KKN UNS 254 Libatkan Warga dalam Posyandu, Perkuat Pemantauan Kesehatan di Kwadungan Gunung

Mahasiswa KKN UNS 254 berfoto bersama kader kesehatan desa dalam kegiatan Posyandu bagi warga di Polindes Desa Kwadungan Gunung, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung pada Kamis (13/8/2026). (Dok. Pribadi/KKN 254 UNS)
Mahasiswa KKN UNS 254 berfoto bersama kader kesehatan desa dalam kegiatan Posyandu bagi warga di Polindes Desa Kwadungan Gunung, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung pada Kamis (13/8/2026). (Dok. Pribadi/KKN 254 UNS)

Kwadungan Gunung, Krajan.id – Pemantauan kesehatan warga menjadi salah satu perhatian dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) Kelompok 254. Mahasiswa KKN UNS 254 terlibat dalam kegiatan Posyandu yang digelar di Pondok Bersalin Desa (Polindes) Kwadungan Gunung, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan tersebut tidak hanya ditujukan bagi bayi dan balita. Layanan juga mencakup warga dewasa hingga lanjut usia (lansia). Keterlibatan mahasiswa diarahkan untuk membantu kelancaran pelayanan sekaligus mengenalkan pentingnya pemantauan kondisi kesehatan secara berkala kepada masyarakat.

Bacaan Lainnya

Dalam kegiatan itu, mahasiswa KKN UNS 254 bekerja bersama kader kesehatan desa. Mereka membantu sejumlah tahapan pelayanan, mulai dari pendaftaran warga, penimbangan berat badan, hingga pengukuran tinggi badan bayi dan balita.

Pelayanan kesehatan bagi warga dewasa dan lansia juga dilakukan melalui pengukuran tekanan darah serta pemeriksaan kadar gula darah. Hasil pemeriksaan kemudian dicatat dalam Kartu Menuju Sehat (KMS). Warga juga menerima Pemberian Makanan Tambahan (PMT) sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Posyandu.

Penanggung jawab program kerja, Zalfa, mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk keterlibatan mahasiswa dalam mendukung masyarakat agar lebih memperhatikan kesehatan.

“Kami mengadakan kegiatan ini sebagai bentuk kontribusi KKN UNS 254 dalam mendukung masyarakat untuk lebih memperhatikan kesehatan secara rutin. Kami juga ingin memberikan pengalaman dan manfaat secara langsung melalui pelayanan yang sederhana tetapi dapat dirasakan oleh warga,” ujar Zalfa.

Menurut dia, kegiatan Posyandu juga memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk berinteraksi secara langsung dengan masyarakat. Dari interaksi tersebut, mahasiswa dapat memahami kebutuhan warga sekaligus belajar mengenai pelaksanaan pelayanan kesehatan di tingkat desa.

Kehadiran warga dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa layanan Posyandu masih menjadi bagian penting dalam pemantauan kesehatan masyarakat. Warga dapat memanfaatkan pemeriksaan yang tersedia untuk mengetahui kondisi kesehatan mereka secara berkala.

Bagi mahasiswa, keterlibatan dalam Posyandu menjadi pengalaman untuk menjalankan program kerja yang berhubungan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Mahasiswa tidak hanya membantu aspek teknis pelayanan, tetapi juga membangun komunikasi dengan warga dan kader kesehatan desa.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat mendukung keberlanjutan kebiasaan masyarakat dalam melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Kolaborasi antara mahasiswa KKN, kader Posyandu, dan warga juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kesadaran masyarakat terhadap kesehatan keluarga.

Melalui program ini, KKN UNS 254 menempatkan kegiatan Posyandu sebagai ruang kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat. Pelayanan sederhana di tingkat desa diharapkan tetap dapat membantu warga memantau kondisi kesehatan sekaligus memperkuat kepedulian terhadap kesehatan keluarga.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *