Tangerang Selatan, Krajan.id – Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Program Pascasarjana Universitas Pamulang (UNPAM) menggelar webinar internasional bertajuk “Reinventing Educational Management: Integrating Leadership, Human Capital & Digital Transformation for Sustainable Education”, Rabu (25/6/2026).
Kegiatan yang menghadirkan akademisi dan praktisi dari berbagai negara tersebut menjadi forum diskusi mengenai arah pengelolaan pendidikan di tengah percepatan transformasi digital dan perkembangan kecerdasan buatan (AI) yang semakin memengaruhi dunia pendidikan.
Webinar dibuka oleh Rektor Universitas Pamulang, Dr. Drs. E. Nurzaman AM, M.M., S.Si. Kegiatan ini juga dihadiri Direktur Program Pascasarjana Universitas Pamulang, Dr. Saiful Anwar, S.Pd., S.E., M.Pd., serta Ketua Program Studi Magister Manajemen Pendidikan, Dr. Yulita Pujilestari, S.H., M.H., yang menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan.

Dalam pemaparannya, narasumber asal Nigeria, Chibuzor Charles Agomuoh, menyoroti pentingnya pengelolaan sumber daya manusia dalam mendukung keberhasilan reformasi pendidikan. Ia menegaskan bahwa kualitas pendidikan tidak dapat dilepaskan dari kualitas tenaga pendidik serta dukungan yang diberikan kepada mereka.
“Kualitas pendidikan sangat ditentukan oleh kualitas guru dan dukungan yang diberikan kepada mereka,” ujar Chibuzor saat memaparkan materi mengenai pengelolaan sumber daya manusia, penyelesaian konflik, dan peningkatan kesejahteraan guru.

Sementara itu, pembicara dari Amerika Serikat, Sururoh Tullah Adedoin Uthman, mengangkat tema kepemimpinan transformasional dalam menghadapi era digital. Menurutnya, lembaga pendidikan membutuhkan pemimpin yang mampu menginspirasi perubahan, mendorong inovasi, serta memberdayakan guru dan peserta didik.
Ia menekankan pentingnya menghadirkan kepemimpinan pendidikan yang adaptif sebagai salah satu kunci dalam mempersiapkan generasi menuju visi Indonesia Emas 2045.

Pembahasan mengenai perkembangan teknologi dan AI generatif disampaikan oleh Albertus Magnus Prestianta, S.I.Kom., M.A., dari Australia. Dalam presentasinya, ia memperkenalkan konsep AI-Augmented Classroom sebagai pendekatan pembelajaran yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan untuk mendukung proses pendidikan.
Selain itu, Albertus juga mengingatkan pentingnya penguatan literasi digital dan kemampuan berpikir kritis di kalangan peserta didik. Menurutnya, kemampuan tersebut menjadi bekal penting untuk menghadapi tantangan misinformasi dan disinformasi yang semakin marak di ruang digital.

Sebagai pembicara penutup, Prof. Dr. Ing. Soewarto Hardhienata menekankan pentingnya membangun ekosistem pendidikan berkelanjutan melalui integrasi kebijakan, teknologi, dan partisipasi masyarakat.
“Transformasi digital harus didukung oleh kepemimpinan yang kuat serta penggunaan AI yang etis dan bertanggung jawab,” kata Soewarto.
Ia menilai keberhasilan transformasi pendidikan tidak hanya bergantung pada pemanfaatan teknologi, tetapi juga pada sinergi berbagai pemangku kepentingan dalam menciptakan sistem pendidikan yang berkelanjutan.
Melalui penyelenggaraan webinar internasional ini, Universitas Pamulang menegaskan komitmennya dalam memperkuat kolaborasi akademik lintas negara, mendorong inovasi di bidang pendidikan, serta menyiapkan pemimpin pendidikan yang mampu menjawab tantangan global pada era digital.
Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang pertukaran gagasan bagi akademisi, praktisi, dan mahasiswa untuk membahas strategi pengembangan manajemen pendidikan, penguatan kepemimpinan pendidikan, serta pemanfaatan AI dalam pendidikan secara bijak dan berkelanjutan.





