Edukasi Pencegahan Penipuan Digital, Warga Padalarang Dibekali Cara Lindungi Data Pribadi

Kegiatan Pelatihan Cara Mengenali, Mencegah, dan Merespons Modus Social Engineering dalam Penipuan Digital bagi Warga RT 4 Pondok Padalarang Indah dalam Kegiatan Pengabdian Masyarakat di Kabupaten Bandung Barat.
Kegiatan Pelatihan Cara Mengenali, Mencegah, dan Merespons Modus Social Engineering dalam Penipuan Digital bagi Warga RT 4 Pondok Padalarang Indah dalam Kegiatan Pengabdian Masyarakat di Kabupaten Bandung Barat.

Padalarang, Krajan.id – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap ancaman penipuan digital terus dilakukan melalui edukasi langsung di lingkungan warga. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang digelar di Kompleks Pondok Padalarang Indah (PPI), RT 4, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (18/7/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan membekali masyarakat dengan pemahaman mengenai cara mencegah berbagai bentuk penipuan digital melalui pengelolaan akun dan data pribadi secara aman. Program ini menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat agar lebih siap menghadapi berbagai ancaman kejahatan siber yang kini semakin beragam.

Bacaan Lainnya

Selama kegiatan berlangsung, tim pengabdian memberikan materi secara bertahap. Pada sesi awal, peserta diperkenalkan dengan berbagai jenis modus penipuan digital yang kerap menyasar masyarakat, mulai dari penyalahgunaan data pribadi hingga praktik rekayasa sosial (social engineering) yang memanfaatkan kelengahan pengguna layanan digital.

Selain mengenalkan berbagai modus kejahatan digital, peserta juga memperoleh pemahaman mengenai dampak yang dapat ditimbulkan apabila menjadi korban penipuan. Dampak tersebut tidak hanya berupa kerugian finansial, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi psikologis korban maupun lingkungan keluarga.

Pada sesi berikutnya, tim pengabdian memaparkan metode 3M, yakni mengenali, mencegah, dan merespons berbagai bentuk social engineering yang sering digunakan pelaku penipuan. Materi tersebut dilengkapi dengan penjelasan mengenai pentingnya menjaga keamanan data pribadi, mengelola akun digital secara bijak, serta menerapkan kebiasaan yang dapat meminimalkan risiko kebocoran informasi pribadi.

Melalui sosialisasi tersebut, warga RT 4 Pondok Padalarang Indah memperoleh pemahaman mengenai langkah-langkah praktis untuk meningkatkan keamanan dalam beraktivitas di ruang digital. Edukasi tidak hanya berfokus pada aspek teori, tetapi juga mendorong tumbuhnya kesadaran kolektif agar warga saling mengingatkan dan berbagi pengetahuan mengenai perlindungan data pribadi.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Universitas Teknologi Bandung (UTB) bersama warga RT 4 Pondok Padalarang Indah. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat peran perguruan tinggi dalam memberikan solusi terhadap persoalan keamanan digital yang dihadapi masyarakat.

Dosen Universitas Teknologi Bandung, Saepudin, S.T., M.Kom., bersama Ai Nurhayati menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang agar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui penyebaran pengetahuan yang mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Sosialisasi dan praktik pencegahan penipuan digital ini diharapkan dapat memperluas wawasan warga PPI serta memberikan kontribusi ilmu pengetahuan dan teknologi yang berdampak nyata pada peningkatan keamanan masyarakat,” ujar Saepudin.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari warga. Salah seorang warga RT 4 Pondok Padalarang Indah, Mella Marliana, menilai materi yang disampaikan sangat relevan dengan kondisi saat ini, ketika berbagai bentuk penipuan berbasis digital semakin sering terjadi.

“Kami sangat berterima kasih atas kegiatan ini. Semoga menjadi solusi dalam meningkatkan kualitas keamanan digital di wilayah kami,” kata Mella.

Antusiasme warga terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Peserta aktif mengikuti setiap sesi penyuluhan dan berdiskusi mengenai pengalaman serta berbagai modus penipuan yang pernah mereka temui. Beberapa warga juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dengan materi yang lebih luas.

“Kami berharap ke depan ada pelatihan lanjutan, tidak hanya terkait penipuan digital, tetapi juga pencegahan penipuan lainnya,” ujar salah satu peserta.

Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, Universitas Teknologi Bandung bersama warga RT 4 Pondok Padalarang Indah berharap edukasi mengenai keamanan digital dapat dilakukan secara berkelanjutan. Dengan meningkatnya literasi digital masyarakat, diharapkan warga semakin mampu melindungi data pribadi, mengenali berbagai modus kejahatan siber, serta mengambil langkah yang tepat ketika menghadapi ancaman penipuan digital.

Peningkatan literasi keamanan digital dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk menciptakan masyarakat yang lebih tangguh dalam menghadapi perkembangan teknologi. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat di tingkat lingkungan juga diharapkan dapat menjadi contoh dalam membangun budaya penggunaan teknologi yang aman, bertanggung jawab, dan berkelanjutan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *