Lamongan, Krajan.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya melaksanakan program pendampingan UMKM dengan memasang plakat usaha Peci Premium milik Yahya di depan Gapura Gang Sido Rukun, Dusun Glumo, Desa Jelakcatur, Kecamatan Kalitengah, Kabupaten Lamongan, Jumat (17/7/2026).
Program tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN untuk membantu meningkatkan pemasaran usaha lokal melalui penguatan identitas usaha sekaligus pemanfaatan media digital.
Selain memasang plakat sebagai penanda lokasi usaha, mahasiswa KKN juga membuat video promosi serta mendaftarkan lokasi produksi Peci Premium ke Google Maps. Langkah tersebut dilakukan agar calon pelanggan lebih mudah menemukan lokasi usaha sekaligus memperluas jangkauan promosi.
Yahya dipilih sebagai mitra pendampingan karena telah menggeluti usaha pembuatan peci selama sekitar 12 tahun. Selama menjalankan usahanya, ia terus menjaga kualitas produk sehingga mampu mempertahankan keberlangsungan usahanya hingga saat ini.
Plakat dipasang di depan Gapura Gang Sido Rukun yang berada di tepi jalan utama. Lokasi tersebut dinilai strategis karena mudah terlihat oleh pengguna jalan sehingga diharapkan dapat memudahkan masyarakat yang ingin berkunjung ke tempat produksi.
Proses pemasangan plakat berlangsung sekitar dua jam. Seluruh anggota kelompok KKN terlibat dalam kegiatan tersebut dengan membagi tugas secara bergotong royong sehingga pemasangan dapat diselesaikan dengan lancar.
Mahasiswa KKN menilai keberadaan plakat tidak hanya berfungsi sebagai penunjuk lokasi usaha, tetapi juga menjadi identitas yang dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap UMKM. Dukungan promosi melalui video dan Google Maps diharapkan mampu memperluas pasar Peci Premium hingga menjangkau konsumen di luar Desa Jelakcatur.
Salah satu mahasiswa KKN UINSA menyampaikan bahwa pendampingan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap pelaku usaha mikro agar lebih mudah dikenal masyarakat.
“Keberadaan plakat tidak hanya berfungsi sebagai penanda lokasi usaha, tetapi juga dapat memperkuat identitas UMKM di mata masyarakat. Ditambah dengan video promosi dan lokasi yang sudah terdaftar di Google Maps, diharapkan usaha Peci Premium milik Bapak Yahya dapat menjangkau lebih banyak pelanggan, termasuk dari luar Desa Jelakcatur,” demikian disampaikan mahasiswa KKN dalam rilis kegiatan.
Yahya menyambut positif pendampingan yang dilakukan mahasiswa KKN UINSA. Menurutnya, keberadaan plakat dan promosi digital menjadi langkah yang dapat membantu memperkenalkan usahanya kepada masyarakat yang lebih luas.
“Saya berharap adanya plakat dan promosi digital ini dapat membuat usaha semakin dikenal serta menarik lebih banyak pelanggan,” ujar Yahya.
Melalui program tersebut, mahasiswa KKN UINSA berharap pendampingan yang diberikan mampu memberikan manfaat nyata bagi perkembangan UMKM di Dusun Glumo. Inisiatif ini juga menjadi wujud kontribusi mahasiswa dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penguatan promosi, baik secara langsung maupun melalui platform digital.





