Karanganyar, Krajan.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) Kelompok 295 melaksanakan kegiatan pemberdayaan perempuan melalui Penyuluhan Gizi Seimbang Berbasis Keluarga di Desa Sewurejo, Kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya mahasiswa dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi bagi keluarga, khususnya bagi tumbuh kembang anak.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (6/8/2026) tersebut diikuti oleh 36 ibu warga Desa Sewurejo. Penyuluhan menghadirkan Shaviera Juanda sebagai pemateri yang memiliki latar belakang pendidikan di bidang Kebidanan. Materi yang diberikan mencakup pemenuhan gizi, kesehatan ibu dan anak, penerapan pola makan seimbang, serta permasalahan makan yang sering dihadapi anak.
Program Penyuluhan Gizi Seimbang Berbasis Keluarga sebelumnya dirancang sebagai salah satu program utama KKN UNS Kelompok 295. Program tersebut menyasar ibu-ibu muda dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran keluarga mengenai penerapan pola makan sehat serta pencegahan berbagai permasalahan gizi.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN tidak hanya menyampaikan materi secara satu arah. Penyuluhan dirancang secara interaktif dengan menggunakan media presentasi, leaflet, poster edukasi, serta diskusi bersama peserta. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan evaluasi sederhana untuk mengetahui pemahaman peserta terhadap materi yang telah disampaikan.
Salah satu topik yang menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut adalah picky eater atau kebiasaan anak memilih-milih makanan. Kondisi ini dapat menjadi tantangan bagi orang tua ketika berusaha memberikan makanan yang beragam dan bergizi kepada anak.
Melalui penyuluhan, ibu-ibu mendapatkan informasi mengenai pentingnya mengenalkan berbagai jenis makanan kepada anak secara bertahap. Orang tua juga perlu menciptakan suasana makan yang menyenangkan agar anak lebih mudah menerima makanan yang sebelumnya belum terbiasa dikonsumsi.
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Sebanyak 36 ibu mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir. Peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya menyediakan makanan yang beragam dan bergizi serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada penyampaian materi saat penyuluhan. Pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan oleh ibu dalam menentukan bahan pangan, menyusun menu makanan yang beragam, serta menghadapi permasalahan pola makan anak di lingkungan keluarga.
Program ini juga menjadi bagian dari upaya KKN UNS Kelompok 295 dalam meningkatkan kapasitas masyarakat Desa Sewurejo melalui pendekatan edukatif dan pemberdayaan. Dalam proposal KKN, pendekatan tersebut dirancang agar masyarakat tidak hanya menerima informasi, tetapi juga memiliki pemahaman dan keterampilan yang dapat diterapkan secara mandiri setelah kegiatan KKN selesai.
Melalui kegiatan penyuluhan gizi seimbang ini, mahasiswa KKN UNS berharap ibu-ibu Desa Sewurejo semakin memahami pentingnya pemenuhan gizi dalam keluarga. Peningkatan pengetahuan tersebut diharapkan dapat mendukung terbentuknya kebiasaan makan yang lebih sehat sekaligus membantu keluarga dalam memperhatikan kebutuhan gizi anak.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pembangunan masyarakat Desa Sewurejo melalui edukasi dan pemberdayaan, khususnya pada bidang kesehatan keluarga.





