Yogyakarta, Krajan.id – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Amikom Yogyakarta menghadirkan ruang diskusi kreatif yang mempertemukan pelaku musik independen dengan para penikmatnya melalui Swaraloka x Gaduh Podcast. Acara bertema Urban Conversation tersebut digelar pada Kamis, (2/7/2026), sebagai bagian dari implementasi mata kuliah Produksi Media Kehumasan.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Titik Temu Production melalui kolaborasi bersama Gaduh Podcast dan Cafe Swalco itu berlangsung meriah. Sejak awal acara, antusiasme peserta terlihat dari padatnya area kegiatan yang dihadiri mahasiswa, komunitas musik, hingga penggemar dua grup musik asal Yogyakarta, yakni The Kick dan The Jeblogs.
Berbeda dari sekadar pertunjukan hiburan, kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menerapkan kemampuan komunikasi, manajemen acara, hingga produksi media dalam sebuah kegiatan yang berinteraksi langsung dengan publik. Konsep live podcast dipilih untuk menghadirkan suasana diskusi yang lebih dekat dengan audiens, sekaligus membuka ruang percakapan mengenai perkembangan musik indie di Yogyakarta.
Seluruh rangkaian acara dipimpin oleh Ketua Pelaksana, Rizkian Nurhidayat. Di atas panggung, Jiwe dan Amir memandu jalannya live podcast dengan gaya santai yang menjadi ciri khas Gaduh Podcast. Obrolan ringan, humor, serta pembahasan mengenai dinamika industri musik independen membuat suasana tetap hidup sepanjang acara.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembelajaran mata kuliah Produksi Media Kehumasan yang diampu oleh Kadek Kiki Astria, S.I.Kom., M.A. Melalui penyelenggaraan acara ini, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam merancang konsep, mengelola produksi, membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, hingga mengeksekusi sebuah acara berskala publik.
Guest Star Rahasia Jadi Daya Tarik Acara
Salah satu momen yang paling dinantikan peserta adalah pengumuman guest star yang identitasnya sengaja dirahasiakan hingga sehari sebelum pelaksanaan acara. Strategi tersebut berhasil memunculkan rasa penasaran di kalangan penonton, termasuk komunitas penggemar The Kick dan The Jeblogs yang hadir untuk mengikuti jalannya acara.
Rasa penasaran itu akhirnya terjawab ketika Jiwe dan Amir memperkenalkan Siddha, vokalis grup Skandal, sebagai tamu spesial dalam sesi live podcast. Kehadirannya langsung disambut antusias oleh para penonton yang memenuhi lokasi acara.

Dalam sesi diskusi, Siddha berbagi cerita mengenai perjalanan Skandal di industri musik independen. Ia juga membahas proses kreatif dalam menulis lagu serta pandangannya terhadap perkembangan ekosistem musik indie yang terus bertumbuh di Yogyakarta.
Format podcast yang dipadukan dengan interaksi langsung bersama audiens membuat diskusi berlangsung lebih cair. Penonton tidak hanya menikmati jalannya perbincangan, tetapi juga ikut merasakan atmosfer dialog yang selama ini menjadi kekuatan utama format podcast.
Selain menghadirkan hiburan, kegiatan tersebut juga memperlihatkan bagaimana media digital dapat dimanfaatkan sebagai sarana membangun komunikasi yang lebih dekat antara musisi, komunitas, dan masyarakat. Pendekatan ini menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam memahami praktik komunikasi publik di luar ruang kelas.
Ketua Pelaksana, Rizkian Nurhidayat, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, keberhasilan acara tidak terlepas dari kerja sama panitia, dukungan kampus, serta antusiasme komunitas yang hadir.
“Kami sangat bersyukur acara dapat berjalan lancar dan meriah. Kehadiran teman-teman pendengar Gaduh Podcast serta fans dari The Kick dan The Jeblogs memberi energi luar biasa bagi kami. Terima kasih juga kepada Ibu Kadek Kiki Astria atas bimbingan dan arahannya dari awal hingga acara ini sukses diselenggarakan,” kata Rizkian Nurhidayat selaku Ketua Pelaksana.
Kolaborasi antara Titik Temu Production, Gaduh Podcast, dan Cafe Swalco menunjukkan bahwa kegiatan akademik dapat dikembangkan menjadi ruang kreatif yang melibatkan masyarakat secara langsung. Melalui konsep live podcast, mahasiswa tidak hanya mempraktikkan teori komunikasi, tetapi juga belajar membangun jejaring dengan komunitas kreatif serta mengelola produksi acara secara profesional.
Keberhasilan penyelenggaraan Swaraloka x Gaduh Podcast diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi lahirnya kolaborasi serupa di lingkungan perguruan tinggi. Selain memperluas ruang berekspresi bagi mahasiswa, kegiatan seperti ini juga berpotensi memperkuat ekosistem podcast, musik indie, dan industri kreatif di Yogyakarta melalui sinergi antara kampus, komunitas, dan pelaku seni.





