Bank Sampah KKN UNS 254 Dorong Kebiasaan Memilah Sampah di Kawasan Agroforestry

Mahasiswa KKN UNS 254 berfoto bersama dalam membangun fasilitas Bank Sampah di kawasan Agroforestry Desa Kwadungan Gunung, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung pada Selasa (11/8/2026). (Dok. Pribadi/KKN UNS 254)
Mahasiswa KKN UNS 254 berfoto bersama dalam membangun fasilitas Bank Sampah di kawasan Agroforestry Desa Kwadungan Gunung, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung pada Selasa (11/8/2026). (Dok. Pribadi/KKN UNS 254)

Kwadungan Gunung, Krajan.id – Pengelolaan sampah menjadi perhatian mahasiswa KKN UNS Kelompok 254 di Desa Kwadungan Gunung, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung. Mereka membangun fasilitas Bank Sampah di kawasan Agroforestry pada Selasa (11/8/2026).

Fasilitas tersebut dibuat sebagai sarana untuk mendorong pemilahan sampah sejak dari sumbernya. Kehadiran Bank Sampah juga diharapkan membantu menjaga kebersihan kawasan Agroforestry yang menjadi salah satu ruang aktivitas masyarakat.

Bacaan Lainnya

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN UNS 254 membuat sekaligus memasang fasilitas Bank Sampah yang dilengkapi sekat pemilahan. Fasilitas itu diperuntukkan bagi sampah anorganik, terutama kardus dan botol bekas.

Dengan adanya sekat, sampah dapat dipisahkan berdasarkan jenisnya sehingga lebih mudah dikumpulkan dan dikelola. Sampah yang masih memiliki nilai guna maupun nilai ekonomi juga dapat disalurkan kepada pengepul atau pihak yang memiliki kemampuan untuk mengolahnya kembali.

Penanggung jawab program kerja, Fernand, mengatakan pembangunan fasilitas tersebut merupakan langkah sederhana untuk membangun kebiasaan memilah sampah di lingkungan masyarakat.

“Bank Sampah ini tidak hanya menjadi fasilitas, tetapi juga menjadi langkah awal untuk membangun kebiasaan memilah sampah. Dengan pemilahan yang sederhana, sampah yang masih memiliki nilai guna dan ekonomi dapat dikelola dengan lebih baik,” ujar Fernand.

Program ini tidak hanya diarahkan untuk mengurangi sampah yang berpotensi mencemari lingkungan. Pemilahan juga membuka peluang agar sampah anorganik yang terkumpul dapat memiliki nilai ekonomi ketika disalurkan kepada pihak yang tepat.

KKN UNS Kelompok 254 berharap fasilitas Bank Sampah tersebut dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Keberadaannya di kawasan Agroforestry diharapkan menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan Desa Kwadungan Gunung agar tetap bersih dan tertata.

Program tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pengelolaan sampah dapat dimulai dari langkah sederhana, yakni memisahkan sampah berdasarkan jenisnya sebelum masuk ke tahap pengumpulan dan pengolahan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *