi sosial di tengah masyarakat. Selain menjadi sarana untuk memperdalam wawasan keislaman, pertemuan tersebut menjadi ruang bagi warga untuk berinteraksi dan membangun kebersamaan.

Kehadiran mahasiswa KPM dalam kegiatan masyarakat turut membuka ruang hubungan yang lebih dekat antara mahasiswa dan warga. Pola interaksi seperti ini menjadi bagian dari proses pengabdian yang tidak hanya berorientasi pada program kerja, tetapi juga pada keterlibatan mahasiswa dalam kehidupan masyarakat setempat.

Melalui ceramah, tanya jawab, dan diskusi, pengajian masyarakat Desa Beganding menjadi ruang bersama untuk belajar dan bertukar pemikiran. Keikutsertaan KPM Mandiri Kelompok 17 UIN SUNA sekaligus memperkuat hubungan sosial dengan warga selama pelaksanaan kegiatan pengabdian di desa.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *