KKN 192 UMM Hadirkan Lomba Edukatif dan Keagamaan dalam Perayaan HUT RI di Sumberagung

Antusias peserta lomba balap karung dalam rangka merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Sumberagung, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban. (Dok. Pribadi/KKN 192 UMM)
Antusias peserta lomba balap karung dalam rangka merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Sumberagung, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban. (Dok. Pribadi/KKN 192 UMM)

Sumberagung, Krajan.id – Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Sumberagung, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, tidak hanya diwarnai perlombaan khas Agustusan. Mahasiswa KKN Kelompok 192 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) bersama masyarakat turut menghadirkan sejumlah lomba yang memadukan unsur hiburan, edukasi, dan keagamaan.

Rangkaian kegiatan tersebut melibatkan warga dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa. Perlombaan menjadi ruang bagi masyarakat untuk berkumpul sekaligus memperkuat interaksi antarwarga dalam suasana perayaan kemerdekaan.

Bacaan Lainnya

Salah satu kegiatan yang mendapat perhatian adalah lomba adzan dan sambung ayat bagi peserta anak-anak. Kehadiran dua jenis lomba tersebut memberikan warna berbeda dalam perayaan 17 Agustus yang selama ini lebih sering identik dengan permainan fisik.

Mahasiswa KKN 192 UMM saat menjadi juri dalam lomba adzan dalam rangka merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Sumberagung, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban. (Dok. Pribadi/KKN 192 UMM)
Mahasiswa KKN 192 UMM saat menjadi juri dalam lomba adzan dalam rangka merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Sumberagung, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban. (Dok. Pribadi/KKN 192 UMM)

Melalui lomba adzan, anak-anak mendapat kesempatan untuk menunjukkan kemampuan sekaligus melatih keberanian tampil di hadapan orang lain. Sementara lomba sambung ayat menjadi sarana bagi peserta untuk mengingat kembali hafalan yang telah dipelajari.

Konsep perlombaan tersebut juga membuat kegiatan perayaan kemerdekaan tidak berhenti pada aspek hiburan. Anak-anak tetap dapat bermain dalam suasana kompetitif, tetapi sekaligus memperoleh pengalaman yang berkaitan dengan kemampuan dan pembelajaran keagamaan.

Selain lomba keagamaan, berbagai permainan khas perayaan kemerdekaan juga digelar. Anak-anak mengikuti sejumlah permainan, seperti estafet dan balap karung. Sementara peserta dewasa turut meramaikan kegiatan melalui lomba kemeja balon.

Antusias peserta lomba estafet dalam rangka merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Sumberagung, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban. (Dok. Pribadi/KKN 192 UMM)
Antusias peserta lomba estafet dalam rangka merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Sumberagung, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban. (Dok. Pribadi/KKN 192 UMM)

Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang perlombaan berlangsung. Peserta mengikuti setiap permainan dengan semangat, sedangkan warga yang hadir sebagai penonton ikut memberikan dukungan kepada peserta dari masing-masing dusun.

Suasana semakin meriah ketika peserta mulai beradu kemampuan. Dukungan dari warga membuat perlombaan tidak sekadar menjadi persaingan untuk memperoleh hadiah, tetapi juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk saling berinteraksi.

Bagi mahasiswa KKN Kelompok 192 UMM, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendekatkan mahasiswa dengan masyarakat melalui kegiatan yang melibatkan warga secara langsung. Perayaan kemerdekaan dirancang agar dapat dinikmati berbagai kelompok usia sekaligus memberikan pengalaman yang memiliki nilai edukatif.

Salah satu mahasiswa KKN Kelompok 192 mengatakan, kegiatan 17 Agustus sengaja tidak hanya diisi permainan dan pembagian hadiah. Lomba keagamaan juga diberikan ruang agar anak-anak memperoleh pengalaman berbeda dalam mengikuti perayaan kemerdekaan.

“Kami ingin kegiatan 17 Agustus ini nggak cuma tentang permainan dan hadiah. Ada juga lomba seperti adzan dan sambung ayat supaya anak-anak bisa ikut bersenang-senang sekaligus mengasah kemampuan mereka,” ujar salah satu mahasiswa KKN Kelompok 192.

Kegiatan tersebut juga memberikan ruang bagi anak-anak untuk berpartisipasi secara aktif. Mereka tidak hanya menjadi penonton, tetapi tampil sebagai peserta dalam berbagai perlombaan yang telah disiapkan.

Lomba adzan, misalnya, dapat menjadi pengalaman bagi anak-anak untuk membangun kepercayaan diri ketika harus tampil di depan orang lain. Sementara lomba sambung ayat memberi kesempatan kepada peserta untuk menguji kembali hafalan dalam suasana yang lebih santai.

Adapun perlombaan kelompok memberikan pengalaman lain berupa kerja sama dan sportivitas. Peserta harus berinteraksi dengan anggota kelompoknya sekaligus menghargai peserta lain selama perlombaan berlangsung.

Keterlibatan masyarakat dalam rangkaian kegiatan tersebut juga menunjukkan bahwa perayaan kemerdekaan dapat menjadi ruang untuk memperkuat hubungan sosial di tingkat desa. Kegiatan sederhana yang melibatkan warga secara langsung dapat menciptakan suasana kebersamaan tanpa harus dikemas dalam acara yang besar.

Mahasiswa KKN Kelompok 192 berharap rangkaian perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Sumberagung tidak hanya meninggalkan kesan meriah. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan memberikan pengalaman positif bagi masyarakat, terutama anak-anak dan remaja.

Perayaan kemerdekaan di Sumberagung pun memperlihatkan bahwa lomba 17 Agustus dapat dikembangkan dengan berbagai pendekatan. Permainan tetap menjadi bagian penting untuk menciptakan kegembiraan, tetapi unsur edukatif dan keagamaan dapat berjalan beriringan.

Dari kegiatan sederhana tersebut, anak-anak mendapat kesempatan untuk belajar berani tampil. Warga dapat berkumpul dan saling mendukung. Sementara mahasiswa KKN memperoleh ruang untuk berinteraksi serta terlibat langsung dalam kegiatan masyarakat.

Perayaan HUT ke-81 RI di Desa Sumberagung akhirnya bukan sekadar agenda perlombaan. Kegiatan tersebut menjadi ruang perjumpaan warga yang menggabungkan hiburan, pembelajaran, dan kebersamaan dalam satu rangkaian perayaan kemerdekaan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *