Wujud Kepedulian Masyarakat, Tim KKM 86 UNIBA Gelar Cek Kesehatan Gratis di Kampung Alun-Alun Warunggunung

Pelaksanaan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis, mahasiswa mendekatkan layanan skrining kesehatan kepada warga Kampung Alun-Alun, Desa Warunggunung, Kabupaten Lebak, Kamis (30/7/2026). (Dok. Pribadi/KKM 86 UNIBA)
Pelaksanaan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis, mahasiswa mendekatkan layanan skrining kesehatan kepada warga Kampung Alun-Alun, Desa Warunggunung, Kabupaten Lebak, Kamis (30/7/2026). (Dok. Pribadi/KKM 86 UNIBA)

Lebak, Krajan.id – Akses terhadap pemeriksaan kesehatan menjadi perhatian Tim Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 86 Universitas Bina Bangsa (UNIBA). Melalui kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis, mahasiswa mendekatkan layanan skrining kesehatan kepada warga Kampung Alun-Alun, Desa Warunggunung, Kabupaten Lebak, Kamis (30/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Posko KKM 86 itu digelar sejak pukul 08.00 hingga 16.30 WIB. Warga mendapat layanan pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat secara gratis.

Bacaan Lainnya

Penanggung jawab kegiatan, Infasyaha Sodruh, mengatakan pemeriksaan tersebut menjadi salah satu upaya untuk membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal. Menurut dia, pemeriksaan berkala penting dilakukan karena sejumlah penyakit tidak menular (PTM) dapat berkembang tanpa menunjukkan gejala yang mudah dikenali.

“Pemeriksaan kesehatan secara berkala sangat penting untuk pencegahan dini. Melalui kegiatan gratis ini, kami berharap warga Kampung Alun-Alun lebih peduli terhadap kondisi fisiknya, terutama terkait gula darah, kolesterol, dan tekanan darah,” ujar Infasyaha.

Kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada pemeriksaan fisik. Tim KKM 86 juga memberikan edukasi kepada warga berdasarkan hasil skrining yang dilakukan.

Infasyaha didampingi Heny Apriani Burhanuddin dan Khaerunnisa Sukmana. Ketiganya terlibat dalam pelayanan, mulai dari pendaftaran dan pencatatan riwayat kesehatan hingga proses pemeriksaan. Warga juga memperoleh penjelasan mengenai pola hidup sehat sesuai dengan hasil pemeriksaan masing-masing.

Heny mengatakan jumlah warga yang datang menunjukkan minat masyarakat terhadap pemeriksaan kesehatan cukup tinggi. Peserta tidak hanya berasal dari kelompok lanjut usia, tetapi juga warga usia produktif.

“Sejak jam 08.00 pagi warga sudah banyak yang datang mendaftar. Mulai dari lansia hingga warga usia produktif sangat antusias memanfaatkan fasilitas cek kesehatan gratis ini,” kata Heny.

Menurut Khaerunnisa, pemeriksaan menjadi lebih bermakna ketika warga juga memahami cara menjaga kondisi kesehatan setelah mengetahui hasil tes. Karena itu, tim memberikan konsultasi singkat mengenai pola makan serta kebiasaan hidup bersih dan sehat.

Pendekatan tersebut membuat kegiatan tidak berhenti pada pengukuran kondisi kesehatan. Warga juga mendapat informasi dasar yang dapat menjadi bahan untuk lebih memperhatikan pola hidup sehari-hari.

Salah seorang warga yang mengikuti pemeriksaan mengaku terbantu dengan layanan yang diberikan mahasiswa KKM 86 UNIBA. Ia menilai pemeriksaan gratis memudahkan warga, khususnya orang tua, untuk mengetahui kondisi kesehatan tanpa harus datang ke fasilitas kesehatan terlebih dahulu.

“Sangat membantu sekali, apalagi buat orang tua yang jarang cek ke puskesmas. Di sini semua diperiksa lengkap, dari tensi sampai asam urat, gratis lagi,” ungkapnya.

Kegiatan berakhir pada pukul 16.30 WIB. Setelah seluruh layanan selesai, tim melakukan rekapitulasi data hasil pemeriksaan sebagai bahan evaluasi kegiatan, kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama.

Melalui kegiatan tersebut, KKM 86 UNIBA berupaya mengambil peran dalam meningkatkan perhatian masyarakat terhadap kesehatan. Pemeriksaan sederhana yang dilakukan di lingkungan warga menjadi sarana untuk mendorong kesadaran mengenai pentingnya mengetahui kondisi tubuh secara berkala.

Bagi masyarakat Kampung Alun-Alun, kegiatan itu juga membuka akses pemeriksaan kesehatan yang lebih dekat dengan lingkungan tempat tinggal. Sementara bagi mahasiswa, program tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat selama kegiatan KKM di Desa Warunggunung.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *