Hadirkan KIBAR, Mahasiswa MKT Untidar Permudah Navigasi Ruang di SMA Negeri 2 Magelang

Mahasiswa Magang Kependidikan Terintegrasi (MKT) dari program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) dan Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Tidar melaksanakan salah satu program kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN) berupa KIBAR (Keterangan Informasi dan Bagan Arah Ruang) di SMA Negeri 2 Magelang. (Dok. Pribadi/MKT Untidar)
Mahasiswa Magang Kependidikan Terintegrasi (MKT) dari program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) dan Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Tidar melaksanakan salah satu program kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN) berupa KIBAR (Keterangan Informasi dan Bagan Arah Ruang) di SMA Negeri 2 Magelang. (Dok. Pribadi/MKT Untidar)

Magelang, Krajan.id – Mahasiswa Magang Kependidikan Terintegrasi (MKT) dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) serta Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Tidar (Untidar) menghadirkan program KIBAR (Keterangan Informasi dan Bagan Arah Ruang) di SMA Negeri 2 Magelang.

Program tersebut merupakan salah satu kegiatan yang mengacu pada bidang literasi. Pelaksanaannya diwujudkan melalui pembuatan dan pemasangan papan petunjuk berupa denah serta arah menuju sejumlah ruangan di lingkungan sekolah.

Bacaan Lainnya

KIBAR dibuat sebagai respons terhadap kebutuhan informasi mengenai tata ruang sekolah yang mudah dipahami. Keberadaan petunjuk arah dinilai penting, terutama bagi siswa baru maupun pengunjung yang belum mengenal lingkungan SMA Negeri 2 Magelang.

Melalui denah dan petunjuk arah, pengguna dapat mengetahui lokasi ruang kelas, ruang guru, serta berbagai prasarana sekolah tanpa harus selalu menanyakan lokasi kepada pihak lain. Informasi tersebut juga membantu pengguna menentukan arah menuju ruangan yang dituju secara lebih terstruktur.

Informasi yang disajikan dalam KIBAR mencakup gambar denah serta arah menuju ruangan yang berada di lingkungan SMA Negeri 2 Magelang.

Salah satu papan petunjuk arah yang dibuat oleh Mahasiswa Untidar. (Dok. Pribadi/MKT Untidar)
Salah satu papan petunjuk arah yang dibuat oleh Mahasiswa Untidar. (Dok. Pribadi/MKT Untidar)

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa MKT Untidar tidak hanya membuat papan petunjuk, tetapi juga mempertimbangkan jenis informasi yang perlu dicantumkan serta lokasi pemasangan. Sebanyak enam plang denah berukuran 75 sentimeter x 50 sentimeter dipasang di sejumlah titik yang dinilai memungkinkan informasi arah dan keterangan ruangan terlihat dengan jelas.

Penempatan plang disesuaikan dengan tata letak serta jalur menuju ruang-ruang di sekolah. Titik persimpangan yang memiliki beberapa pilihan arah menjadi salah satu lokasi pemasangan. Pada persimpangan yang mengarah ke sejumlah ruangan, plang dilengkapi keterangan ruang sesuai dengan arah yang dituju.

Pada persimpangan berikutnya, petunjuk kembali dipasang untuk membantu pengguna menemukan ruangan yang berada di jalur tersebut. Pola pemasangan ini dibuat agar informasi tidak hanya tersedia di satu titik, tetapi dapat diikuti secara bertahap hingga pengguna mencapai lokasi yang dituju.

Selain enam plang tersebut, mahasiswa MKT Untidar juga membuat satu denah utama berukuran 150 sentimeter x 100 sentimeter. Denah tersebut memuat gambaran keseluruhan tata letak ruangan di SMA Negeri 2 Magelang.

Denah utama ditempatkan di area depan lobi. Lokasi tersebut dipilih agar siswa maupun pengunjung dapat memperoleh gambaran mengenai tata ruang sekolah sebelum memasuki lingkungan sekolah lebih jauh.

Proses pembuatan plang berlangsung sekitar satu minggu, yakni mulai 14 September 2026 hingga 20 September 2026. Sebelum tahap pembuatan, mahasiswa MKT Untidar terlebih dahulu melakukan perencanaan selama sekitar tiga hari.

Tahap perencanaan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan sekolah, termasuk informasi yang akan dicantumkan serta lokasi pemasangan papan petunjuk. Mahasiswa juga melakukan diskusi dengan sejumlah pihak di SMA Negeri 2 Magelang.

Diskusi dilakukan bersama Suripto selaku Kepala SMA Negeri 2 Magelang, Saiful selaku Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum, serta Aris selaku Wakil Kepala Sekolah bidang Sarana dan Prasarana.

Koordinasi tersebut dilakukan untuk memperoleh masukan sekaligus memastikan pelaksanaan program KIBAR sesuai dengan kebutuhan dan kondisi tata ruang sekolah.

Hasil pelaksanaan program ini berupa fasilitas informasi yang dapat dimanfaatkan bersama oleh siswa, guru, tenaga kependidikan, maupun pengunjung SMA Negeri 2 Magelang.

Keberadaan denah dan petunjuk arah di sejumlah titik sekolah diharapkan dapat membantu pengguna menemukan ruangan dengan lebih mudah. Pengunjung yang sebelumnya perlu mencari atau menanyakan lokasi ruangan kini dapat memanfaatkan informasi yang tersedia melalui papan petunjuk.

Selain membantu menemukan lokasi, papan informasi ruang tersebut juga memberikan gambaran mengenai tata letak lingkungan sekolah secara lebih menyeluruh. Dengan informasi yang tersedia di beberapa titik, pengguna dapat menentukan arah menuju ruangan yang dituju tanpa hanya mengandalkan perkiraan atau bertanya kepada pihak lain.

Program KIBAR menjadi bagian dari kolaborasi mahasiswa MKT dari PBSI dan PBI Untidar dalam menghadirkan fasilitas informasi sederhana yang dapat digunakan secara berkelanjutan di lingkungan SMA Negeri 2 Magelang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *